Aku Istrimu Bukan Pengasuh Ibumu

Aku Istrimu Bukan Pengasuh Ibumu
Keadaan Indra


__ADS_3

Braaakkk....


Kecelakaan itupun terjadi. Indra yang tidak fokus mengemudi harus rela saat mobilnya di cium mobil lain yang melaju cukup kencang hingga beberapa meter. Dan membuat body mobil bagian samping pengemudi ringsek.


Para warga sekitar yang melihat kejadian itu segera menolong dan mengeluarkan Indra dari dalam mobil. Ada pula yang memanggil polisi dan ambulan, agar Indra segera mendapat pertolongan. Sedangkan indra sendiri, dia sudah tidak sadarkan diri dengan luka di kepala dan beberapa bagian tubuh.


Polisi yang datang segera mencari tanda pengenal Indra dan ponselnya agar dapat menghubungi pihak keluarga, dan mengamankan barang-barang berharga miliknya. Setelah itu mereka baru membawa Indra ke rumah sakit.


Dalam perjalanan salah satu anggota kepolisian, segera menghubungi keluarga Indra agar segera menyusul ke rumah sakit. Mereka bingung saat melihat nama kontak Istri 1 dan istri 2. Apakah pria itu memiliki dua istri. Pikir polisi itu bersama rekannya. Akhirnya mereka memutuskan untuk menghubungi nomor kedua istri Indra.


"Hallo," sapa lembut wanita di seberang telpon


"Hallo selamat siang. Kami dari kepolisian, apakah benar ini istri pertama pak Indra? "


Ema yang mendapat telpon dari kepolisian pun langsung pucat dengan bibir bergetar.


"Be... benar pak? ada apa ya? " tanya Ema gugup.


"Kami ingin memberitahukan kepada anda kalau Pak Indra mengalami kecelakaan. Saat ini beliau akan kami bawa ke rumah sakit terdekat yaitu Davis Hospital. Tolong anda segera kemari. Kami tunggu. "


Mendengar kabar itu langsung membuat kaki Ema lemas, dan dia langsung menangis. Rekan dan atasan Ema yang melihat itupun segera menanyakan apa yang terjadi pada Ema


"Ada apa Em, telpon dari siapa?" tanya atasan Ema


"Saya dapat telpon dari kepolisian, katanya suami saya kecelakaan dan sekarang di bawa ke Davis Hospital pak. "


"Tenanglah Ema. Apa kau yakin itu telpon dari polisi, takutnya itu penipuan, Ema. Jangan gegabah dulu" kata Aldi atasan Ema.


"Benar, Em. coba kamu pastikan dulu. Takutnya penipuan. Coba kamu telpon suami kamu dulu. " kata Lisa temannya.


Ema segera menghapus air matanya. Benar kata mereka berdua. Saat ini banyak penipuan, sebaiknya Ema pastikan dulu kepada Indra. Jangan gegabah.


Ema langsung menghubungi nomor pensel suaminya. Panggilan pertama tidak di angkat, makin cemas saja perasaan Ema. Namun pada panggilan ke dua, ada yang menjawab telponnya namun bukan indra yang menyapanya melainkam suara lembut seorang wanita yang sedang panik.

__ADS_1


"Hallo." sapa wanita itu dari seberang telepon.


"Maaf, ini siapa ya. Mas Indra nya kemana. "


"Maaf sebelumnya, saya seorang perawat ibu, dan tuan Indra menjadi korban kecelakaan . Saat ini kami berada di dalam mobil ambulan menuju Rumah sakit. "


Ema kembali lemas. Ternyata yang dikatakan penelpon tadi benar. Kalau suaminya sedang mengalami kecelakaan. Dia langsung bersiap, dan meminta ijin kepada Bosnya untuk ijin tidak masuk kerja selama beberapa hari. Bos Ema pun memberi ijin karena alasan Ema kuat dan dia juga mendengar sendiri saat tadi Ema bertelponan karena ponsel sengaja di loudspeaker oleh Ema.


Segera Ema pergi menuju rumah sakit dengan menaiki ojol yang sedang mangkal di depan tempatnya bekerja. Sebelum menaiki ojek, Ema juga mendapat telpon dari Fia kalau dia mendapat telpon dari kepolisian tentang kejadian yang dialami Indra. Ema mangatakan kalau dia akan kerumah sakit sekarang.


Fia sendiri di rumah juga merasa panik setelah mendapat telpon. Dia segera bersiap ke rumah sakit, namun ibu mertuanya juga ingin ikut, karena ingin tahu keadaan Indra. Jadi dengan terpaksa Fia menyuruh ibunya untuk naik kursi roda agar perjalanannya cepat.


Kini mereka berdua sudah bersiap dan hanya menunggu taksi online yang Fia pesan. Dengan bantuan Sopir, Bu Gayatri sudah berada di mobil sekarang dan mereka akhirnya berangkat ke rumah sakit. Didalam mobil tak henti-hentinga Bu Gayatri terus menangis, dia sangat khawatir dengan keadaan Indra takut terjadi sesuatu yang buruk kepada anaknya itu.


