
...I’m yours and you’re mine...
...Forever......
...~Aeril...
-
-
Terdengar tepuk tangan yang meriah saat Aera selesai tampil performnya. Tinggal beberapa orang lagi yang akan tampil.
Aeril sedang mempersiapkan diri di backstage bersama Vier yang ikut menemaninya.
Ia gugup saat sebentar lagi akan perform. Vier yang disampingnya melihat gelagat Aeril yang gugup ia genggam tangan Aeril dengan lembut.
"Jangan gugup, aku di sini" bisik Vier di telinga Aeril. Aeril menolehkan kepalanya ke arah Vier lalu tersenyum.
"Thank you for always being there when I need you" ucap Aeril.
"No problem because I will never leave your side" ucap Vier tersenyum manis.
Tibalah di saat Aeril akan tampil ke atas panggung tetapi sebelum itu ia mendekat ke arah Vier dan berbisik.
"A song for you" bisik Aeril lalu mengecup singkat bibir Vier. Vier tertegun sesaat lalu tersenyum kearah Aeril yang hendak menaiki panggung. Ia segera menghampiri Alex dan lainnya.
Aeril berjalan ke arah dimana terdapat piano di atas panggung. Tetapi sebelum itu ia tersenyum ke arah penonton terutama ke arah Vier yang sedang menatap ke arahnya.
Saat jari jemari lentik Aeril menekan tuts demi tuts, terdengar nada-nada mengalun dengan indah diikuti suaranya yang merdu saat menyanyikan lagu My Everything-Lena Park.
...Sometimes I sit in silence...
...Waiting for a sign, I’m breathless...
...Can’t believe that you’re not just a dream...
...But when you take my hand...
...My fears all fade away...
...Your love is more real than anything...
...Oh, that I’ve ever known...
Aeril mengingat saat-saat kehidupan sunyi dan ketakutan yang ia rasakan pada saat itu Vier datang menggenggam tangannya memberikan sebuah cinta untuknya.
...Hold me close...
...Don’t ever let me go, I am yours...
...With all of my heart, all of my soul...
...Never lookin’ back, you set me free...
...You are my everything...
...The very air I breathe...
...And your love is all I ever need to know...
...That we can live this life...
...You give me strength to face the tides...
...You’re the sunlight in my sky...
__ADS_1
...The way you look into my eyes...
...I feel brand new alive...
...Cuz they tell me that...
...I’m yours and you’re mine......
Vier memberikan Aeril kekuatan yang membuatnya merasa hidup kembali. Aeril milik Vier dan Vier milik Aeril.
...Thought I had all the answers, knew my way around...
...My life was something that I thought would never change...
...Then you came along...
...Turned my world upside down...
...And baby I’m so glad that I was wrong...
...In your love, I am home...
Tak pernah terpikirkan suatu saat Vier datang mengubah dunianya yang kelam menjadi berwarna.
...Hold me close...
...Don’t ever let me go, I am yours...
...With all of my heart, all of my soul...
...Never lookin’ back, you set me free...
...You are my everything...
...The very air I breathe...
...And your love is all I ever need to know...
...That we can live this life...
...You give me strength to face the tides...
...You’re the sunlight in my sky...
...The way you look into my eyes...
...I feel brand new alive...
...Cuz they tell me that...
...I’m yours and you’re mine......
...So when things don’t go your way...
...When you’re let down, when you fear...
...Just reach for me, I’m here...
...Every storm, any mountain to be climbed...
...Lean on me, I’m by your side...
...I will never leave your side...
Aeril tidak akan pernah meninggalkan Vier apapun yang terjadi walaupun nanti akan ada rintangan.
__ADS_1
...You are my everything...
...The very air I breathe...
...And your love is all I ever need to know...
...That we can live this life...
...You give me strength to face the tides...
...You’re the sunlight in my sky...
...The way you look into my eyes...
...I feel brand new alive...
...Cuz they tell me that...
...I’m yours and you’re mine......
Tepuk tangan yang sangat meriah saat Aeril telah selesai menyanyikan lagunya. Banyak yang memuji suaranya dan keterampilannya saat memainkan piano.
...∆∆∆...
Saat ini Aeril, Vier, Alex dan Max pergi makan malam bersama di restaurant keluarga. Son tidak ikut karena ia pergi ke perusahaannya karena ada yang harus ia urus.
Mereka memesan banyak makanan sampai-sampai meja di depan mereka penuh dengan hidangan yang mereka pesan.
"Siapa yang mau ngabisin ini semua?" Omel Aeril kepada mereka.
"Max yang pesen banyak tuh Ril" ucap Alex. Max melotot ke arah Alex saat mendengarnya. Apa-apaan padahal Alex sendiri yang pesan banyak kenapa bisa dirinya yang kena.
"Kak Alex tuh Ril yang pesen banyak" keluh Max. Aeril menatap mereka berdua lalu menatap Vier yang sedari tadi memperhatikan mereka semua. Vier yang di tatap pun seakan mengerti dan berucap.
"Alex yang pesen" jawab Vier mengerti tatapan Aeril. Aeril yang mendengarnya melotot ke arah Alex.
"Abisin semua kak" ucap Aeril lalu memakan makanan yang ia suka. Alex yang mendengar sang adik berucap pun mau tak mau menghabiskan makanan yang ia pesan tak lupa juga ia melototi Vier yang tidak bisa diajak kerja sama. Vier yang merasa di pelototi pun mengangkat bahunya acuh.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Bersambung...
...Konnichiwa......
...Maaf ya lama update nya......
__ADS_1
...Nanti bakalan aku usahain untuk secepatnya update...