Anak Genius Ayahku Sangat Tampan Dan Kaya

Anak Genius Ayahku Sangat Tampan Dan Kaya
eps1.50 Kabar Bahagia dari Citra dan Arzana


__ADS_3

"Citra ....." Berlari kearah istrinya yang telah sadarkan diri, "Aku merindukan mu...!" lalu memeluknya erat.


"*A**ku juga sangat merindukan mu*."


Jawabannya membuat Reza sedikit terkejut,"Citra....!!!"


"Emmmm"


"Kamu mengingat ku?"


"Emmmmm"


"Sungguh...." melepaskan pelukannya, melihat wajah Citra yang berbinar, "Benarkah....? Kamu mengingat ku dan anak-anak, dan semua orang." Citra hanya menganggukkan kepalanya, senyum itu mengembang lagi di wajah mungilnya. Reza kembali memeluknya erat.


"Terimakasih.... terimakasih telah mengingat semua nya.!"


Jhonson ikut menghampiru dan berkata "Ibu... jangan lupakan kami lagi!" Sambil sesenggukan.


Citra meraih Jhonson dan memeluknya, dalam pelukan itu citra berkata,


" Baiklah... ibu berjanji, ibu janji akan jaga kesehatan, dan terus mengingat kalian semua, maafkan ibu mu ini, maaf." Katanya ikut menangis. "***Dimana adik mu?"


"Ibu***....." Berjalan pelan menghampiri ibunya, rasa bahagia, dan tidak percaya bercampur di hati Jhonatan sang bungsu. "Ibu.....!" Melanjutkan langkahnya dengan berlari kecil, lantas memeluk erat sang ibu dan kakak disana.


"Aaahhh... anak ibu... anak ibu sangat sehat dan tampan." Memeluk keduanya dengan nyaman. "Tapi di mana pipi bulat adik, kenapa sekarang berkurang?" Mencubit pipi Jhonatan mencairkan suasana.


"***Ibu... aku ini bukan pipi bulat... aku ini anak ibu yang paling tampan!"

__ADS_1


"Ya...ya...ya... adikku memang yang paling tampan, tapi aku adalah yang paling genius!"


"Kakak... aku genius juga***!"


Mereka saling berdebat seperti dulu lagi, kebiasaan yang hampir saja hilang karna keadaan.


"Oke...oke... anak-anak ibu adalah yang tertampan dan paling genius!" Ucap Citra Abul tersenyum tangannya membelai rambut kedua putranya.


"Bagaimana dengan ku.." Reza ikut nimbrung, memeluk keluarga kecilnya dan berkata lagi " Bukankah aku juga suami paling tampan dan penyayang?" Citra hanya tersenyum melihat tingkah kekanak-kanakan Reza yang iri akan kehangatan anak-anak bersama ibunya.


"Putriku....!!" ucap pak Darwis buru-buru masuk ke ruangan citra, "Syukurlah putriku sadar." Memeluknya dengan gembira.


"Ayah ....!" tangisan bahagia semua orang pecah saat itu juga.


Keluarga pun berkumpul, kebahagiaan hadir setelah mendengar kabar baik dari Citra, termasuk sang ayah pak Darwis.


Arzana, Wiliyam, Nanda, Adinata,Tuan Hutomo, dan Nyonya Micela semua orang berkumpul dan bergembira akan kesehatan citra yang terus membaik,


"Nyonya harus kah arza letakkan bunga ini di meja sudut sana ?"


"Emmm...pilihan yang tepat !" sangat puas dengan pilihan dekorasi yang arzana pilih "Arzana... Nanda ...!"


"Ya nyonya !" Nanda dan Arzana menjawab secara bersamaan, Nyonya Micela tersenyum dari jauh, mereka pun bersama menghampiri Nyonya Micela,


"*Ka**lian yang terbaik*" Kata Nyonya Micela lembut dan memeluk dua perempuan itu "Beruntung nya putriku memiliki sahabat dan kakak yang baik seperti kalian." Tambahnya lagi sambil mengusap kepala dua perempuan itu.


"Kamilah yang beruntung memiliki Citra!" Kata Nanda, "emmm.. dan Citra juga sangat beruntung memiliki ibu mertua yang sangat baik hati seperti Nyonya." Tambah arzana.

__ADS_1


"Baiklah mulut kalian juga sangatlah manis, mulai sekarang panggil aku ibu seperti citra memanggil ku ibu!" Kata Nyonya Micela mengejutkan semua orang. "Nanda adalah anak pertama bagiku karna dia adalah Istri Adinata anak pertama dari keluarga darwis, dan kamu arzana kamu akan menjadi anak perempuan paling bungsu ku sekarang "


Arzana dan Nanda saling pandang, tercengang dengan ucapan Nyonya Micela yang begitu mengejutkan,


"Jangan menolak permintaan ibu...!" Sahut Citra yang baru saja hadir menyadarkan mereka berdua "Ibuku sangat penyayang" Mendekat dan memeluk Nyonya Micela sang ibu mertua idaman semua wanita.


"Te...terimakasih Nyony.... ahh ibu...!" Ucap Nanda berlinang air mata nya, selama ini Nanda memang sangat merindukan sosok sang ibu, lagi Arzana juga sama, mereka bertiga adalah wanita tangguh yang tumbuh tanpa bimbingan seorang ibu.


Beruntungnya mereka yang memiliki kesabaran lebih luas dan hati yang lapang, kini mendapatkan imbalan yang sepadan. "Sepertinya keharuan sudah menyelimuti ruangan ini." Ucapan Tuan Hutomo meleburkan suasana


"Suami ku....!" Berbalik melihat kehadiran Tuan Hutomo, Menghampiri dan memeluk suaminya itu. "***Bukankah ini hebat, kita langsung dapat 3 anak perempuan dan 3 anak laki-laki, sekaligus 4 cucu!"


"4 cucu***...?" Tanya pak Hutomo bingung.


"Ya... yang pertama adalah Jhonson, lalu Jhonatan dan yang paling bungsu adalah Leo. dan nanti akan di tambah lagi si mungil yang ada di perut Arzana!"


Semua orang terkejut dengan ucapan Nyonya Micela, Arzana hamil anak pertamanya bersama Wiliyam.


"Benarkah?" tanya Citra dan Nanda bersamaan.


Arzana hanya tampak malu, pipinya merona menandakan apa yang telah di ucapkan ibu mertua Citra adalah benar.


"Tuhan... semoga kebahagiaan ini selamanya!" Kata Citra dalam hati melihat dan tersenyum pada Arzana, sorot matamya mengungkapkan segalanya.


...****************...


Bersambung....

__ADS_1


Terimakasih yang telah mengikuti cerita author sampai saat ini, tanpa teman-teman cerita author tak akan berarti, terimakasih untuk like komen dan saran teman-teman 🙏🙏🤗🤗


By. ArdiaAna


__ADS_2