AERILYN (END)

AERILYN (END)
24. She Is Back


__ADS_3

...Saat masa lalu menghampiri mu, di saat itu lah kadang orang merasa trauma dengan masa lalu itu....


...~Ar...


-


-


-


Hari-hari telah berlalu. Sudah 3 bulan Aeril dan Riel pacaran. Dan disaat itu juga hubungan mereka baik-baik saja.


Di kelas XI IPA 2


"Woii kata nya ada murid baru lho" ujar teman sekelas Aeril.


"Yang bener, cewe atau cowo?" Tanya teman sebelah nya.


"Kata nya sih cewe, dia pindahan".


"Yuhuuu kalo cecan gue deketin lah".


"Yee dasar Lo fakboi kaya mau aja dia sama Lo"


"Yaa kan usaha tidak menghianati hasil. Jadi gue harus berusaha lah"


"Serah Lo deh"


Aeril dan Max yang sedang duduk di kursi mereka pun mendengar percakapan teman sekelas.


"Kira-kira siapa yah Ril?" Tanya Max penasaran.


"Mana gue tau lah" ucap Aeril menghendikkan bahunya.


Kringggggg!!!


Semua murid di kelas XI IPA 2 telah duduk rapi di meja nya masing-masing menunggu guru yang mengajar.


Tak lama guru itu pun datang dan mengucapkan salam.


"Selamat pagi anak-anak, hari ini kita kedatangan murid baru" ucap sang guru.


"Cantik gak Bu?" Tanya salah satu murid.


"Nanti kamu liat sendiri deh" ucap guru itu.


"Yahh bu" keluh murid tadi.


"Silakan masuk" ujar sang guru kepada orang yang berada di luar pintu kelas.


Murid baru itupun masuk dengan wajah tertunduk saat memasuki kelas tersebut.


"Nah ini anak baru nya, silakan perkenalkan diri kamu" ujar sang guru kepada murid baru tersebut.


Murid baru itu pun mengangkat kepala nya dan mengarahkan pandangannya ke penjuru kelas.


Sesaat pandangan nya bertemu dengan seseorang, ia tersenyum dan segera memperkenalkan diri.

__ADS_1


"Perkenalkan nama saya Anezka Calani Annora, biasa dipanggil Anez, pindahan dari SMA Star High School" ucap Anez memperkenalkan diri.


"Baiklah Anez, kamu duduk di belakang Riel. Nah Riel angkat tangan kamu" ucap sang guru. Riel pun mengangkat tangannya dan Anez berjalan ke arah nya.


Saat Anez sudah duduk di belakang kursi Riel, ia menepuk bahu Riel dan bersapa.


"Hai Riel" sapa Anez kepada Riel.


"Juga" ucap Riel tersenyum.


Pemandangan tersebut tak luput dari mata Aeril dan Max.


Dia ke sini. Batin Aeril.


Gawat, gue harus bilang ke Riel. Batin Max.


Max melirik ke arah Aeril yang sedang bergulat dengan pemikirannya.


Aeril masih bergulat dengan pemikirannya, sampai sampai Max menyadarkan nya dan ia terkejut.


"Kenapa?" Tanya Aeril.


"Lo gak papa kan?" Tanya balik Max.


"Gak papa kok Max" ucap Aeril tersenyum.


"Lo gak usah senyum kayagitu, gue tau senyum Lo palsu Ril" ucap Max. Aeril hanya menundukkan kepala nya di atas meja.


"Kenapa dia kesini Max, apa dia pengen ngancurin hidup gue lagi dengan ngambil Riel dari gue" racau Aeril.


"Please Ril jangan kayagini dulu, kita gak tau dia mau apa sekarang kan" ucap Max mengelus punggung Aeril.


"Please Ril, Lo jangan keliatan lemah di depan dia" ucap Max menenangkan Aeril.


Aeril masih menangis sampai ia tertidur. Sampai Max mengijinkan ia ke UKS karena tak enak badan.


"Bu?" Panggil Max.


"Ada apa Max?" Tanya sang guru.


"Saya izin nganterin Aeril ke UKS" ucap Max.


"Aeril kenapa Max?" Tanyanya.


"Dia lagi gak enak badan Bu" ucap Max.


"Ya udah ibu izinkan" ucap guru itu.


Max langsung menggendong Aeril ala bridal style di depan teman sekelasnya. Sampai Riel bertanya pun ia hiraukan.


Setelah sampai di UKS, Max langsung membaringkan tubuh Aeril di brangkar UKS tersebut. Ia segera mengabari Alex untuk ke UKS.


Tak lama Alex pun datang dengan keadaan panik nya.


"Aeril kenapa Max?" Tanya Alex khawatir.


"Dia nangis tadi dan langsung tidur" ucap Max.

__ADS_1


"Kenapa bisa nangis?" Tanya Alex.


"Dia kembali" ucap Max.


"Dia.." ucap Alex dengan dingin.


"Mau apa dia ke sini" tanya Alex.


"Gue juga gak tau kak, tapi dia duduk di belakang Riel sekarang" ucap Max.


"Lo udah kabarin Riel?" Tanya Alex.


"Belum" ucap Max menggeleng kan kepala nya.


"Bagus, biar gue aja yang ngasih tau" ucap Alex.


Alex dan Max setia menjaga Aeril dari tidur nya. Sampai mereka berdua juga ikut tertidur.


Kringggg..kringggg


Jam istirahat telah berbunyi tetapi tidak mengusik mereka bertiga yang sedang tertidur. Siapa lagi kalau bukan Aeril, Alex dan Max.


Sampai pintu UKS di buka oleh seseorang. Dan mendekati brangkar yang di tempati Aeril.


"Lo kenapa Ril, gue khawatir sama Lo" ucap nya dan mengecup kening Aeril.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


...Bersambung.....


...Hello I'm come back, pantangin terus yah cerita AERILYN. Jangan lupa untuk terus vote and comment nya okeyy.....

__ADS_1


...Salam Ar...


__ADS_2