AERILYN (END)

AERILYN (END)
52. Riel


__ADS_3

...Jika kamu membuat masalah dengan orang di sekitar mu, maka sudah seharusnya kamu menyelesaikan masalah itu dengan baik....


...~Ar...


-


-


-


Setelah Max keluar dari ruangan kepala sekolah, ia menuju ke rooftop untuk menenangkan pikirannya.


Skipp pulang sekolah


Max berjalan keluar dari rooftop untuk mengambil tas nya yang ada di kelas.


Sesampainya di sana sudah tidak ada lagi penghuni kelas kecuali satu orang yaitu Riel yang seperti menunggu seseorang.


Max langsung saja mengambil tas nya tanpa memperhatikan Riel dan segera bergegas keluar kelas tetapi di cegah oleh Riel.


"Tunggu" cegah Riel kepada Max dengan menahan tangannya.


"Lepasin tangan Lo dari gue" ucap Max dingin tetapi Riel tetap tidak mau melepaskan nya. Segera Max menghempaskan tangannya kasar lalu bersiap untuk pergi.


"Tunggu Max gue pengen tanya" ucap Riel berusaha untuk menahan Max.


"Gak perlu ada yang di tanyakan, dan saya ingatkan kepada Anda jangan pernah bertanya apapun kepada saya dan saya tidak ingin menjawabnya" ucap Max lalu bergegas keluar kelas. Sedangkan Riel ingin berusaha bertanya satu pertanyaan penting kepada Max tetapi seperti ini jadi nya.


Riel juga segera keluar dari kelas nya menuju parkiran.


Skip rumah Riel,


Sesampainya di rumah, Riel segera memarkirkan mobil nya dan memasuki rumah nya.


"Assalamualaikum" ucap Riel kepada sang penghuni rumah.


"Waalaikumsalam, sudah pulang kamu Riel eehh kenapa muka kamu babak belur seperti ini lagi" tanya Elena heran.


"Gak papa Ma, ya udah Riel ke atas dulu" ucap Riel lalu menuju ke kamar nya. Elena melihat wajah Riel seperti itu pun sedih tetapi ia tidak bisa melakukan apa-apa.


Di kamar,


Riel menghempaskan tubuh nya ke ranjang empuk nya untuk melepaskan penat nya.


"Kenapa gue tiba-tiba merasa bersalah yah sama Aeril. Dia koma gara-gara kecelakaan itu terus pergi gak tau dimana. Tapi.. gak gak gak. Lo gak boleh kayagini Riel Lo udah punya Anez cinta pertama Lo dan Aeril juga udah pergi jadi gue bebas. Hahahahaa" monolog Riel menepis rasa bersalah nya tadi.


"Tapi kenapa di saat lebam gue dah sembuh tambah lagi. Gue heran seminggu ini setelah gue ketemu kak Alex gue selalu di pukulin sama orang yang gak gue kenal. Kenapa bisa gini yah heran gue" monolog Riel heran.


Flasback On


"Bisa diem gak Lo" ucap Riel.


"Gue diem, yang ada Lo pikirin yah apa yang akan terjadi sama Lo kedepannya" ucap Alex lalu pergi meninggalkan kedua pasangan itu.


Setelah itu Riel dan Anez melanjutkan perjalanan nya ke rumah Riel untuk mengobati luka yang di dapat dari Alex.


Keesokan harinya,


Riel ingin berangkat sekolah tetapi sebelum itu ia ingin menjemput kekasih nya dulu yaitu Anez.


Suasana perjalanan itu sepi karena masih pagi hanya sedikit pengendara yang lalu lalang.

__ADS_1


Tiba-tiba ada mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi dari belakang mobil Riel dan berhenti tepat di depan mobil Riel.


Riel yang kala itu sedang mengemudi dengan kecepatan sedang terkejut mendapati sebuah mobil yang mencegat nya.


Mobil yang mencegat nya itu berhenti dan keluarlah orang-orang yang berseragam seperti bodyguard menghampiri mobil Riel dan mengetuk kata mobil nya.


Tok..tok..tok


"Turun Lo sekarang!!" ucap bodyguard tersebut dengan sangar.


Di dalam mobil Riel takut tetapi ia memberanikan diri untuk keluar dari mobil nya.


"Ada apa anda mencegat mobil saya?" Tanya Riel.


"Hahahaaa, sok gak merasa bersalah Lo jadi orang" ucap bodyguard itu.


"Hah, maksudnya?" Tanya Riel heran.


"Udah gak usah banyak bacot cepat lakukan" ucap bodyguard lain nya.


