
Menyelesaikan rapat yang begitu menyita waktu dan tenaga membuat semua orang merasa tegang.
Merenggangkan badan "Haaahh..... sepertinya memang aku tidak cocok menjadi pewaris, aku lebih suka mondar-mandir dan berlari di koridor RS...." Kata Jhonson.
Jhonatan berlari ke arah Malda "Uhuk...." tercekik "Kakak...kau membuatku tidak bisa bernafas" Masih terlilit pelukan Jhonatan yang bertubuh kekar.
"Siapa suruh pulang tidak memberikan kabar pada kakakmu ini!"
"Iya...iya... oke Malda salah, sorry.."
Melepaskan pelukannya "Syukurlah adik kakak sudah dewasa sekarang!" mencium kening Malda "Tapi... kenapa ayah dan kakak bahkan tidak terkejut...." Melihat ke arah keduanya "Kalian.....!!!"
Jhonson dan Reza berangkulan pundak dan tertawa.
"Lagi...!!" Jhonatan merasa kesal akan banyak hal yang selalu mereka sembunyikan.
"Kakak tenanglah... aku yang meminta ayah, ibu dan kakak Jhonson merahasiakan kepulangan ku...." Memeluk kakaknya dengan penuh kasih sayang " .....Apa kakak terkejut!"
Jhonatan mengalihkan pandangannya kesal "....." menatap lagi wajah Malda adik yang sangat dia rindukan "tentu saja...!" menggendong adik kecilnya.
"Kakak turunkan aku...!" Panik. Namun Malda merasa sangat bahagia bisa berkumpul lagi dengan mereka keluar kecilnya. "***Ayolah kita pulang... aku merindukan ibu."
"Let's go***....!!" Sahut Jhonatan semangat.
......................
Sampai di rumah Malda langsung berlari, melemparkan heels yang menyiksa kakinya. Malda terlalu bersemangat sepanjang dia menaiki tangga terus memanggil sang ibu.
"Ibu....!"
Citra yang berada di ruang baca pun terkejut mendengar suara nyaring Malda dari bawah. "Malda.....!" keluar dan menghampiri arah suara itu berasal.
Bertemu di ujung tangga mereka pun saling berpelukan, ibu dan anak saling merindukan.
__ADS_1
"Jarang kita kumpul begini, bagaimana kalau kita Adain BBQ !" Kata Jhonson
Jhonatan langsung mengambil kunci mobilnya "Yah benar.. jarang kita kumpul dan libur begini, Sayang ayo belanja sama kakak !" Ajaknya pada Malda
"Siap bisa..!"
"Aku mau tidur...." kata Jhonson
"He pak tua !!" Teriak Jhonatan "***BBQ ini saran mu...!"
"Oke-oke***...!" Jhonson beralih ke dapur menyiapkan segala perlengkapannya bersama bibi rumah.
Reza dan Citra berangkulan, mereka begitu bahagia melihat pemandangan ini. " Terimakasih sudah membawa mereka kembali" Ungkap Citra pada Reza.
Mengecup keningnya "Ini adalah hal yang aku harapkan juga sayang." Mengusap pundak sang istri.
"Apa pengobatan nya akan berjalan baik... aku ingin lebih lama bersama mereka."
"Semua akan baik-baik saja sayang, tenanglah anak-anak akan terus menjagamu disini." Merangkul, memeluk erat istri tercintanya
Citra memeluknya erat, seakan waktu bisa iya hentikan untuk terus seperti ini.
Di balik pintu Jhonson mendengar semua percakapan orangtuanya. Dia menjadi satu-satunya anak yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada ibunya. Mereka merahasiakan ini dari Jhonatan dan Malda.
Menyeka airmata di pipinya "Ibu... aku akan lebih giat belajar dan berusaha menyelamatkan mu..." katanya dalam hati " Ibu... hiduplah lebih lama lagi!" Jhonson pergi ke dapur.
"Den bagus...!" Panggil bibi rumah padanya.
"Iya bi... ada apa ?"
"Bibi sudah selesai menyiapkan semuanya bibi mau izin pulang "
"Oh .. iya bi makasih, hati-hati di jalan."
__ADS_1
"Baik den.."
Jhonson masih terdiam di sudut ruang dapur. Pikirannya terus melayang berantakan.
.........
Diperjalanan menuju supermarket.
"Kenapa pulang mendadak?"
"Ayah dan kakak memintaku kembali sebelum akhir tahun, tapi sepertinya sesuatu terjadi !"
"Apa...!"
"Itulah yang menggangu ku kak, aku merasa ada yang salah pada ibu."
"Heemmm.. benar ibu tiba-tiba meminta kita pulang kerumah dan berkumpul selama ibu belum berangkat ke A.S."
"Sepertinya hanya kak Jhonson yang tahu, mereka sengaja merahasiakan itu dari kita."
"Emmm.... "
Mereka terlalu genius, hal yang coba mereka (Reza, Citra dan Jhonson) rahasiakan masih bisa terdeteksi oleh Malda dan Jhonatan
"Kakak ... bersikaplah seperti biasa seakan semua baik-baik saja. aku yakin ibu ingin melihat kita seperti ini."
"Tentu... kakak juga akan menyelidiki semua ini diam-diam."
...****************...
Bersamaan.....
Ada apa dengan Citra ?
__ADS_1
yuk simak bab bab selanjutnya