AERILYN (END)

AERILYN (END)
60. Termenung


__ADS_3

...Saat diri kita menemukan orang yang kita cari. Apakah kalian tidak termenung melihatnya? Apakah ini nyata atau bukan? ...


...~Ar...


-


-


-


Matahari menghampiri dunia di pagi hari, kala itu suasana hati yang tadi suram menjadi segar. Seperti bunga-bunga yang tumbuh di pinggir jalan.


Saat ini Aeril sedang bersiap-siap menuju ke universitas nya di antar oleh Son.


"Pagii sayang" sapa Son yang sedang duduk di meja makan menunggu Aeril.


"Pagi kak" ucap Aeril tersenyum dan menuju meja makan dimana sarapan akan di mulai.


Setelah selesai sarapan seperti biasa Son selalu mengantar Aeril menuju universitas nya.


"Gimana univ nya, kamu suka?" Tanya Son sambil menyetir.


"Aku suka" ucap Aeril.


"Kamu udah dapet temen baru belum?" Tanya Son lagi.


"Aku belum bisa kak masih trauma" ucap Aeril.


"Ya udah gak usah di paksa kalo kamu masih trauma" ucap Son. Aeril tersenyum menjawab nya.


"Oh iya temennya kakak punya adik dia juga kuliah sama kaya kamu tapi beda jurusan" ucap Son.


"Siapa kak?" Tanya Aeril.


"Nanti kakak kenalin kalo kita udah sampai, orangnya humoris kaya Max pasti kamu nanti bisa berteman sama dia" ucap Son tersenyum. Aeril hanya mengangguk.


Di lain tempat,


"Vierrr, Vierrr. Where are you?" Tanya Han sambil mengetuk ralat menggedor pintu apartemen Vier.


Vier yang mendengar dari dalam pun hanya mendengus kesal dan segera membukakan pintu apartemen nya.

__ADS_1


"Noisy" ucap Vier saat muncul di hadapan Han. Han hanya tersenyum lebar menanggapi nya dan masuk ke dalam apartemen Vier tanpa dosa.


"What are you cooking, Vier?" Tanya Han.


"Seafood fried rice" ucap Vier lalu menyajikan makanan di atas meja makan.


"Wow, Delicious" ucap Han.


"Enjoy your meal" ucap Vier lalu memakan makanan yang tadi di buat nya diikuti oleh Han yang selalu sarapan di apartemen Vier.


Setelah sarapan Vier dan Han menuju ke universitas menggunakan bus yang tersedia di negara itu.


Di dalam bus,


"Oh iya Vier tadi kakak aku bilang mau ngenalin teman dari adik nya sama aku. Katanya orangnya dingin kaya kamu" ucap Han sambil terkekeh. Vier hanya mengangkat satu alisnya heran.


"Nanti setelah kita sampai kita ketemuan sama dia. Dia juga beda jurusan" ucap Han.


Saat ini Aeril sudah sampai di depan universitas bersama Son yang sedang menunggu teman dari adik nya itu.


"Lama banget ini bocah liat aja nanti kalo dateng kakak ceramahin panjang lebar" ucap Son kesal.


"Udah, karena kakak sering ke rumah kakaknya mangkanya kakak kenal sama dia karena sering ngobrol juga" ucap Son menjelaskan. Aeril hanya mengangguk.


Saat itu terdengar teriakan menggelar dari belakang Son dan Aeril. Son dan Aeril pun berbalik badan dan termenung saat melihat orang yang di samping orang yang meneriakinya.


"Wahh kak Son, lama gak ketemu" sapa orang itu ala lelaki.


"Makin berisik aja ya, sini kakak ceramahin panjang lebar baru tau rasa. Ini juga di tungguin lama banget nyampe nya, mau kakak bilangin sama kakak kamu baru tau" ceramah Son kepada orang itu.


"Sorry kak, kan aku sarapan dulu biar semangat belajar nya. Abis itu aku naik bus tau sendiri kan macet dan rame juga jadi ya terlambat deh aku ke sini nya" ucap orang itu menjelaskan.


"Banyak alasannya nya, kenapa kamu gak minta buat bawa mobil sendiri sama kakak kamu" ucap Son.


"Ya kan mau mandiri kak hehe" ucap orang itu sambil terkekeh. Son hanya menggelengkan kepala nya.


"Oh iya ini kak aku kenalin temen aku" ucap orang itu memperkenalkan temannya. Orang yang di tunjuk pun masih termenung di tempatnya saat melihat orang di sebelah kak Son siapa lagi kalo bukan Aeril.


"Lho kok bengong gini kalian berdua awas kesambet" ucap orang itu. Son yang melihat itu pun hanya tersenyum.


"Aeril.." sapa teman orang itu.

__ADS_1


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung..


...Hayoo siapa yaa kira-kira kedua orang itu.....


...Ada yang bisa tebak...


...Jangan lupa ya selalu vote dan komen nya!!!...

__ADS_1


__ADS_2