5 Manusia Tampan

5 Manusia Tampan
Lima Manusia Tampan : Elsa kesal


__ADS_3

Jam menunjukan setengah enam pagi, di kamar tinggal Fabian,Elsa dan Lala yang belum bangun tidur. Mama Fatimah yang membuka pintu pun terkejut melihat anaknya dan Fabian yang masih tertidur pulas.


" Elsa... sayang Ayo bangun!!!!" Ucap Bu Fatimah yang menggerakan tubuh anaknya yang mungil itu. Elsa tidak bergeming, hanya semakin nyenyak dan memeluk Lala dengan erat.


" hmm... Saya tahu cara Emas membangunkan anak gadis yang satu ini." Mama Fatimah mencubit hidung dan menc*um pipi Elsa yang gembil itu. Tak butuh waktu lama, anak itu akhirnya terbangun.


" mama?" Panggil Elsa. " cepetan Mandi, yang lain udah pada mandi juga." Ucap mama Fatimah. " iya emak.." Ucap Elsa yang mengambil handuk miliknya lalu dia pergi ke kamar mandi.


" Kak Januar?" Tanya Elsa yang melihat Fabian sudah keluar dari kamar mandi. Padahal, tadi Elsa lihat dia masih tidur.


" Kenapa? Cepetan kamu mandi." Ucap Fabian. " iya... bawel.." Gumam Elsa.


" apa kamu bilang hah?" Tanya Fabian yang mencubit hidung Elsa yang kecil itu.


" Aww sakit... udah ah aku mau mandi..." Elsa kesal lalu pergi ke kamar Mandi. Fabian pun pergi ke ruang makan untuk sarapan.


" januar, si Elsa mana?" Tanya Bu Fatimah.


" Lagi mandi dia.." jawab Fabian.


" Apa lo!!! Gua udah beres gini!!!" Sahut Elsa yang sudah berdandan cantik dengan seragam SMA dan Almamaternya.


" Eh Baperan aja lu!!! Cepetan sarapan!! Bareng kagak??" Tanya Fabian.


" iya sabar sedikit bisa enggak sih?" Tanya Elsa yang mengambil telur dadar di meja makan.


" Eh Elsa...Januar... kok berantem gitu sih? Bukannya dari kemarin kalian akur sambil mengasuh si... eh iya Lala mana?" Tanya Lulu.


" Noh di kamar..." Jawab Fabian.

__ADS_1


" Mama!!!!" Teriak Lala yang berdiri di ujung tangga.


" Eh Lala... sebentar... " Elsa dan Fabian saling berebut Untuk menggendong Lala.


" Aww!!!!" Fabian tersungkur setelah tubuhnya di senggol oleh Elsa.


" sini sama bibi.." Elsa menggendong Lala yang menangis karena baru saja bangun dan kantuknya belum sepenuhnya kumpul kembali.


" Sini Lala biar sama Kak Lulu saja, kan hari ini kak Lulu akan langsung ikut tinggal bersama kak Rian." Ucap Lulu yang mengambil Lala dari pangkuan Elsa.


" Iya udah, Elsa sarapan dulu." Ucap Elsa yang duduk di kursi lalu ia makan sarapan.


" Cepetan Elsa," Ucap Fabian.


Elsa menghabiskan makan sarapannya dalam waktu lima menit. Ia segera mengambil tas miliknya lalu ia cium tangan berpamitan pada semua orang.


" aku berangkat ya!!!" Ucap Elsa yang Keluar rumah menemui Fabian.


" ayo kak Januar..." Ucap Elsa. " nih pake helmnya, bukan hati kamu doang yang harus dijaga. Kepala kamu juga, karena saya sayang sama kamu." Ucap Fabian.


" ihh tumben... semalam mimpi apa sih?" Tanya Elsa.


" cepetan naik, pake helmnya. Gitu aja susah." Gumam Fabian.


" Iyaaa...." Ucap Elsa yang menaiki motor.


" udah siap?" Tanya Fabian.


" iyaa.. ini udah siap.." Ucap Elsa.

__ADS_1


Fabian pun menancapkan gas motornya, lalu Elsa memegang Pinggang Fabian dengan erat. Takut ia terjatuh dari motor.


******************************


" Mama.... lulu sama Rian pergi dulu ya!!!!" Ucap Lulu dan Rian yang mencium tangan pada Mama Indira yang menangis sedih.


" Iya... semoga kamu bahagia disana ya Lulu." Ucap Mama Indira yang Memeluk Lulu dan mengusap kepala Lulu dengan lembut.


" Iya mama. Makasih udah kasih kesempatan Lulu tinggal disini ma.. hiks hiks.. nanti kalau ada waktu Lulu sama Rian main kesini deh." Gumam Lulu yang ikut menangis.


" Udah Lulu, jangan menangis lagi. Pergilah dengan suamimu." Ucap Bu Indira.


Dengan sedikit berat hati, namun hati yang mulai ikhlas Lulu menaiki mobil yang dikendarai oleh Aji. " Udah Naik semuanya pak Rian?" Tanya Aji.


" Enggak usah pake pak juga kali, gua masih seumuran sama lu." Ucap Rian.


" hehe iya... tapi udah semuanya dimasukan kedalam mobil kan?" Tanya Aji.


" sudah... ayo kita berangkat." Ucap Lulu yang menggendong Lala.


" Oke." Aji menancapkan gas mobil itu.


Lulu mulai memperhatikan rumah Fabian yang kini sudah ia tinggalkan untuk memasuki fase kehidupan yang baru.


Karena masih sangat mengantuk, Lulu tertidur di bahu Rian. Rian hanya memeluk Bahu istrinya itu dengan lembut.


" Sudah sampai Ri. Lu langsung turun aja sama Lulu. Gua mau pergi lagi mau temenin Saka, Bapaknya sakit parah." Ucap Aji.


" oh oke Makasih. Ini uang pertama lu, hati hati dijalan ya.." Ucap Rian yang menggendong Lulu keluar dari mobil. " siap makasih, barang udah semua?" Tanya Aji.

__ADS_1


" udah.... Lu boleh pergi, hati hati dijalan. Gua titip salam untuk Papa nya Saka." Ucap Rian. " oke makasih, nanti gua sampaikan. Kalau begitu mari." Aji kembali pergi dengan mobil itu, sedangkan Rian menggendong Lulu, sedangkan Lala digendong oleh Miss Yance dan Barang barang di bawa oleh Pak Asep.


__ADS_2