AKU TULI, BUTA MATA DAN JUGA HATI

AKU TULI, BUTA MATA DAN JUGA HATI
Secarik Tulisan


__ADS_3

Aku, Kenapa harus diriku?


Pertanyaan itu terlontar ketika dunia kurasa mulai mencengkamku, takdir juga sebagai penentu jalan hidupku.


Rasanya aku ingin tertawa puas ketika hanya mampu terdiam dan menerima takdirku.


Aku hanya ingin saling mencintai dan memiliki, apakah seberat itu?

__ADS_1


Aku memanglah seorang pengecut yang hanya bisa berlari, karena cintaku tidak sekuat yang kamu miliki.


Terlalu banyak luka yang aku alami, kesakitan nan pedih yang kumiliki.


Boleh kan kalau aku berhenti? Bisakah kamu juga mengerti?


Gaya hidup kita, adat kita, bahkan keluarga kita terlalu berbeda.

__ADS_1


"Seharusnya kamu mati dinegerimu yang sampah itu."


Ha ha ha kata-kata orangtuamu masih ku ingat meski sudah berapa tahun lamanya. Sepertinya aku akan gila, sayang.


Gila karena aku masih bisa hidup dengan baik disini.


Kata-kata ini aku pendam, menyiksa batinku tanpa pengampunan.

__ADS_1


Kutuang didalam tulisan tak bertuan agar bisa ku ingat ulang dan menjadi pembelajaran.


Aku tak lagi merindukanmu.. Hatiku tak lagi bergetar untukmu..


__ADS_2