AERILYN (END)

AERILYN (END)
53. Aeril


__ADS_3

...Suatu hari kamu akan dipertemukan oleh orang yang tepat buatmu...


...~Ar...


-


-


-


Di suatu negara yang sangat indah terdapat seorang gadis yang sedang berbaring di ranjang nya dengan pulas.


Gadis itu sangat cantik tetapi sudah lama ia tidak membuka mata nya yang indah itu.


Ceklek


Seseorang membuka pintu dan langsung berjalan ke arah sang gadis tersebut dan memandangi nya.


"Wake up, honey. Don't you want to meet your handsome brother again. You've had enough sleep, let's wake up dear " ucap seseorang itu kepada sang gadis yang sedang berbaring di ranjang nya.


Sang gadis itu pun seperti mendengar nya dan perlahan menggerakkan tangannya. Seseorang tersebut pun kaget langsung ia memanggil dokter yang berada di di samping ruangan tersebut.


"Gimana keadaan nya dok?" Tanya seseorang tersebut setelah sang dokter memeriksa nya.


"Syukurlah, nona baik-baik saja. Sebentar lagi ia akan sadar dan saya akan mengganti infus nya" ucap dokter tersebut lalu meninggalkan ruangan tersebut tetapi sebelum itu ia tak lupa mengganti infusnya.


Seseorang tersebut duduk di sebelah ranjang sang gadis tersebut dan sembari memegang tangannya.


Tak lama sang gadis pun membuka mata nya dan menyesuaikan cahaya yang ada di ruangan tersebut.


Seseorang itu pun senang setelah lama ia menanti sang gadis akhirnya sadar juga.


"How are you? Is anyone still sick? " Tanya seseorang tersebut. Sang gadis pun terkejut karena mendengar orang yang menanyainya karena ia tak sadar ada orang di samping nya.


"Ka..kakak Sonnn" ucap Aeril terkejut.


"Iya ini kakak sayang, masih ada yang sakit gak? Atau masih pusing?" Tanya Son.


"Gak ada kok kak, tapi aku haus aja" ucap Aeril ingin mengambil minum di sebelah ranjangnya tetapi di hentikan oleh Son.


"No, biar kakak aja" ucap Son lalu mengambilkan air minum untuk Aeril.


"Thanks kak" ucap Aeril setelah meminum air putih nya.


"Kamu kok lama banget sih koma nya,  gak tau apa kalo kakak itu kangennnn banget sama kamu princess nya kakak" ucap Son memeluk tubuh Aeril.


"Ishh kak Son manja nya kumat" ucap Aeril membalas pelukan Son.


"Biarin wlekk cuma sama kamu gini" ucap Son menjulurkan lidah nya.


"Iya dahh" ucap Aeril memutar mata nya malas.


"Oh iya kamu makan dulu yah dari koma kamu kan belum makan" ucap Son diangguki oleh Aeril.


"Oke kakak panggilin bibi nya dulu, kamu tunggu di sini jangan kemana-mana awass" ucap Son lalu keluar ruangan untuk mengambil makanan untuk Aeril.


"Kayamana mau pergi gue aja di sini gak tau ini di mana. Eh iya MaPa sama kak Alex kemana yah, entar deh tanya sama kak Son" monolog Aeril.


Tak lama Son datang dan membawa nampan makanan di tangannya. Lalu duduk di ranjang Aeril.


"Nih buka mulut kamu kakak siapin" ucap Son.


"Aku udah gede lah kak lagian juga tangan aku gak sakit" ucap Aeril. Tetapi di tatap tajam oleh Son jadi ia hanya bisa membuka mulut nya dan makan disuapi oleh Son.


"Udah kak kenyang" ucap Aeril. Lalu Son menyudahi makanan nya.


"Ya udah sekarang kamu tidur yah" ucap Son mengelus kepala Aeril lembut.


"Masa aku tidur terus sih kak bosen lah, aku mau keluar" rengek Aeril kepada Son.

__ADS_1


"Tapi.." ucapan Son terpotong dengan kena bujukan puppy eyes nya Aeril.


"Baiklah, tapi kamu gak ada yang sakit kan atau pusing" tanya Son khawatir.


"Aku udah sehat kok kak serius deh" ucap Aeril dengan tangannya membentuk tanda peace.


Setelah itu mereka berdua keluar dari ruangan itu menuju taman di belakang rumah atau tepatnya mansion.


Saat Aeril keluar ia sangat takjub dengan dekorasi taman di sini karena semua bunga yang di sini favorit Aeril.


"Gimana suka?" Tanya Son.


"Sukaa bangett, thanks kak" ucap Aeril mencium pipi Son. Son yang mendapatkan perlakuan tersebut pun terkejut lalu ia tersenyum senang.


