Anak Genius Ayahku Sangat Tampan Dan Kaya

Anak Genius Ayahku Sangat Tampan Dan Kaya
eps1.34 Apa yang terjadi Padamu Citra


__ADS_3

Waktu yang di tunggu tiba, Adinata menjemput Reza dan anak-anak di dermaga pinggiran kota. Membawa mereka ke Fila kecil terpencil di sudut kita, tempat dimana Citra berada saat ini.


"Papah....!!" Teriak Jhonatan yang berlari dan melompat dalam pelukannya, Jhonson yang berjalan santai sambil menggandeng tangan ayahnya Reza "Dimana ibu?bawa aku kesana sekarang aku rindu ingin melihat ibu!". Tambah Jhonatan lagi


"Baiklah papa akan membawa kalian pada ibu, tapi ibu masih dalam masa pemulihan jangan buat dia terlalu lelah mengerti...!"


Mereka mengangguk dengan semangat, wajahnya yang terus berbinar membuat kegelisahan di hati Adinata begitu tersirat.


"Halo apa kabar?" Mengulurkan dan berjabat tangan .


"Baik, bagaimana dengan tuan Adinata? dan bagaimana kabar istriku sekarang?!" Tersenyum tipis yang acuh.


"Jangan terlalu percaya diri tuan, bahan anda belum sempat mengurus surat-surat pernikahan itu...!". Tertawa kecil menggoda Reza, pada awalnya anak-anak begitu takut jika ayah dan papa mereka akan bertengkar jika Bertemu satu sama lain, tali situasi ini sangat berbanding terbalik dengan ekspektasi mereka.


"Untuk citra, sejak dia sadar pagi ini, belum sepatah kata keluar dari mulut nya, hanya duduk diam menghadap ke arah jendela, aku bingung harus berbuat apa? maka dari itu aku memintamu dan anak-anak datang."


Reza dan Adinata saling bertukar informasi, mengobrol dengan asik hingga mereka lupa bahwa ada iblis kecil yang duduk di bagian belakang mobilnya itu.


"Ayah... tambah kecepatan laju mobil ini, bahkan mobil ini tidak lebih lambat dengan siput ." Celoteh Jhonatan tidak sabar.


"Sudah tidak sabar bertemu ibu ya? jangan marah jalan ini sulit di lalui jika menambah kecepatan akan berbahaya." Jawab adinata menghibur anak-anak.

__ADS_1


"Baiklah....." Sahut Jhonatan kecewa.


30mnt berlalu, akhirnya mereka sampai ditempat Citra berada. Begitu terlihat bahagia wajah anak-anak, bertemu dengan ibu yang telah beberapa hari tidak mereka jumpai.


"Apa aku sudah terlihat tampan....." Merapika baju nya "Kita haru terlihat tampan dan sehat jika bertemu ibu bukan begitu adik?!" Menepuk pundak Jhonatan.


"Anak-anak sudah sangat tidak sabar...." Kata Adinata.


"Maklum saja, mereka sudah sangat lama tidak bertemu bidadari." tersenyum semringah juga terpancar dari wajahnya. Tinggal beberapa langkah lagi mereka akan saling bertemu.


Dibalik jendela kamarnya, Citra memandang mereka dari kejauhan. Melihat tawa lincah dari anak-anak dan senyuman yang begitu cerah dari wajah Reza, Datar.... itulah ekspresi yang terus di tunjukan citra dari balik jendela.


Tidak terlihat bahagia sedikitpun, rasa bahagia dari wajah citra, tatapan kosong melihat sekitarnya, masih terdiam di kursi roda miliknya. Reza dan Jhonson dan Jhonatan pun datang, kaki kecil nya berlari di sepanjang rumah rumah besar itu dan langsung memeluk tubuh Citra yang kaku begitu mereka melihatnya.


Pandangan mata citra hanya tertuju pada adinata, mulutnya terbuka dan berkata...


"Tuan, siapa mereka.......!!!?" Hanya bisa terdiam di pelukan mereka bertiga, Reza lekas melepaskan pelukannya, matanya terbelalak menatap citra, dan menoleh ke arah Adinata.


"Citra... ini aku Reza, suamimu...." Memegang kedua pundak citra menatapnya tajam. "Mereka anak-anak kita!". Suaranya gemetar.


Citra hanya menatap Adinata, meminta pertolongan, wajahnya yang begitu kebingungan, matanya yang tergenang air matanya hampir menetes ketakutan.

__ADS_1


"Citra, Dia suamimu.... dan anak-anak ini adala putra mu yang genius ." Memegang kepala citra mengusap pipinya yang merona, meyakinkan bapa yang di katakan Reza benar.


"Jika mereka anak-anak ku, kalau pria ini suamiku..." Melepaskan tangan Adinata "lalu siapa kamu?... kenapa dirimu yang kulihat pertama kali saat aku membuka mata." Citra samakin bingung dengan apa yang terjadi.


...~Flashback on~...


Saat dimana Citra pertama kali membuka mata.


"aishhh.... kenapa kepalaku sangat sakit, dimana ini?" Bangun dan melihat Adinata tertidur disebelah ranjangnya, Seketika tangan citra ingin menyentuh kepalanya, namun terhenti karna dia tersadar, jangankan orang yang tertidur di sisinya, dengan dirinya sendiri pun dia lupa, siapa namanya, darimana dia berasa? kenapa dia terbangun di tempat seperti ini . "Akan lebih aman jika aku mencari tahu situasi saat ini terlebih dahulu." Saat citra asik dengan fikiran nya, Adinata terbangun dari tidurnya. "Syukurlah kamu sudah bangun, istirahat lah dulu, besok jika kamu sudah lebih baik akan ku bawa kamu menemui seseorang yang penting bagi hidupmu.". Jelas Adinata, Citra hanya terdiam bisu mencerna kalimat dari Adinata.."Penting.... dalam hidupku! siapa? jika dia bukan yang terpenting untukku kenapa dia tidur sepanjang malam di sisiku?" Hatinya terus bergejolak kebingungan mendengar kalimat itu. "Sudahlah kita lihat esok apa yang akan terjadi, siapa yang akan ku temui ." Menutup matanya kembali.


......~Flashback off~......


"Cerita ini terlalu panjang untuk ku ceritakan, biarkan suamimu bercerita tentang sumuanya ..." Membelai rambut citra yang terurai. "dan aku adalah kakak terbaikmu, kita tumbuh bersama memang tugasku untuk menjagamu..." Senyum tipis terlukis diwajahnya yang rupawan.


"Ibu..... teganya ibu melupakan ku dan kakak...." ujar Jhonatan air matanya telah membanjiri pipi, bersama dengan Jhonson Nyang memeluknya....


"ibu.... jangan lupakan kami..." Memeluk kaki citra dengan erat "Aku janji akan lebih patuh pada kakak dan ibu..." Menyeka air matanya "Aku juga akan sangat patuh pada ayah, aku tidak akan cengeng lagi Jhonatan akan jadi anak kuat untuk menjaga ibu...".


"***Ibu......"


...****************...

__ADS_1


Terimakasih untuk para pembaca 🙏🙏


yuk ikuti kelanjutan ceritanya bagaimana dengan Citra dan anak-anaknya***...


__ADS_2