Anak Genius Ayahku Sangat Tampan Dan Kaya

Anak Genius Ayahku Sangat Tampan Dan Kaya
eps1.21 Api yang mulai Membakar nya


__ADS_3

Masih di kantornya citra dan Reza bersama, citra yang merapikan dokumen miliknya terlihat meneteskan air mata.


"Kenapa menangis?" Mendekat dan menghapus air mata di citra "*Jangan bersedih a**ku disini bersamamu, jangan lari atau pergi lagi dari sisiku, apa kamu* mengert!!!"" tambahnya merangkul tubuh mungil itu.


"Hal ini tidak pernah terbayangkan bagiku, ayah dan ibumu sangat menyukai mereka dan bahkan tidak menentang ku, aku hanya wanita dari pemilik kedai kecil yang menjual hotpot, semua kebahagiaan ini seperti tidak nyata, aku takut kebahagiaan ini tidak lama aku sangat takut semua ini akan berlalu dan menjadi kesedihan yang lebih dalam." Mendongak keatas melihat wajah Reza yang begitu teduh menenangkan.


"Aku akan menjagamu, aku akan menjaga kebahagiaan ini untuk selamanya, percayalah pada ku." Citra mengangguk, saling pandang lebih dalam hanyut dalam keharmonisan semakin lama bibir mereka saling mendekat ciuman manis menjadi akhir penenang. Memejamkan mata dan hanyut dalam sentuhan lembut Reza, citra membalas dengan pelukan erat untuk pertama kalinya. Laki-laki yang terasa tidak akan mampu dia gapai kini di hadapannya memeluk dan menciumnya dengan mesra. Dan berjanji akan menjaganya.


Dibalik suasana yang sangat romansa itu


Renta melihat semua yang ada di balik kaca, patah hatinya hancur harapan dan impiannya, semakin menggunung kebencian dan dendam untuk Citra.


Keluar dengan kemarahan yang mendidih di hatinya, memulai aksi balas dendam ya.


"Lalukan rencana hari ini juga pukul 19.00 gedung Hutomo Group." Entah dengan siapa Renata berbicara, rencana ala yang akan dia lakukan. Wajah nya yang manis berubah menjadi iblis. Siap menghancurkan siapa saja yang menghalangi jalannya untuk mencari Nyonya di Hutomo Group.


...........


Waktu menunjukan 18.45 Reza membawa Citra untuk pulang, Reza yang merasa mobilnya terlalu jauh di parkiran basment, meminta Citra untuk menunggu nya di depan gedung saja.


Hari semakin larut di pinggir jalan depan gedung Hutomo Group, 15mnt sudah citra berdiri sendiri menunggu Reza yang sedang mengambil mobil di tempat parkir.


"Ini sangat dingin, kenapa lama sekali?" Citra bertanya-tanya sambil terus menggosok tangannya yang dingin.

__ADS_1


Muncul dari jauh mobil Van hitam yang sangat mencurigakan, saat tiba di hadapan citra, keluar dua orang pria tinggi dengan penuh tato di tangannya, merasa ada yang tidak beres dengan keadaan citra segera berbalik dan berlari menjauh, belum sempat dia melarikan diri, kain yang telah di tambahkan bius membungkam mulutnya, membuat citra tidak dapat berteriak lalu tidak sadarkan diri.


Reza yang melihat citra di gendong seseorang penuh tato di tangannya mempercepat laju mobil tersebut.


"Citra!!!" Teriaknya dari jauh, menginjak pedal gas nya dalam, menyusul Van hitam yang melaju kencang. Klakson terus bersahutan, saling bersenggolan pun terjadi mobil reza yang memiliki body kecil pun kalah dengan Van hitam yg besar itu, sedikit oleng jalannya hampir terguling pulang mobil Reza. Dengan cepat mengimbangi, melaju lagi dengan kecepatan maximal yang dia bisa.


Sedikit lagi mobil BMW miliknya menyusul Van hitam namun di ujung persimpangan jalan melintas mobil truk di depan dan menghalangi mobil Reza, dengan amarah terus membunyikan klakson nya Reza meminta truk melaju dengan cepat menyingkir dari jalan, namun sayang Van hitam yang membawa citra, sudah tidak terlihat.


"Brengsek kemana mereka pergi." Dengan cepat menghubungi Wiliyam. "***Temukan mobil Van hitam dengan plat ****7HB, mereka menculik citra dan membawanya entah kemana!!"


"Baik Tuan***."


Wiliyam sibuk dengan team pencarian, Reza terus berusaha menyusuri jalan yang terlihat tanpa jejak para penculik itu. Teringat dengan anak-anak dia pun segera menghubungi orang tuanya untuk menjaga Jhonson dan Jhonatan.


"Mereka dirumah bersama ayah dan ibumu! ada apa Reza?"


"Jangan biarkan mereka pergi jauh dari pandangan mu ayah, dan perketat keamanan rumah."


"Ada apa ini! Kamu terlihat panik."


"Citra di cilik ayah, saat kami akan pulang seseorang membawanya dengan paksa menggunakan mobi Van hitam***." Mendengar penjelasan Reza tuan Hutomo langsung menambah penjagaan nya, melindungi cucu-cucunya. Saat Tuan Hutomo sangat sibuk mengatur para keamanan dan mereka yang bertugas mencari jejak Citra juga, Jhonson me ada yang tidak beres dengan keadaan diluar.


"Kakek apa terjadi hal yang sangat penting, aku lihat semua orang sangat sibuk."

__ADS_1


"Semua baik-baik nak, bermainlah dengan nenekmu!"


"Kakek, Jhonson sudah dewasa, dari tadi Jake terus menyebut nama ibu, jika ini menyangkut ibu katakan saja, ibuku kenapa?"


"Nak kakek tidak ingin membuatmu sedih nak."


"Kakek aku lebih mengenal ibu dai banding kalian, ceritakan apa yang terjadi!!" Dengan nada yang terus memaksa akhir nya Tuan Hutomo menceritakan tentang apa yang terjadi kepada citra, anak genius itu lekas membawa laptop nya, jemari kecilnya sangat lihai memainkan keyboard nya memasukkan angka uang entah apa itu.


"Ayah mobil Van hitam itu menuju pantai Kemala!" Kata Jhonson pada ayahnya melalui telepon.


"***Darimana kamu tahu?!"


" Aku selalu membuat chip pelacak dan meletakkan semua di barang-barang milik ibu, ayah percayalah mobil itu melaju dengan cepat, jangan sampai terjadi apapun pada ibu, maka aku dan adik tidak akan memaafkan mu***."


Reza melaju dengan kecepatan maksimal menuju pantai kemala(pantai Polda), yang letak nya tidak jauh dari jantung pusat kota Balikpapan.


"Citra kumohon bertahanlah, semoga kamu baik-baik saja. Aku akan membawamu pulang dan kita akan menikah."


...****************...


Terimakasih untuk like dan komentar nya


Ardia sangat berterimakasih atas kritik dan saran dari teman-teman, tetep stay ya tunggu update selanjutnya

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2