Ema datang lebih dulu di rumah sakit dan segera mencari tahu dimana Indra sekarang berada dibagian informasi.


"Maaf pasien atas nama Indra, korban kecelakaan dimana, sus" tanya Ema kepada petugas yang berjaga.


Ema segera berlari ke ruang UGD dan segera mencari informasi tentang suaminya. Disana dia melihat ada beberapa polisi yang sedang merbicara dengan dokter. Ema segera bertanya kepada mereka tentang keadaan suaminya.


Dokter menjelaskan kepada Ema apa yang terjadi pada Indra, "Saat ini Pak Idra masih tidak sadarkan diri, bu. Beliau mengalami benturan di kepala. Dan beberapa tulang kakinya patah. Kami menunggu pihak keluarga untuk melakukan tindakan operasi kepada Pak Indra. " kata dokter.


Ema menutup mulutnya untuk menahan tangisnya, dia tidak percaya kalau suaminya akan mengalami ini semua. Lalu polisi itupun menceritakan kronologi kejadian. Dimana Indra menerobos lampu merah hingga kecelakaan itu bisa terjadi. Polisi itu lalu memberikan barang berharga milik Indra berupa dompet dan ponsel, ada juga flashdisk yang berada di kantong celana Indra.


Ema terduduk lemas di kursi tunggu. Dia harus menunggu Fia dan ibu mertuanya untuk mengatakan ini semua. Dan meminta persetujuan mereka juga tentang operasi Indra. Tak lama terdengar suara kursi roda yang didorong bersama derap langkah kaki yang mendekatinya. Ema menoleh keasal suara dan itu ternyata Fia yang mendorong kursi roda ibu mertuanya.


"Bagaimana mbak, apa yang terjadi pada mas Indra? " tanya Fia setelah duduk disamping Ema.


Ema lalu menceritakan apa yang terjadi menurut kata dokter dan polisi. Fia dan Gayatri hanya bisa menangis setelah mendengarkan apa yang terjadi pada Indra.


"Sekarang bukan waktunya bersedih. Lalu bagaimana ini, apa kita akan memberi izin kepada dokter untuk mengoperasi mas Indra. " tanya Ema kepada mereka berdua.


"Kita tanyakan berapa biaya oprasi nya dulu, Ema. Dan apabila bisa menggunakan asuransi kesehatan Indra, kita gunakan itu. Bagaimana pun kita harus menyelamatkan Indra. " putus Gayatri.

__ADS_1


Ema mengerti, memang semua orang dirumah itu sudah didaftakan asuransi oleh Indra. Agar meringankan biaya perawatan bila terjadi sesuatu kepada mereka.


"Baiklah kalau begitu, aku akan bicara kepada dokter dulu. "


Setelah bicara dengan dokter, dan ternyata Indra bisa dioperasi dan dirawat menggunkan asuransi yang Indra miliki,. Akhirnya Indrapun segera dioperasi hari itu juga. Rasa cemas mereka rasakan saat menunggu proses operasi yang Indra jalani.


Saat mereka dilanda kecemasan, Tiba-tiba ponsel Indra bergetar. Disana tertera nama Doni, karyawan restorannya. Kening Ema mengernyit saat mendapat telpon dari Doni. Dia lalu mengangkat telpon itu, ingin tahu untuk apa Doni menghubunginya.


"Hallo, ada apa Don. " tanya Ema.


Fia dan bu Gayatri menoleh kearah Ema saat Ema sedang mengangkat panggilan.


"Maaf Ini siapa? " tanya Doni yang memang tidak begitu mengenal Ema.


"Aku Ema, istri mas Indra ada apa? "


"Oh, maaf Bu. Saya mau tanya, Pak Indra kemana ya? dari tadi kok belum kembali, apa sudah lapor ke kantor polisi? " tanya Doni bertubi-tubi.


Ema mengernyit heran, kenapa Indra harus ke kantor polisi. Sebenarnya apa yang tejadi.


"Untuk apa mas Indra ke kantor polisi, Don. Kamu bisa jelaskan ke saya? " tanya Ema meminta penjelasan.


Akhirnya Doni menjelaskan kejadian yang terjadi pagi tadi diruangan Indra. Tentang uang yang di curi dan Indra yang akan melapor ke polisi. Tapi tidak segera kembali ke restoran.


"Nanti saya yang akan ke restoran, Don. Dan menjelaskan apa yang terjadi kepada kalian. " Ema lalu menutup telponnya.


Tubuh Ema semakin lemas setelah mendengar kejadian yang terjadi di restoran hingga membuat suaminya seperti ini. Fia dan Gayatri yang penasaran pun segera bertanya kepada Ema, tentang apa yang terjadi. Dan Ema menjelaskan kepada mereka berdua kejadian di restoran tadi dengan tatapan kosong.


"Ya, Tuhan. Kenapa jadi seperti ini? Jadi Indra mengalami kecelakaan saat hendak ke kantor polisi? " pekik bu Gayatri lalu menangis.


Mereka bertiga menangis bersama dengan kejadian yang menimpa sosok pria yang menjadi tulang punggung mereka.


Kenapa ini bisa terjadi?

__ADS_1


__ADS_2