Gak berubah memang kamu dari dulu. Batin Son.


Aeril merasakan sejuk nya angin sambil menikmati pemandangan di depannya.


"Eh iya kak Mama, Papa, kak Alex dimana?" Tanya Aeril kepada Son.


"Keluarga kamu ada di Indo" ucap Son santai.


"Hah? Terus ini lagi dimana?" Tanya Aeril terkejut lalu memandang sekitar tetapi hanya melihat tembok besar yang mengelilingi nya.


"Nanti kamu bakal tau kalo kamu udah sehat" ucap Son.


"Kan aku dah sehat jadi kasih tau aku lah kak Son" rengek Aeril sambil menggoyang-goyangkan tangan Son.


"No honey" ucap Son tegas. Aeril hanya bisa menunduk sedih. Son yang melihat itu pun merasa kasihan.


"Ya udah besok kalo kamu udah sehat kakak ajak jalan-jalan" ucap Son dan ucapannya tersebut membuat Aeril senang dan memeluk Son.


"Makasih kak Son, emang deh yah kak Son mah paling the best se-the best nya kak Son" ucap Aeril. Son hanya tersenyum menanggapi ucapan Aeril.


"Oh iya kak, terus kok aku bisa di sini ini gimana ceritanya" ucap Aeril meminta penjelasan. Son yang mendengar itu pun menceritakan nya dengan perlahan.


"Hmm, gak lah kak dia nya udah khianatin aku juga masa aku masih mau berhubungan sama dia" ucap Aeril.


Hati aku udah tertutup untuk yang namanya jatuh cinta lagi. Batin Aeril.


"Bagus deh, awas aja kamu masih berhubungan lagi sama dia" ancam Son. Aeril hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


"Terus itu sekarang gimana yah kabar Mama, Papa, kak Alex dan Max. Pasti mereka sedih karena aku nya gak ada, apalagi kak Alex sama Max" ucap Aeril menerawang ke langit.


"Kabar mereka baik, tapi kamu gak boleh hubungin siapa pun sama teman, keluarga yang di Indo. Kalo mau tau kabar mereka minta kasih tau kak Son, denger Ril" ucap Son tegas.


"Iya kak aku tau" ucap Aeril mengerti.


"Ini baru princess kak Son" ucap Son mengacak rambut Aeril.


Keesokan harinya,


Aeril bersiap-siap untuk pergi jalan-jalan dengan Son. Dan Son juga sudah rapi dengan pakaian nya.


"Siap princess" ucap Son kepada Aeril yang sekarang sudah di dalam mobil nya.


"Siapp, let's go" ucap Aeril semangat.


Mobil mereka pun berjalan menuju mall yang ada di negara tersebut sambil melihat pemandangan di jalan.


Sesampainya di mall tersebut, Aeril dan Son langsung turun dan memasuki nya.


"Kamu mau kemana dulu?" Tanya Son.


"Aku mau ke salon dulu deh kak gak papa kan?" Tanya Aeril.


"Ya udah yok" ucap Son menggandeng tangan Aeril untuk menuju salon yang ingin di kunjungi Aeril.


Sesampainya di salon tersebut langsung saja mereka berdua masuk.

__ADS_1


"Good morning Mr and Mrs, how can I help you?" Tanya pegawai tersebut.


"I want to cut hair " ucap Aeril. Pegawai tersebut mengangguk tanda mengerti lalu menunjukkan jalan nya kepada Aeril.


"Tunggu yah kak Son" ucap Aeril. Son hanya mengangguk.


Son menunggu di tempat tunggu salon tersebut. Banyak tatapan yang di dapat nya di salon itu tetapi ia hiraukan.


Lama sudah menunggu Aeril, tiba-tiba dari belakang Son di kagetkan oleh seseorang.


"Kak Son" ucap Aeril tiba-tiba. Son pun terkejut tetapi ia netralkan lagi wajahnya keadaan semula.


"Jangan ngagetin kenapa, udah selesai?" Tanya Son.


"Udah, bagus gak nih?" Tanya Aeril menunjukkan hasil potongan rambutnya nya. Son yang melihat itu pun tersenyum puas.


"Beautiful" puji Son sambil memandangi Aeril.



(Ini potongan rambut Aeril karena sebelumnya rambut Aeril itu panjang)


"Thanks kak" ucap Aeril sambil tersenyum manis.


"Abis ini kamu mau kemana lagi?" Tanya Son.


"Shopping, hehe" ucap Aeril.


"Ya udah yok" ajak Son.


Mereka di mall sampai siang hari dan setelah itu mereka pulang ke mansion nya Son.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung...


...Segini dulu yah aku buat untuk chapter ini.....


...Don't forget to vote like and comment...


...I'm always waiting for you.....


...~Salam Ar...

__ADS_1


__ADS_2