
Jam menunjukan setengah tujuh pagi,Fabian dan Elsa tiba di parkiran sekolah. Seperti biasa Elsa turun dari motor dan berjalan ke kelas lebih dulu.
" Aku duluan ya!!" Ucap Elsa.
" oke." Fabian turun dari motornya lalu berjalan menuju kelasnya. Sebelum sampai kelas ia bertemu dengan Daniar, sepupunya.
" Fabian... kamu di cari sama kepala sekolah." Ucap Daniar.
Alamak!! Kenapa gua dicari sama kepala sekolah? Apa kepala sekolah ngefans sama gua?? Batin Fabian.
" Oke makasih Daniar." Ucap Fabian.
" sama sama. Kalau begitu aku ke kelas dulu." Ucap Daniar.
Fabian berjalan ke ruang kepala sekolah dan menemui kepala sekolah yang sudah menunggu kedatangannya.
" pagi pak." Sapa Fabian.
" silakan duduk.... tenang Fabian.. bapak tidak akan menghukum kamu... bapak hanya menitipkan surat penghentian saja kepada Lulu." Ucap Pak Sukri, kepala Sekolah TS.
" baik pak." Ucap Fabian.
" Lulu kenapa Fab?" Tanya Pak Sukri. " oh Lulu, saya pribadi kurang tau pak. Karena hampir dua tahun ini sudah tak lagi berbicara sama dia secara langsung. Dan dia tidak cerita ke saya apa yang sudah terjadi." Ujar Fabian.
" oh kamu sama sekali tidak tahu?" Tanya Pak Sukri.
" demi apapun saya sudah tidak mendapat cerita dari dia lagi. Terakhir saya dapat info ya yang seperti yang bapak tahu, dia mengalami kecelakaan dan mengalami keguguran. Itu beberapa jam sebelumnya saya lihat dia Keluar dari dalam hotel dengan keadaan sempoyongan." Ucap Fabian.
__ADS_1
" sekarang pertanyaan bapak, mengapa dia melakukan itu?" Tanya Pak Sukri. " hmm... sepertinya ada masalah antara dia dan orangtuanya... sekali lagi saya tegaskam tidak tahu apa apa." Ucap Fabian.
" oh yaudah, bapak titip saja surat pemberhentian ini saja ya!!" Ucap Pak Sukri.
" baik pak. Kalau begitu saya keluar dulu." Ucap Fabian.
" oke." Fabian keluar dari areal ruang kepala sekolah.
*****
" Hai Inara, Tasya..." Sapa Elsa.
" apaan sih? Sok asik..." Ucap Inara dengan nada sinis. "Kamu kenapa sih?" Tanya Elsa yang keheranan dengan sikap Inara.
" Tasya..." Ucap Elsa.
" Kalian kenapa jadi kayak begini sih? Kalian marah bukan sama aku?" Tanya Elsa.
" iya... itu kamu tau!!" Ucap Inara.
" maafin aku....." Ucap Elsa sambil menangis.
" pergi gak lo!! Jangan ikut geng ini lagi!!!" Ucap Inara dengan tatapan membunuh.
Elsa membanting tas miliknya lalu pergi ke Kantin. " Halo? Fabian... cepat ke kantin. Sekarang!!" Ucap Elsa sambil menangis.
" iya.. gua kesana sekarang." Ucap Fabian.
__ADS_1
Setelah beberapa saat, Fabian tiba di kantin dan menemukan Elsa sedang menangis sendirian disana.
" kamu kenapa Elsa?" Tanya Fabian.
" Fab.." Ucap Elsa sambil memeluk Fabian.
" kamu kenapa?" Tanya Fabian.
" Inara sama Tasya jahat sama Aku Fab." Ucap Elsa. " Jahat kenapa?" Tanya Fabian.
" mereka tiba tiba marah sama Aku." Ucap Elsa. " oh gitu... maafin gua ya!! Ini semua karena gua!!" Ucap Fabian dengan rasa menyesal.
" bukan Fabian!! Ini bukan salah kamu. Aku yang salah." Ucap Elsa.
" ini Salah gua Elsa, gua yang bikin kamu jarang bertemu dengan Inara dan Tasya." ucap Fabian.
" Bukan.. ini bukan salah kamu Fabian." Ucap Elsa lagi.
" yaudah... mungkin ini salah kita berdua!!" Ucap Fabian. " iya, kita perbaiki semuanya... kamu bantu aku dan aku akan bantu kamu." Ucap Elsa.
" iya...." Ucap Fabian sambil memeluk Elsa.
Fabian
Elsa
__ADS_1