AERILYN (END)

AERILYN (END)
55. Penyesalan


__ADS_3

...Penyesalan itu memang adanya di akhir jika duluan itu yang ada namanya pendaftaran...


...~Ar...


-


-


Saat ini Vier sedang menunggu pesawat untuk take off sebentar lagi. Ia sudah mengabari Alex dan Regan kalau ia ingin kuliah di luar negeri.


Sebenarnya orang tuanya, Alex dan Regan ingin mengantar nya ke bandara tetapi di tolak oleh Vier dengan alasan tidak mau khawatir.


Tetapi saat ini ia sedang memikirkan perkataan Riel semalam yang membuat ia heran dengan perilaku Riel adiknya itu.


Flashback On


Setelah Vier meminta izin kepada orang tua nya, ia berbincang-bincang sedikit dengan Mama Papa nya karena ia jarang sekali berbincang dengan mereka dan untuk melepas Vier yang akan pergi.


Karena hari sudah hampir tengah malam, Mama Papa nya tidur duluan dan meninggalkan Vier seorang diri di ruang keluarga.


"Kak gue minta maaf" ucap seseorang tiba-tiba. Vier yang mendengar itu pun langsung mencari suara seseorang itu dan mendapati Riel dengan mata yang seperti habis menangis.


"Untuk apa?" Tanya Vier heran.


"Untuk semua yang telah gue lakuin terutama untuk Aeril" ucap Riel dengan suara bergetar.


"Kenapa Lo minta maaf ke gue bukan ke dia nya secara langsung" ucap Vier sinis.


"Gue gak tau Aeril dimana sekarang. Tapi gue tau Lo bakalan nyari dia kan kak" ucap Riel mengagetkan Vier dengan ucapannya itu.


"Lo gak usah kaget gitu, gue udah tau semua nya. Lo suka kan sama Aeril kak" ucap Riel lagi lagi ucapannya mengagetkan Vier.


"Maafin gue kak karena gue dahuluin Lo dan sekarang malah nyakitin dia. Gue sadar selama ini yang gue lakuin ke Aeril itu nyakitin perasaan dia. Memang gue laki-laki bodoh yang udah sia-sia-in cewe setulus Aeril. Makadari itu gue gak pantes dicintai oleh dia lagi. Tapi gue tau Lo kak, Lo tulus mencintai Aeril sampe saat ini. Gue minta maaf kak, seandainya gue gak dahuluin Lo untuk pacaran sama Aeril dan Aeril gak bakalan kecelakaan dan di bawa pergi sama sepupu nya. Gue minta maaf, dan untuk Lo kak kalo Lo udah ketemu sama Aeril tolong bilangin ke dia maafin gue untuk semua yang udah gue perbuat ke dia. Gue tau Lo bakalan ketemu Aeril makanya gue bilang kayagini ke Lo. Gue berharap Lo jagain dia yah kak jangan kaya gue cuma bisanya nyakitin dia. Dan satu hal lagi yang mau gue omongin ke Lo kak, jaga diri baik-baik di sana dan semoga cepet ketemu sama dia" ucap Riel dengan mata berkaca-kaca dan lalu pergi meninggalkan Vier yang masih mencerna ucapan Riel.

__ADS_1


Flashback Off


Sebelum itu,


Riel yang semalam mendapatkan pesan dari seseorang yang tidak di kenal nya.


----------------------------------


From: +62**********


Datang sekarang di bar xxx. Jika tidak datang jangan menyesal di kemudian hari.


----------------------------------


Begitulah kira-kira isi pesan tersebut membuat Riel penasaran dengan pesan itu dan ia datang menuju bar tempat di beritahukan nya oleh pesan tersebut.


"Di sini kayanya bar nya, tapi ngapain yah gue di suruh ke sini. Aihh bodoamat lah gue masuk dulu" monolog Riel saat sampai di depan bar itu.


----------------------------------


From: +62***********


Masuk ke ruangan VIP 3.


----------------------------------


Riel pun mengikuti petunjuk pesan itu sampai di depan ruang VIP 3. Ia ingin masuk tetapi mendengar suara yang sangat di kenal nya. Jadi ia urungkan niat tersebut dan mendengarkan suaranya.


"Hahahahaaa bodoh bener memang Riel itu sangat mudah untuk di tipu dan meninggalkan Aeril demi aku. Dan untuk kedua kalinya aku merebut pacarnya. Liat sayang bentar lagi aku akan masuk ke dalam keluarga Vasco dan mendapatkan harta nya dengan begitu kita akan kaya" ucap suara perempuan di balik ruangan VIP 3.


"Benar sekali sayang, memang kamu itu pacar yang pintar. Tapi aku gak mau kamu terus-terusan mesra sama Riel itu sedangkan denganku kamu jarang sekali mesranya" ucap suara sang lelaki di balik ruangan VIP 3.


"Tapi kalo gak kayagitu Riel ntar curiga, aku gak mau rencana yang kita bikin susah-susah hancur begitu aja cuma gara-gara kamu" ucap perempuan itu.

__ADS_1


"Iya iya, tapi aku mau itu boleh yah untuk nebus kehadiran kamu sama aku" ucap lelaki itu terdengar genit.


"Apa sih yang gak buat kamu mah" ucap perempuan itu.


Riel yang mendengar dari luar ruangan itu pun geram mendengarnya.


Tidak ia sangka selama ini pacarnya Anez yang selama ini ia cintai mengkhianatinya. Dan Aeril yang tulus mencintai nya ia tinggalkan.


"Bodoh bener Lo Riel, memang Lo laki-laki bodoh di dunia ini. Demi Anez Lo tinggalin Aeril yang udah tulus sama Lo. Hikss.. bodoh Lo, gue benci diri gue sendiri. Maafin gue Ril, memang gue gak pantes buat dicintai oleh Lo Ril. Gua pecundang maafin gue hikss.. udah buat Lo koma dan ninggalin ortu Lo maafin gue" ucap Riel setelah keluar dari bar itu dan menjalankan mobil nya dengan kecepatan tinggi.


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung..


...Maaf yah kalo feel nya gak dapet....


...Aku juga pengen banget feel nya itu sampe ke kalian....


...Aku bener-bener minta maaf, nanti aku akan coba buat yang feel nya kerasa...


...~Salam Ar...

__ADS_1


__ADS_2