Anak Genius Ayahku Sangat Tampan Dan Kaya

Anak Genius Ayahku Sangat Tampan Dan Kaya
Malda Citra Hutomo sang pewaris


__ADS_3

"Malda pulang ...?"


"Emm... pekan depan!"


"Ibu...Ayah... kenapa hanya aku yang tidak tahu!?"


Mereka tertawa melihat tingkah Jhonatan yang merengek di usianya yang sudah menginjak 28thn.


"Ingat lah usiamu!!!" Kata Jhonson


"Sudah-sudah... pekan depan jemput adikmu di bandara."


"Siap ayah ..." sahut Jhonatan bersemangat.


......................


Pagi tiba, rapat dewan direksi dilaksanakan di gedung pencakar langit milik keluarga Reza. Semua jajaran penting hadir, sangat antusias menunggu penerus perusahaan yang Reza kembangkan menjadi begitu sukses.


Tidak ada kandidat lain selain Jhonson, karena Jhonatan telah memiliki perusahaannya sendiri, namun siapa sangka laki-laki rupawan itu masih tetap saja memilih menjadi dokter biasa di RS anak perusahaan milik ayahnya.

__ADS_1


Alih-alih ingin berbangga diri dari gelar tuan muda itu, Jhonson lebih memilih menjadi dokter biasa yang tidak di kenal sebagai tuan muda.


Jhonson secara terang-terangan menolak jabatan ini setelah berdiskusi begitu lama dengan ayahnya "Kita harus memilih pimpinan baru sebelum tuan Reza pensiun!" Pekik seorang dewan direksi. Begitu riuhnya orang-orang tidak sabar menunggu penggantinya.


"Tuan Reza Hutomo sudah menunjuk penerusnya!" Jawab seorang kepercayaan.


Jhonatan dan Jhonson terkejut. Melihat dari arah pintu datang seorang wanita dengan postur tinggi nan ideal, heels merah dengan setelan kantor yang apik, Kacamata hitam melengkapi fashionnya.


Membuka kaca mata "Selamat pagi !" Sapa nya santai melangkah masuk ke ruang rapat, dan duduk tepat di samping sang ayah.



Sang asisten ayah pun memperkenalkan wanita itu "Perkenalkan Beliau adalah nona malda Citra Hutomo Putri bungsu sekaligus putri tunggal dari keluarga besar Hutomo, Pegang saham terbanyak dan pewaris yang sah untuk Hutomo enterprise, Beliau yang di tunjuk langsung oleh Alm. Tuan Hutomo atau kakek nya untuk menggantikan pak direktur Reza Hutomo." Jelas nya panjang.


Jhonson pun ikut tersenyum, melihat adik bungsunya yang bahkan belum genap berusia 2thn kini sudah menjadi pewaris terbaik dengan gelar yang tidak main-main S-3 Harvard University, Siapa yang tidak tahu tentang lulusan Harvard university.


Menjadi mahasiswa S-3 di Harvard Business School, Jurusan yang mengacu pada teori ekonomi, perilaku, psikologis, dan administrasi dalam permasalahan marketing yang dialami oleh perusahaan dan manajemen.


Menjadi mahasiswa di Harvard university bukanlah hal gampang by the way. Kamu harus menempuh sedikitnya 13 semester sampai dianggap patut menyandang gelar doktoral.

__ADS_1


Semua orang ternganga melihat kegeniusan anak-anak pewaris Hutomo group itu. Sepertinya mereka yang ingin menggeser keberadaan Reza dan mereka yang memperebutkan saham telah berkecil hati akan kehadiran satu lagi orang dalam perusahaan yang tidak main-main.


Salah satu dewan pun memberi petisi "Menjadi penerus perusahaan ini haruslah orang-orang yang benar-benar mengerti akan seluk-beluk semua bidang!" Ucapnya yang masih sombong.


Jhonatan pun merasa geram dan ingin menjawab ungkap itu dengan amarah, namun lagi-lagi malda yang cerdas menjawabnya dengan sangat santai.


Malda maju ke hadapan semua orang dan berkata "Terimakasih atas saran anda pak...." Katanya santai ".....Benar sekali, saya sebagai penerus yang sah untuk perusahaan harus menunjuk kan kepantasan diri saya sebagai pewaris. Ayah saya Reza Hutomo selaku penerus kedua dari Hutomo group masih memiliki waktu tidak kurang dari satu tahun. Untuk itu saya Malda Citra Hutomo selagi ayah saya menyelesaikan jabatannya, saya akan memulai karir dari nol dan bapak ibu dewan direksi sekalian bisa menilai apakah saya layak atau tidak."


Setelah sekian lama rapat direksi di adakan, perdebatan yang begitu menguras pikiran dan tenaga akhirnya usai. Dengan kemenangan mutlak pada Malda.


Rapat di bubarkan pukul 16.30


Merenggangkan badan "Sepertinya aku memang lebih cocok mondar-mandir di RS daripada duduk disini seharian!' Kata Jhonson


Jhonatan datang berlari kearah Malda


"Uhuk.... Kaka ...kamu membuatku tidak bisa bernafas!!!" Pekik Malda yang tercekik pelukan Jhonatan.


"Adikku sudah dewasa, bahkan kakak tidak mengenalimu " Masih memeluknya erat....

__ADS_1


...****************...


Bersambung...


__ADS_2