AERILYN (END)

AERILYN (END)
47. I Miss U


__ADS_3

...Jika perasaan rindu tidak bisa dibendung lagi, maka segera carilah orang yang kau rindukan itu....


...~Ar...


-


-


-


Alex yang sedari tadi pandangan nya kosong pun tak sadar jika bel sudah berbunyi.


"Kantin" ajak Regan menyadarkan lamunan Alex. Lalu mereka bertiga pun berjalan menuju kantin.


Sesampainya di sana mereka memesan makanan seperti biasanya. Tetapi mereka tidak menemukan Max yang biasanya sudah ada di kantin.


"Dimana ini Max" tanya Regan tetapi Alex dan Vier hanya diam saja.


"Akhh capek gue ngomong sama kalian" ucap Regan lalu memesan makanan mereka.


Di meja itu pun terjadi keheningan karena Alex maupun Vier tidak ada yang membuka obrolan. Sampai Regan datang dan membawakan makanannya.


Skipp,


Setelah makan pun mereka bertiga berjalan menuju rooftop tempat biasa mereka membolos.


Sesampainya di sana ternyata terdapat Max yang sedari tadi tidur di sofa itu.


"Di cariin ternyata di sini" ucap Regan sembari mendekat ke arah Max.


Max yang masih tidur pun terganggu karena kedatangan mereka bertiga.


"Berisik Lo" ucap Max kepada Regan.

__ADS_1


"Gue baru dateng dah di salahin aja" ucap Regan lalu duduk di sebelah Max yang sudah bangun.


"Kenapa Lo tidur di sini, Lo bolos yah" tanya Regan.


"Lo juga bolos jadi gak usah banyak tanya" ucap Max lalu memainkan hp nya.


Alex dan Vier pun duduk di sofa yang lain sembari melakukan kegiatan yang mereka inginkan.


Skipp pulang sekolah,


AlMaViR berjalan menuruni tangga menuju parkiran karena jam sekolah sudah berakhir. Sesampainya di sana mereka melajukan mobil nya masing-masing.


Sesampainya di rumah, Vier masuk ke dalam rumah dan hendak menuju ke kamar nya tetapi ia melihat kedatangan Anez yang abis turun dari lantai 2 yang ia akui Anez tadi berada di kamar Riel.


"Oh kak Vier, hallo kak udah pulang" sapa Anez manis. Tetapi di hiraukan oleh Vier lalu berjalan melewati Anez.


Anez yang tidak mendapatkan jawaban itu pun mendelik kesal.


"Gue pastiin Lo bakal peduli sama gue Vier hahaa" monolog Anez pelan takut terdengar.


"Lo di mana Ril, gue kangen sama lo. Jika nanti kita di pertemukan kembali, aku pasti akan membuatmu jatuh cinta walaupun itu tidak mudah" monolog Vier.


"Tolong cepat sadar dan tunggu aku menjemputmu"


Di sisi lain,


Seorang dokter sedang memeriksa seseorang yang sedang berada di brangkar kamar nya.


"Bagaimana keadaan princess saya dok?" Tanya seseorang itu.


"Keadaannya baik, kemungkinan dalam beberapa hari ini nona akan sadar" ucap dokter memberi penjelasan.


"Syukurlah" ucap nya.

__ADS_1


"Kalau begitu saya permisi" pamit dokter itu.


Setelah dokter itu pergi orang itu pun mendekati seseorang yang sedang berbaring di brangkar kamar nya.


"Cepat sadar sayang, ada seseorang yang sedang menunggumu bangun. Kakak tau kamu pasti trauma karena hal ini, tapi cinta dia sangat tulus kepadamu. Kakak harap kamu lebih memperhatikan orang yang benar-benar peduli, sayang dan tulus kepadamu. Kakak gak maksa kamu harus sama dia atau siapa yang ntar kamu pilih. Tapi kakak harap, kamu bisa lebih bijak dalam memilih pasangan hidupmu. Kakak gak mau hal ini terulang untuk ketiga kali nya. Sorry for taking you away from your parents, but this is for your good. Forgive me.  And get well soon my princess" ucap nya lalu mencium kening seseorang yang sedari tadi ia ajak bicara. Lalu orang tersebut keluar dari ruangan itu.


Setelah orang itu keluar, tak sadar seseorang yang di panggil princess nya itu mengeluarkan air mata nya walaupun ia dalam keadaan koma.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung..

__ADS_1


...Jangan lupa yah untuk selalu support author dengan vote, like dan komen nya :)...


__ADS_2