Aku Terjerat Cinta Satu Malam

Aku Terjerat Cinta Satu Malam
Hari yang panas


__ADS_3

Fira segera mengganti bajunya. Ia memakai baju sexy pemberian suaminya. Fira tampak imut bak orang jepang menggunakan lingerie itu.


Ia sengaja menyanggul rambutnya menyerupai gulungan kecil agar lehernya yang panjang dan cantik bisa terlihat oleh suaminya. Bahkan Fira berinisiatif menggunakan kaos kaki berjaring yang panjang hingga ke paha agar terlihat makin sexy.


Ia sengaja memancing suaminya agar kemarahannya mereda. Menurutnya hari ini akan terasa panas. Fira yang mungil terlihat menawan, sexy dan sangat cantik.


Fira keluar dari kamar ganti Ruangan khusus yang menyimpan seluruh perlengkapan baju, tas, sepatu dan aksesoris lainnya. Ruangan itu terhubung dengan kamar Batista dan Fira agar tak kerepotan saat memilih baju.


Saat Fira memasuki kamar, tak terlihat Batista didalam kamar. Fira naik ke ranjang memasang kuda-kudanya dengan membaringkan diri secara menyamping diatas kasur dan menyanggah kepalanya dengan satu tangannya.


Seolah-olah menunggu kedatangan suaminya. Ia sengaja bergaya untuk menaikkan gairah Batista saat melihatnya.


Seketika Fira Andriani melirik beberapa alat yang berada di nakas kecil samping tempat tidur. Beberapa alat seperti penutup mata, ikat pinggang, dan alat bantu **** lainnya. Fira bingung untuk apa alat-alat seperti itu ada di kamar mereka.

__ADS_1


Batista keluar dari kamar mandi. Ia telah melepaskan baju yang tadi dia pakai setelah mandi. Hanya bermodalkan ****** ***** bermerk yang ia pakai.


Tampak erotis seluruh tubuhnya. Perut kotak-kotak yang diperlihatkannya membuat Fira menelan ludahnya dan membuat bulu kuduknya merinding. Batista sangat gagah hari ini.


Terlebih ia sudah berolahraga untuk membuat tubuhnya semakin atletis dan bugar. Batista langsung mengambil penutup mata yang berada di nakas. Senyum simpul yang ditunjukkan Fira membuat Batista tampak bersemangat.


Siap-siap ini akan menjadi hari pembalasanku. batin Batista yang saat ini tengah memasangkan penutup mata pada Fira.


Fira diam terpaku dan pasrah dengan penutup mata yang dipakaikan suaminya. Posisi tidur Fira pun berubah. Ia terlentangkan tubuhnya menghadap keatas langit-langit dengan mata tertutup.


Ikat pinggang itu ia pasangkan pada kedua tangan Fira seolah-olah mengikat tangannya. Fira tak berkutik. Tak bisa mengayunkan tangannya. Posisi tangan Fira berada diatas kepalanya lurus dan terikat.


Batista mendekat ke arah telinga Fira dan berbisik. "Sssttt... saatnya pembalasanku!!" kata Batista.

__ADS_1


Batista menarik tali dibagian pinggang kimono milik Fira. Ia melepaskannya secara perlahan kimono berbahan satin itu. Membiarkan Fira hanya mengenakan gstring dengan branya.


Terlihat perut datar nan sexy milik Fira. Meski jarang berolahraga, perut Fira datar tanpa lemak. Namun ia juga memiliki bokong semok yang alami.


Bahkan dadanya juga berisi dan memang sudah turunan dari ibunya.


"Sayang, kau sendiri bermain tanpa mengajakku?" tanya Fira seakan-akan ia juga ingin dilibatkan.


"Kau diam saja! aku akan meningkatkan gairahmu!" ucap Batista.


Fira menggigit bibir bawahnya. Ia akan menikmati momen hari ini. Suaminya begitu bersemangat karena tak memaafkannya kemarin.


Batista tidur menyamping disebelah Fira. Ia mulai mengelus wajah istrinya dengan jari telunjuknya. Melanjutkan elusannya kearah dada hingga ujung kaki.

__ADS_1


Ia meraba sepasang dada milik istrinya. Sontak hal itu membuat Fira merinding. Gairahnya mulai naik.


Batista mengambil posisi diatas tubuh Fira. Lalu mencium bibir Fira secara lembut sambil meraba dada istrinya dengan kasar. Fira membalas kecupan bibir Batista lebih dalam.


__ADS_2