Anak Genius Ayahku Sangat Tampan Dan Kaya

Anak Genius Ayahku Sangat Tampan Dan Kaya
eps1.16 Aku Harus Bagaimana


__ADS_3

"Mami pikir kalian hilang lagi!" nafasnya yang terengah-engah, dengan wajah yang memerah keringat membasahi wajah manis nya.


'"Za lihatlah anak-anak ini menghabiskan ratusan juta hanya dengan hitungan menit." menunjukkan kartu hitam itu pada arzana.


"Itu hal yang sangat mudah untuk ayah mereka, bukankah Tuan Reza sangat tidak keberatan?" memandang Reza dan tertawa.


" Benar!! itu bukan hal yang harus di khawatirkan sayang, uang ku uang mereka juga jika kamu ingin ambil satu kartu ini dan pergi berbelanja bersama teman mu, beli apa yang kamu mau." Kata Reza menghapiri citra dan memeluknya dari belakang. Citra yang merasa malu melepaskan pelukannya.


"ehemmm ,,,, jika kalian ingin bermesraan tunggu sampai rumah saja, atau langsung saja pergi ke KUA, jangan di hadapan kami para jomblo dan anak-anak." Sindir arzana pada citra dan Reza, merasa malu citra mencubit sahabatnya itu.


"Bukankah kalian dekat, kenapa tidak kalian yang pergi ke KUA, Wiliyam orang yang baik saat ideal untuk menjadi suami mu." Sahut Citra dengan nada menggoda arzana yang tampak kini telah saling jatuh cita pada Wiliyam. Wiliyam pun hanya diam tampak wajahnya tersipu malu, Reza yang melihat pemandangan itu pun ikut tersenyum menyindir asistennya itu.


"Akhirnya ibu dan ayah bisa bersama." Jhonson dan Jhonatan yang saling berpelukan.


"Hei ibu belum mengatakan jika ibu setuju untuk bersama ayah kalian." Jawab citra sambil mencubit hidung kedua putranya.


"Ayah sepertinya kamu harus lebih berusaha lebih keras lagi, sebelum hati ibuku di rebut laki-laki lain." Jhonson memberi saran pada ayahnya, memberi isyarat dengan Mataya.

__ADS_1


Mereka hanyut dalam kebahagiaan. Semua tertawa dan bercanda di dalam ruangan, Lain halnya di lobi lantai bawah perusahaan terjadi keributan saat RENATA datang.


Bermaksud membawakan makan siang untuk Reza, petugas keamanan pun menghalangi nlangkahnya.


"Maf nona, kami tidak bisa mengizinkan nona masuk jika ingin bertemu dengan president kami harus membuat janji terlebih dahulu." Kata salah satu petugas resepsionis itu.


"Kalian tidak tahu siapa saya? Aku ini tunangan dari atasan kalian. Jika kalian menghalangi ku jangan salahkan keadaan jika nanti saya meminta Reza untuk memecat kalian!" Berbicara dengan nada yang begitu sombong.


"Tunangan! nona jika ingin bercanda jangan keterlaluan nanti akan merugikan diri sendiri." Jawab petugas singkat


"Maksud kalian apa?" Semakin tinggi nada bicara Renata


"Reza...!!" lengkingan suara Renata mengalihkan pandangannya semua orang, Reza yang mendengar tampak terkejut dari kejauhan. Renata berjalan mendekat dengan cepat mengayunkan tangannya yang ingin menampar citra.


"Apa yang kamu lakukan!!". Reza menangkis tamparan Renata dan melemparkannya jauh.


"Reza,,, aku ini tunangan mu bisa-bisa nya kamu memihak wanita rendah itu, wanita yang hamil di luar nikah!" Nadanya yang marah dan berteriak jarinya yang terus menunjuk wajah citra.

__ADS_1


"Plaaakkk." Tampara dari arzana mendarat tepat di pipi kanan Renata, "Yang pantas disebut wanita murahan itu kamu!" Sahutnya geram dengan tingkat Renata. Wiliyam pun mencoba menghalangi arzana untuk terus menyerang Renata. Citra yang kasihan menutup telinga anak-anak nya agar tidak mendengar kata-kata kasar dari Renata.


"***Entah siapa ayah dari anak-anaknya haram itu...."


"Mereka anak-anakku***!" Belum selesai Renata berkata-kata kasar Reza menyela ucapannya, Renata sangat terkejut dengan pengakuan Reza


"Nggak mungkin mereka anak-anak mu kan za, kamu bohong kan jangan bercanda?" Renata seperti pengemis terus memohon di kaki Reza untuk semubah penjelasan.


"Bukan kemauan ku untuk menikah dengan mu, tapi orang tua kita yang terus mendesaknya aku akan memberikan mereka penjelasan setelah ini, jadi jangan datang lagi atau jangan pernah gangguan lagi kehidupan ku." Reza membawa citra dan anak-anak pergi dari sana, hanya tinggal Renata yang terlihat begitu menyedihkan.


Mengambil ponsel di tasnya, menghubungi seseorang yang dia minta untuk memberikan pelajaran pada citra.


"Banyak wanita di dunia ini, tapi kenapa harus kamu citra dan kenapa aku harus slalu kalah darimu, jika aku tidak bisa memilihnya maka tidak akan ada yang boleh mendapatkan nya."


...****************...


Terimakasih untuk like dan komentar nya

__ADS_1


Ardia sangat berterimakasih atas kritik dan saran dari teman-teman, tetep stay ya tunggu update selanjutnya


🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2