AERILYN (END)

AERILYN (END)
37. My Princess


__ADS_3

...Jangan salahkan aku jika orang yang kalian cintai meninggalkan kalian karena kesalahan kalian sendiri....


...~Someone...


-


-


-


"Kak gue mohon jangan bawa Aeril kak, gue janji bakalan jagain dia dan gak bakal terluka lagi kak" ucap Alex memohon.


"Gak bisa, dia dah terluka 2 kali dan Lo mau buat dia terluka ke 3 kali nya. Gue gak bakal izinin dia ketemu sama kalian lagi" ucap seseorang itu.


"Kak gue mohonn kak.. kakkk!!!" Teriak Alex terengah-engah.


"Ha..hah...ha... Untung cuma mimpi, gue gak mau Lo pergi jauh Ril" ucap Alex melihat Aeril masih ada di brangkar nya.


Alex lalu mendekat ke arah Aeril dan duduk di samping nya. Dengan tangannya memegang tangan Aeril yang masih mengalami koma.


"Rill, maafin kakak yang gak becus ngejaga kamu. Maafin kakak Ril, kakak salah udah biarin kamu pacaran sama Riel bajingan itu. Aturannya kakak yang gantiin posisi kamu yang koma Ril, kakak gak mau kamu kayagini. Kakak mohon Ril, bangun, kakak mau kita main bareng lagi, bercanda bareng lagi, dan kita sama-sama lagi. Kakak gak mau kamu kayagini Ril, kakak kesepian gak ada kamu adek satu-satunya kakak. Kakak mohon Rill bangunn dan jangan pernah ninggalin kakak. Please wake up sister, I promise you will always take care of  you and will not let you be betrayed again. Rilll.. hikss... Kamu gak sayang apa sama kakak ngeliat kakak kayagini" ucap Alex kepada Aeril walaupun Aeril tak menjawab.


Di luar ruangan terdapat Axella dan Axellio yang melihat putra nya begitu terluka. Axella menangis dalam pelukan Axellio.


Saat tangisan Axella mereda, baru mereka berdua masuk kedalam ruangan Aeril.


Di sana Alex masih menangis sambil menggenggam tangan Aeril. Axella menghampiri putra nya itu.


"Lex, kamu tenang aja yah. Aeril gak bakal suka ngeliat kamu terpuruk kaya gini, sekarang kamu mandi abis itu sarapan, kamu belum makan kan dari tadi malem" ucap Axella lembut.

__ADS_1


"Gak mah, aku gak laper" ucap Alex. Axella yang melihat itu sedih begitu juga Axellio.


"Kamu mau nanti kalo Aeril ngeliat kamu gak mau makan nanti marah lho" ucap Axella membujuk Alex.


"Ta..pii mah A..Lexx" ucapan Alex terpotong dengan ucapan Axellio.


"Lex, kamu mandi abis itu sarapan kesini" ucap Axellio tegas. Alex langsung menurut jika Papa nya yang langsung berbicara.


"Akhirnya mau juga dia itu keras kepala" ucap Axellio.


"Ngomongin anak sendiri, kamu juga kayagitu kan keras kepala" ucap Axella.


"Kamu ini yah" ucap Axellio kesal.


"Hahaaa" tawa Axella berhasil membuat suaminya kesal.


Axella segera menghampiri Aeril dan duduk di kursi yang di tempati Alex sebelumnya.


Alex yang baru selesai mandi pun mendengar ucapan Mama nya. Ia pun menangis karena mama nya begitu terpuruk sepertinya walaupun di luar mama nya berusaha tegar.


Alex tak tega melihat Mama nya seperti ini, ia segera menghampiri mama nya dan memeluknya.


"Mahh, maafin Alex mah. Alex akan berusaha tegar ngadepin ini semua. Jadi mama gak perlu keliatan tegar di depan Alex mah" ucap Alex.


"Alex.. hikss, kamu gak perlu minta maaf. Sekarang mama minta kamu makan yah" ucap Axella lembut. Alex hanya mengangguk kepala nya dan membeli makanan di kantin rumah sakit nya.


----------------------------------


Disisi lain,

__ADS_1


Seseorang itu baru turun dari pesawat pribadi nya, dan menghubungi asistennya.


"Bagaimana kabar princess saya?" Ucap seseorang itu dingin


"Tidak ada perubahan tuan" ucap asistennya.


"Jaga dia sebelum saya menjemputnya" ucap nya sambil menutup teleponnya.


"I'm coming my princess" ucap nya.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung...

__ADS_1


...Don't forget to vote, like, and comment.....


...Thanks you :)...


__ADS_2