
kembali ke Laptop, Eh maksud saya cerita Fabian dan Daniar 😂😂😂
___________________________________
Di perjalanan, Daniar dengan wajah yang masih sembab akibat menangis bersandar di bahu Fabian. Fabian berusaha menenangkan sepupunya itu yang sudah benar benar sabar menghadapi sikapnya yang sinting sejak masih kecil dulu.
" Rian... di depan kalau ada Minimarket bilang..kita mampir dulu." Pinta Fabian.
" perasaan dari tadi kita lewati beberapa Minimarket, kenapa lu baru bilangnya sekarang sompl*k?" Tanya Rian yang heran dengan sikap sinting Fabian.
" gua baru ada niat sekarang, kita beliin makanan sama minuman untuk Daniar." Ucap Fabian.
" iya..." Jawab Rian.
Setelah beberapa meter motor itu melaju, Fabian dan tiga kawannya mampir sebentar ke sebuah minimarket untuk membeli makanan dan minuman untuk Daniar.
" Lu bertiga ikut masuk, tenang gua bayarin." Ucap Fabian.
" iya." Ucap Rian,Saka dan Aji.
" Punten.." Ucap Rian yang masuk kedalam minimarket itu.
" Lu ngapain buka alas kaki Saka?" Tanya Rian.
" Eh maneh mah ngerakeun tim wae." Gumam Aji yang menggelengkan kepalanya.
" iya maaf." Ucap Saka.
__ADS_1
" Woy....cepetan... gua mau otw lagi!!!" Ucap Fabian yang sudah mengambil dua buah air mineral dalam botol dan Sebuah Chiki berukuran besar.
" iya.." Ucap Saka,Aji dan Rian.
Ketiga anak remaja itu hanya mengambil sebuah es krim lalu memberikannya pada Kasir.
" ini saja kak?" Tanya Kasir Minimarket itu.
" iya.." Jawab Fabian.
" oke...semuanya menjadi Tiga puluh Lima ribu lima ratus." Ujar Kasir Minimarket itu.
" ini uangnya," Ucap Fabian.
" Ada Uang pas kak?" Tanya Kasir toko itu yang merupakan seorang wanita.
" si kakak bisa saja." Ucap Kasir toko itu yang malu malu.
" Yaudah cepetan... saya mau Lanjut Jalan lagi." Ucap Fabian.
" oke... ini kembaliannya...terimakasih." Ucap Kasir minimarket itu.
" sama sama sayang.. saya pamit dulu. Permisi." Ucap Fabian yang pergi keluar bersama Daniar dan tiga kawannya itu.
" idih.. dasar laki laki buaya!!!" Gumam Kasir toko itu.
" nih Daniar minum dulu, biar kamu sedikit tenang." Pinta Fabian. Daniar meminum air mineral itu, lalu setelah selesai meminum air itu, Fabian mengelap mulut Daniar yang basah setelah meminum air itu.
__ADS_1
" Uu.... harusnya aku yang disanaa!!! Saka yang bergumam karena iri dengan Fabian.
" Nih yaudah... Daniar biar di bonceng sama lu, nanti di rumah gua kasih lagi ke gua." Ucap Fabian.
" Eh yaudah... lu aja yang bawa... gua udah punya.." Aji dan Rian tertawa terbahak bahak mendengar ucapan Saka.
" sejak kapan lu punya pacar beg*? Perasaan kita menjomblo bareng." Gumam Aji.
" itu derita lu," Ucap Saka.
" Jahat sekali mulut kau Saka!!" Ucap Rian yang menatap Saka dengan tatapan membunuh.
" Dah lah... kalau mereka bertiga berantem kayak gini. Sampai bang Toyib pulang juga enggak akan pernah selesai. Ayo kita pulang Daniar." Ucap Fabian.
" Iya, Hmm...Fabian...makasih ya..aku sangat senang sekali punya sepupu kayak kamu. walaupun banyak orang menilai kamu sinting dan Gesrek, di sekolah sering bermasalah, di jalanan juga kamu terbilang nakal. tapi kamu sangat peduli dengan keluarga, apalagi dengan sepupu seperti aku ini." ucap Daniar sambil berjalan ke motornya.
" iya, sama sama. sudah menjadi kewajibanku kok. bian enggak mau kayak orang orang yang malah hancur dalam kesedihan akibat broken home, Bian justru menyikapi perpisahan mama sama papa dengan menjadi pahlawan bagi orang orang di sekitar." jawab Fabian.
" iya.." Daniar pun naik ke atas motor Fabian.
" Eh.. tungguin kita dong!!!" Teriak Saka,Aji dan Rian yang menyusul Fabian dan Daniar.
Kelima anak itu pun pulang ke rumah dengan Mengendarai motor milik mereka masing masing.
_________________
Like,Komen,Vote kakak2😊😊
__ADS_1