Langsung saja bodyguard itu memegang tangan Riel lalu meninjunya hingga babak belur.


Riel yang sangat terkejut pun tidak bisa melawan hanya pasrah karena ia dikelilingi oleh banyak bodyguard yang berbadan besar.


Setelah menghajar Riel hingga babak belur, bodyguard itu pun sangat puas dengan pekerjaan nya.


"Kenapa kalian mukulin gue, siapa yang nyuruh" ucap Riel pelan karena ia hampir ingin pingsan karena di pukuli terus menerus.


"Gak perlu tau, yang perlu Lo tau. Kita semua hanya menjalankan perintah atasan kita sampai beliau bilang berhenti. Dan untuk Lo.." ucap bodyguard tersebut menunjuk Riel dengan telunjuknya.


"Jadi orang jangan serakah, udah ada pacar cantik eehh malah selingkuh. Bajingan lo" ucap bodyguard itu sarkas.


"Apa maksud Lo hah! Tau apa Lo sama hidup gue" bentak Riel.


Riel yang melihat bodyguard itu sudah pergi pun segera mengendarai mobil nya ke rumah Anez walaupun tubuh nya sakit.


Sesampainya di rumah Anez, Riel memencet bel nya tak sabar karena ia sudah hampir kehilangan kesadaran.


Ceklek


"Siapa sih.. astagaa Riell kamu kenapaa" ucap Anez khawatir lalu memapah tubuh Riel ke rumah nya.


Anez lalu menidurkan Riel di sofa nya lalu bergegas mencari obat untuk mengobati luka nya.


"Kamu kenapa Riel? Kamu berantem? Sama siapa? Sini bentar aku obatin" ucap Anez sambil mengobati luka Riel. Riel yang kala itu setengah sadar pusing mendengar banyak pertanyaan dari Anez.


"Kamu kok diem aja, jawab pertanyaan aku sayang" ucap Anez mengguncang tubuh Riel.


"Aww, sakit Nez badan aku" ucap Riel. Anez yang mendengar itu pun melepaskan tangannya dan meminta maaf.


"Jawab pertanyaan aku mangkanya" ucap Anez tak sabar.


"Nanti dulu aku pusing" ucap Riel pelan lalu ia tertidur. Anez yang melihat itu kesal tetapi ia tetap mengobati luka pada tubuh Riel.


Siang harinya, Riel membuka mata nya dan mendapati ia sedang tiduran di sofa.


"Akhh, kenapa badan gue sakit semua yah. Oh iya tadi pagi kan gue di pukulin" ucap Riel lalu duduk di sofa tersebut sambil memejamkan mata nya untuk meredakan pusing nya.


"Aahh sayang kamu udah sadar, jawab pertanyaan aku yang tadi" ucap Anez duduk di samping Riel meminta penjelasan.


"Aku juga gak tau siapa yang mukulin aku, cuma aku tau nya mereka di suruh sama orang" ucap Riel.

__ADS_1


"Hah? Siapa yang berani nyelakain kamu. Terus kamu udah minta kasih tau orang tua kamu masalah ini biar mereka minta cariin pelaku nya" ucap Anez.


"Belum, aku juga kan tadi pagi langsung ke sini mau jemput kamu tapi di tengah jalan di cegat dan gak sempet hubungin orang tua aku" ucap Riel.


"Ya udah nanti kamu jangan sampe lupa minta cariin pelakunya okeyy. Kasian pacar Anez ini liat geh muka nya lebam lebam gini" ucap Anez manja sambil menunjuk-nunjuk luka di wajah Riel.


"Iya sayang nanti aku minta cari pelakunya, oh iya kamu dah makan belum?" Tanya Riel.


"Belum aku nungguin kamu, kita pesen makanan aja yah" ucap Anez lalu di angguki Riel.


Setelah hari pertama Riel di pukuli oleh bodyguard itu, di hari berikutnya Riel terus di pukuli terus menerus sampai seminggu.


Pas genap seminggu, besok nya Riel masuk sekolah dan di hari pertama ia masuk Riel mendapatkan pukulan lagi dari Max.


Flasback Off


Setelah menepis perasaan bersalahnya nya, Riel mengobati luka yang di dapat nya lagi.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung..

__ADS_1


...Segini dulu yah untuk chapter ini, lumayan panjang kan. Nanti bakal aku usahain lagi yah untuk selalu update chapter selanjutnya walaupun nanti gak setiap hari aku update nya.....


...~Salam Ar...


__ADS_2