
...Persahabatan itu tidak memandang materi atau fisik. Tetapi, persahabatan itu memandang di saat suka dan duka selalu bersama....
...~Ar...
-
-
-
Alex menghampiri Regan dan Vier yang sedang mengobrol.
"Darimana Lo Lex?" Tanya Regan.
"Toilet" ucap Alex dan ikut gabung bersama Regan dan Vier.
"Jadi Lo harus gimana Vier?" Tanya Regan kepada Vier.
"Emangnya ada apa?" Tanya Alex kepada Regan.
"Ini si Vier Suka.." ucapan Regan terpotong oleh tatapan tajam Vier.
"Suka apa?" Tanya Alex.
"Gak kok Lex" ucap Vier.
"Seriusan?" Tanya Alex diangguki oleh Vier.
"Kenapa Lo gak bilang sama Alex" bisik Regan kepada Vier.
"Kan dia kakak nya Aeril masa gue harus bilang sih" jawab Vier pelan.
"Ya gak papa lah biar siapa tau dia bisa bantu Lo" ucap Regan.
"Mana bisa, ya kali gue ngerusak hubungan adek gue demi orang yang gue suka" ucap Vier menggeleng kan kepalanya.
"Yaaa iya juga sihh" ucap Regan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Woii, kenapa kalian ini bisik-bisik" ucap Alex kesal karena di acuhkan.
"Yaelah Lex santaii, lagi curhat nih orang" ucap Regan santai.
"Kalo curhat ikut juga geh gue, masa kalian berdua aja yang tau nah gue gak" ucap Alex cemberut.
"Hahaaa Lex sok nya Lo dingin sama yang lain, nah ini liat kelakuan Lo sama kita kita kaya anak kecil" ledek Regan.
"Diem Lo" ucap Alex kesal.
"Udah udah, ada saat nya gue cerita sama Lo Lex" ucap Vier menengahi perdebatan mereka berdua.
"Ya udah sipp lahhh, walaupun sebenarnya gue dah tau hehee" ucap Alex senang dan berbicara pelan di akhir ucapannya.
"Dasar" sindir Regan.
"Kenapa Lo? Gak seneng" ucap Alex.
__ADS_1
"Gak"
"Lawan gue"
"Siapa takut"
"Emangnya nya mau lawan apa?" Tanya Alex.
"Hmm, gimana voli aja" ucap Regan.
"Berdua gitu?" Tanya Alex.
"Ya iya lah, Vier jadi wasit. Yang kalah traktir" ucap Regan.
"Gak mau gue" tolak Vier.
"Kenapa?" Tanya Alex.
"Panas" ucap Vier.
"Hahahaaaaa" tawa Alex dan Regan pecah mendengar ucapan Vier.
"Haha..hahaaaa..haaa sumpah yah Vier Lo kok haha.. jadi kayagini sih..haaa" ucap Alex di sela ketawanya.
"Ya.. kan..guee.." ucap Vier gugup.
"Haha.. Lo takut item?" Tanya Regan dianguki oleh Vier.
"Tenang, Lo gak bakalan item kok" ucap Alex santai.
"Udah lah Vier, pokoknya Lo jadi wasit okee. Lo item juga tetep ganteng kok hahaaa" ledek Regan.
"Dah sana kalian main sendiri, gue pengen makan" ucap Vier beranjak dari tempatnya.
"Aneh itu orang, kok jadi labil yah" ucap Regan heran.
"Entahlah, gue suka Vier yang dingin sumpah daripada labil kayagini" ucap Alex.
Alex dan Regan saling menatap dan mereka berdua menghampiri Vier yang sedang memesan makanan.
"Oii Vier pesenin gue juga yah" ucap Regan.
"Gue juga pesenin" ucap Alex. Ia dan Regan segera mencari tempat duduk tanpa persetujuan Vier yang memandang mereka sinis.
Vier mendengus tetapi tetap ia pesankan makanan sahabat lucknat nya itu.
Setelah memesan, Vier segera menghampiri meja Alex dan Regan yang sedang berswafoto berdua.
"Sini Vier kita foto dulu" ajak Regan.
"Gak" ucap Vier.
"Ayolah sini" ucap Regan dan menarik tangan Vier.
__ADS_1
"Nahh cakep nih gue" ucap Regan.
"Wihh si Vier gaya nya" ucap Alex.
"Udah kan, yok makan" ajak Vier.
Mereka bertiga pun makan dengan lahap. Dengan sesekali candaan dari Regan.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Bersambung..
Cast Anezka Calanni Azora
...Hehee chapter kali ini khusus buat Alex, Vier dan Regan yahh......
...Oh iya btw sifat nya Vier berubah drastis yah wkwk.....
...Sorry yah, author up nya cuma segini aja. Nanti chapter selanjutnya bakalan up banyak banyak kok :)...
__ADS_1
...Author Ar...