AERILYN (END)

AERILYN (END)
26. Masalah


__ADS_3

..."Suatu masalah bisa di selesaikan dengan baik-baik dengan cara mempercayai orang yang kita percaya"...


...~Ar...


-


-


-


Setelah Regan memesan makanan. Mereka bertiga pergi menuju UKS tempat Aeril berada.


Sesampainya di sana, terdapat Riel yang sedang di bersihkan luka di sudut bibir nya oleh Aeril.


Alex berusaha menahan amarah nya yang muncul lagi. Regan berusaha menahan nya.


"Nih Ril makan dulu nanti aja ngobatinnya" ucap Alex sinis.


"Nanti dulu kak bentar lagi nih" ucap Aeril terus membersihkan luka Riel.


"AERIL" bentak Alex.


Aeril yang mendengar itu tertegun. Baru kali ini ia mendapati Alex membentak nya.


"Maaf kak" ucap Aeril lalu mengambil makanan nya dari tangan Alex.


Riel yang mendengar bentakan Alex juga kaget dan ia memandang Alex. Di balas tatapan tajam Alex.


Max yang tidak tau menahu masalah nya pun berbisik kepada Regan untuk memberitahu nya.


"Kak, kenapa kak Alex kaya nya marah bener sama Riel" bisik Max kepada Regan.


"Riel tadi makan sama anak baru itu. Kan seharusnya dia ke tempat Aeril nanya gimana keadaan nya" ucap Regan berbisik.


Max hanya memangut-mangutkan kepala nya tanda mengerti. Lalu ia menatap tajam Riel yang sedari tadi melihat mereka berdua berbisik.


Tak butuh waktu lama untuk Aeril melahap semua makanan itu pun. Lalu ia menatap Alex ragu-ragu untuk bertanya.


Alex yang sedari memperhatikan Aeril pun tau apa yang mau di tanyakan oleh Aeril.


"Kamu mau tau kenapa kakak nonjok dia" ucap Alex menunjuk ke arah Riel.


Aeril hanya mengangguk kan kepala nya.


"Dia makan sama cewe itu dan bukan nya temenin kamu di sini. Pacar macam apa dia gak mentingin kondisi pacar nya. Cuih" ucap Alex berusaha meredamkan emosi nya yang sedari tadi memuncak.


Aeril menatap Riel seakan meminta memberi penjelasan.


"Tadi itu aku di minta guru untuk temenin dia. Sebenernya aku mau ke sini tapi di paksa sama guru itu" ucap Riel memberi penjelasan.


Aeril yang mendengar itu pun merasa ragu akan jawaban yang di berikan oleh Riel barusan.


"Percaya sama aku Ril" ucap Riel memegang tangan Aeril.


Aeril menatap Riel lama. Lalu ia menjawab.


"Aku percaya" ucap Aeril.


Alex dan Max saling memandang lalu beralih ke Aeril.

__ADS_1


"Thanks Ril" ucap Riel tersenyum.


Sepulang sekolah,


Riel menghampiri kursi Aeril yang sedang berberes memasukan buka ke dalam tas nya.


"Ril, maaf yah aku gak bisa pulang bareng kamu. Aku di telpon Mama di suruh pulang duluan" ucap Riel.


"Hmm, ya udah gak papa. Aku pulang bareng kak Alex aja" ucap Aeril.


"Thanks Ril" ucap Riel lalu keluar kelas.


Aeril dan Max beranjak dari tempat nya menuju parkiran.


Aeril menghampiri Alex yang sedang mengobrol bersama Vier dan Regan.


"Kemana Riel?" Tanya Alex.


"Dia pulang duluan disuruh Mama nya" ucap Aeril.


Alex mengerutkan kening nya dan beralih menatap Vier. Vier menghendikan bahu nya tak tahu.


"Ya udah ayok pulang" ucap Alex menggenggam tangan Aeril.


Mereka semua pulang menggunakan kendaraan nya masing-masing.


Tak jauh dari sana seseorang tersenyum misterius menatap kepergian mereka semua.


Sesampai nya Aeril dan Alex di rumah. Mereka berdua langsung memasuki kamar nya masing-masing.


Aeril mengganti seragam sekolah nya dengan pakaian rumah. Setelah itu ia berbaring di ranjang sambil membaca novel.


"Kok gue ngerasa Riel nyembunyiin sesuatu yah dari gue" monolog Aeril.


"Tapi masa sih dia nyembunyiin sesuatu dari gue. Gue chat dia aja deh" ucap Aeril lalu mengetik pesan singkat kepada Riel.


Lama menunggu balasan dari Riel, tak sadar waktu sudah menjelang sore tetapi Riel tidak membalas pesan nya.


Aeril semakin merasa ada sesuatu yang di sembunyikan oleh Riel.


Tok..tok..tok..


Ceklek


Aeril mengarahkan pandangannya ke arah pintu yang di buka. Terdapat Alex yang memasuki kamar nya.


"Ril" ucap Alex menghampiri Aeril yang sedang berbaring di kasur.


"Kenapa kak?" Tanya Aeril.


"Maafin kakak yah tadi bentak kamu" ucap Alex ikut berbaring di samping Aeril.


"Iya kak udah aku maafin kok" ucap Aeril menatap Alex.


"Gomawo" ucap Alex.


Aeril tertegun mendengar ucapan yang baru sama keluar dari mulut Alex.


"Kak" ucap Aeril tak percaya.

__ADS_1


"Kenapa?" Ucap Alex.


"Tadi kakak barusan ngomong.."


"Kaget yah kamu, kakak tadi iseng aja searching bahasa korea" ucap Alex.


"Ishh kakak aku kaget tau gak kok kakak bisa tau ngomong Korea" ucap Aeril cemberut.


"Heheee jangan cemberut lah nanti jelek lho" ledek Alex.


"Owh jadi menurut kakak aku jelek gitu. Ihh nyebelin banget sih jadi kakak" ucap Aeril memukul Alex dengan bantal.


"Aduhh dekk sakitt.. hahaa...dek.." ucap Alex tertawa.


"Ya kakak sih ngatain aku jelek" ucap Aeril cemberut.


"Ya kan bercanda dek" ucap Alex.


"Tau ah" ucap Aeril sebal.


"Mianhae" ucap Alex memeluk Aeril.


"Ne" ucap Aeril membalas pelukan Alex.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung..


...Annyeonghaseo......


...Author balik lagi membawa ceritaaa......


...Heheee.......


...Ikutin terus yah next chapter nya.....

__ADS_1


...~Salam Ar...


__ADS_2