Aku Istrimu Bukan Pengasuh Ibumu

Aku Istrimu Bukan Pengasuh Ibumu
Menerima Ema


__ADS_3

Ema pulang bersama Bu Gayatri setelah memastikan Fia dapat menjaga Indra dengan baik dan dia juga akan baik-baik saja di sana. Namun mereka berdua tidak langsung pulang ke rumah, tapi mampir ke resto sebentar untuk mengecek keadaan disana. Dan memberikan penjelasan kepada mereka tentang keadaan Indra saat ini.


Ema segera membantu ibu mertuanya duduk dikursi roda, dan mendorongnya masuk ke dalam Resto. Dia lalu membawa ibu mertuanya masuk ke dalam ruangan Indra yang sudah dibersihkan. Dan meminta ijin meninggalkannya disana karena dia harus mengecek keuangan yang diterima hari ini. Gayatri hanya menurut, karena dia memang tidak bisa berbuat apa-apa saat ini dan hanya bisa mengandalkan kedua menantunya.


Ema segera menuju kasir dan berbicara dengan petugas kasir lalu mengecek hasil penjualan dan pendapatan hari ini. Dia tidak mau kecolongan lagi seperti Indra kemarin. Dia akan menyimpan baik-baik uangnya dan akan memberikan kepada Indra nanti saat keadaan Indra sudah lebih baik.


Restoran akhirnya tutup seperti biasa pukul sepuluh malam. Ema segera mengumpulkan para pegawainya, karena ada yang ingin ia sampaikan kepada kepada semuanya. Dia duduk bersama bu Gayatri disampingnya. Dan memulai obrolan.


"Selamat malam, maaf meminta waktunya sebentar. Yang belum tahu saya, saya adalah Ema istri pak Indra dan di sebelah saya adalah bu Gayatri, ibu dari mas Indra. Kami berdua disini ingin menyampaikan sesuatu kepada kalian semua. Mungkin dalam beberapa hari kedepan atau sampai batas waktu tertentu, mas Indra tidak dapat bekerja karena dia mengalami kecelakaan tadi pagi. "


Semua karyawan terkejut mendengar kabar dari Ema. Mereka tidak menyangka kalau ternyata Indra mengalami kecelakaan . Dan mereka baru mengetahuinya malam ini .


Jadi mulai besok , saya yang akan menggantikan Mas Indra untuk datang ke restoran ini . Dan saya pastikan gaji kalian akan tetap dibayarkan seperti biasa . Oleh karena itu ,Saya mau minta bantuan kalian agar mau bekerja sama dengan saya . Agar restoran ini bisa berjalan seperti biasanya sama seperti saat Mas Indra saat berada di sini . Kami juga Minta doanya , agar Mas Indra segera sembuh dan orang yang telah mencuri uang kita semua dapat segera tertangkap ." Kata-kata Ema menjelaskan.


Kini semua orang mengangguk mengerti , dengan kehadiran Ema di restoran mereka . Dan mereka juga berjanji akan bekerja sama dengan baik , seperti saat mereka bekerja sama dengan Indra . Karena hidup mereka juga bergantung pada penghasilan restoran ini.


"Baiklah kalau begitu ,ini sudah malam kalian boleh kembali ke rumah masing-masing . Dan jangan lupa besok , kalian tetap bekerja seperti biasa . Saya akan datang pagi untuk mengecek apa saja yang kurang di restoran ini . Sebelumnya saya ucapkan terima kasih karena kalian mau menerima saya menggantikan Mas Indra ." ujar Ema sebelum mengakhiri pertemuannya dengan para karyawan malam ini.


Setelah itu mereka segera kembali ke rumah masing-masing, begitu juga Ema. Kali ini Ema yang akan membuka dan menutup restoran. Tidak ada kunci dititip kan lagi. Lebih baik, sekarang percaya pada diri sendiri daripada percaya pada orang lain.

__ADS_1


Ema dan Bu Gayatri segera memesan taksi online dan segera pulang ke rumah. Sesampainya di rumah Ema segera membawa ibu mertuanya ke kamar, saat ditanya apakah ibunya itu butuh bantuan Gayatri menggeleng. Setelah dipastikan mertuanya baik-baik saja, Ema segera masuk ke kamar dan membersihkan diri.


Lelah ia rasakan setelah berputar-putar selama seharian kesana kemari. Setelah dirasa cukup membersihkan diri, Ema segera mengganti pakaian dan merebahkan diri atas tempat tidur yang sejak memanggilnya untuk segera terlelap.


