
Assalamualaikum, Wah udah sampai episode ke 101 nih, ceritanya jadi kayak gimana sih? jadi, ceritanya kini akan lebih dominan dengan horor romantis dan juga akan ada Flashback Fabian bersama Laras atau juga bersama Nisha. Saya sedang berusaha untuk mencari berbagai ide agar cerita ini semakin menarik... maka dari itu dukung dengan Like,Rate,Vote dan Koment.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Tok...tok...tok.."
" iya sebentar." Elsa membukakan pintu rumahnya, ternyata itu adalah Annete. Kakak seniornya di Eksktrakulikuler seni tari.
" Hai Elsa.." Sapa Annete.
" hai kak Annete, mau bahas apa? Silakan duduk dulu dan sebentar saya ambilkan kakak minum dulu." Ucap Elsa Yang masuk kedalam rumahnya.
" iya makasih." Annete pun duduk di kursi teras rumah Elsa. Tak lama kemudian, Elsa datang dengan membawa baki berisi segelas teh dan satu toples biskuit.
" nih kak silakan di nikmati." Ucap Elsa dengan ramah.
" oke dek Elsa, terimakasih suguhannya." Ujar Annete yang merasa dihormati sebagai tamu.
" mau bahas apa kak?" Tanya Elsa.
" begini Elsa, kakak pengen kita lebih fokus lagi latihan modern dance nya. Karena bulan ini sama bulan depan jadwal tampilnya sangat padat sekali. Masalahnya, kamu punya kenalan orang yang bisa dokumentasi acaranya?" Tanya Annete.
" Buat apa emang?" Tanya Elsa.
__ADS_1
" buat nanti kita disamping promosi Ekskul via tampil langsung. Kita juga bisa promosi via media sosial." Jawab Annete.
" Bisa, ada... aku punya pacar yang emang kerja di bidang gituan." Gumam Elsa.
" Hah? Siapa?" Tanya Annete.
" Kak Januar, aku punya nomor teleponnya. Eh kak Brian!!!" Teriak Elsa.
" Kebetulan kak Brian lewat sini, antar kak Annete ke rumah kak Januar ya!! Soalnya dia lagi butuh orang buat dokumentasi acara." Pinta Elsa.
" boleh, ayo saya antar ke rumah Januar. Dia memanh sedang mencari anda saat ini." Ucap Brian.
" yaudah kak Annete pergi dulu ya!! Terimakasih suguhannya." Ucap Annete.
" iya kak...hati hati dijalan." Ucap Elsa.
" iya...Mari Elsa.." Ucap Brian..
" oke.." Brian pun pergi kembali dan Elsa merapikan gelasnya dan membawanya kembali ke dalam rumahnya.
" Januar... ini tinggal bagian isi, Kesimpulan sama penutupnya. Jadi kamu tinggal......." belum selesai Zahra bicara, ia terkejut karena Fabian dan Rizky sedang tertidur.
" ihh kalian berdua tidur..." Gumam Zahra yang ngambek pada Rizky dan Fabian.
__ADS_1
" dari tadi Zahra bicara panjang lebar kalian tidak mendengar apa apa?" Tanya Daniar yang Menatap dua laki laki itu dengan tatapan membunuh.
" Eh kita dengerin kok..." Gumam Rizky.
" apa coba?" Tanya Yunita.
" tinggal kesimpulan sama penutupnya kan yang belum selesai? Eh sama isinya juga belum selesai?" Tanya Rizky.
" iya... nanti kita mau lihat proses wawancaranya." Gumam Zahra.
" ada apa sih? Bisa enggak jangan berisik?" Tanya Fabian yang terbangun.
" eh pak ketua, bantuin dong!! Jangan tidur aja.." teriak Ayla yang emosi pada Fabian.
" iya ini juga gua bantuin doa." Batin Fabian.
" Eh ini tinggal bagian isi,Penutup sama kesimpulannya yang masih belum selesai." Ucap Zahra pada Fabian.
" Iya.... gua paham...." Ucap Fabian yang kembali tertidur.
" Fab.... si Brian udah datang tuh..." Ucap Danar.
" oke...kita gas ke bawah." Ucap Fabian.
__ADS_1
" oke..." ucap Rizky.
" Kita lihat yuk proses wawancaranya, cepetan Kamu nonaktif dulu laptopnya." Ucap Daniar yang akan melihat proses wawancara oleh Fabian.