Gayatri yang belum tidur keluar dari kamarnya dan melihat keadaan Ema dikamarnya. Hatinya merasa tersentuh, karena ternyata menantu dan istri yang selama ini ia dan dan Indra sia-siakan ternyata sangat bertanggungjawab disaat seperti ini. Bahkan dia tidak pernah sekalipun mengatakan kata perpisahan dari mulut Indra selama ini meskipun sikap Indra tidak pernah baik kepadanya . Apa Ema benar-benar sangat mencintai Indra?


Gayatri segera mengusap air matanya dan kembali kekamarnya. Dia berjanji dalam hati kalau mulai sekarang dia akan menerima Ema, tidak peduli dengan masa lalunya yang sudah menghacurkan rumah tangga Indra dengan Hana.


Pagi Harinya, Ema yang merasa sangat lelah bangun kesiangan. Dia lupa memasang alarm pagi ini dan segera membersihkan dirinya. Dia harus memasak dan membersihkan rumah. seperti biasa. Karena rumah jika tidak dibersihkan sehari saja pasti akan sangat berdebu.


Saat keluar kamar, Ema mencium aroma masakan yang menggugah selera. Dia berfikir siapa yang masak pagi ini, bukankah Fia ada dirumah sakit. Ema segera menuju dapur. Dan dilihatnya ibu mertuanya tengah memasak dengan gerakan sebisanya. Ema segera mendekat dan melarang ibu mertuanya itu untuk memasak. karena takut jika terjadi sesuatu dengannya, maka dia yang akan disalahkan.


Namun Gayatri segera melaranganya. "Jangan. Kamu sapu saja rumahnya Ema. Biar ibu yang masak, ibu masih bisa masak kok. ini sudah hampir selesai. "


Ema tidak bisa membantah, akhirnya dia melakukan apa yang diperintahkan ibu mertuanya yaitu menyapu.


"Tidak usah di pel, Ema. Nanti kamu terlambat ke restoran. Cukup disapu saja. " kata Bu Gayatri.


Ema menurut, dan segera membersihkan rumahnya, setelah itu mencuci pakaian kotornya.

__ADS_1


"Hari ini kamu ke restoran?" tanya Gayatri saat mereka berdua sedang sarapan.


"Iya bu, aku harus berangkat lebih awal, karena aku yang harus membuka resto. Setelah melihat kerja karyawan, aku nanti ke rumah sakit. Aku ingin bertemu seseorang yang mengerti hukum disana. Karena aku ingin berkonsultasi kepadanya tentang kejadian yang menimpa restoran kita." ujar Ema jujur, tanpa menyebut nama Hana disana.


"Baiklah, lakukan yang terbaik. Ibu percaya padamu. Dan mulai sekarang kalau ada apa-apa, kamu tidak perlu sungkan untuk mengatakan kepada Ibu. " kata Gayatri sambil menggenggam tangan Ema.


"Ibu minta maaf jika selama ini ibu terlalu acuh kepadamu. Karena kemarahan ibu tentang masalalu mu. Sekarang, mata ibu sudah terbuka. Kau sudah berubah dan bukan lagi Ema yang dulu. Maafkan ibu, dan mulai sekarang anggap ibu sebagai ibumu sendiri. " ujar Gayatri penuh penyesalan.


Mendengar ungkapan hati Gayatri membuat wajah Ema berbinar, dan matanya sudah memanas. Ternyata kini kesabarannya membuahkan hasil. Ibu mertuanya kini mau menerima sebagai menantu, menantu dalam arti yang sebenarnya bukan hanya status menantu seperti yang dia sandang selama ini. Sudah cukup hanya ini yang dia minta, menjadi istri Indra dan menjadi menantu di rumah ini.


Ema langsung memeluk tubuh tua Gayatri dan menangis disana. Sungguh, tidak ada kebahagiaan lain lagi saat ini yang Ema rasakan.


Ema akan pergi ke restoran hari ini. Tapi dia bingung dengan ibu mertuanya, apakah akan tinggal dirumah atau ke rumah sakit. Namun, Gayatri mengatakan kalau dia ingin dirumah saja hari ini. Mungkin besok dia akan ke rumah sakit melihat keadaan Indra bersama Fia.


"Ya sudah kalau begitu, aku pergi dulu bu. Nanti aku suruh Fia pulang agar istirahat di rumah. "


Ema segera berangkat ke resto untuk melihat aktivitas resto selama beberapa jam. Setelah itu dia langsung ke rumah sakit untuk bergantian dengan Fia untuk menjaga indra.


Saat sampai di rumah sakit, Ema tidak langsung ke ruangan Indra, tapi dia pergi ke kamar Hana untuk melihat keadaan Hana dan bayinya juga untuk berkonsultasi dengan Hana tentang masalah yang terjadi di restoran dan tentang keinginannya.

__ADS_1


__ADS_2