Antara Aku & Kakak

Antara Aku & Kakak
Series 2, bab 44


__ADS_3

Mery berjalan menuju pangkalan taksi yang jaraknya tidak jauh dari bandara, seketika Anton menelan ludahnya karena ia berpikir bahwa Mery benar-benar akan ikut bersamanya.


"Kenapa datang ke sini?" tanya Anton bingung.


"Kalian mau mengantarkan Aku bukan?" tanya balik Mery menatap lamat-lamat.


"Heh, gini yah. Maksudku kau ikut bersama kami pakai mobil jemputan dari rumah," jelas Wilky menepuk kening.


"Gak!"


"Lho, kenapa?" tanya Anton sedikit kecewa.


"Gak nolak maksudku, ayo!" gurau Mery langsung berjalan keluar dari pintu utama di bandara.


Anton mulai tersenyum, canda Mery hampir membuatnya sangat tidak mengerti jalan pikirannya. Ia dibuat merasa sangat merana ketika jawaban akhir dari Mery.


***


Di sisi lain, ialah rumah Mery yang di Jakarta. Abinya sedang mencuci motor yang baru beberapa bulan lalu, sedangkan Umi berusaha membujuk suaminya untuk makan malam.


"Abi, ayolah makan dulu. Motor saja yang kamu urusin Bi," ujar Umi berteriak di depan pintu.

__ADS_1


"Iya, ya. Tunggu sebentar," jawab Abi sembari mengelap bagian kepala motornya, "Ah, akhirnya selesai juga nih si Herley."


Abi mulai masuk ke dalam rumah, mereka tidak tahu bahwa anak bungsunya Mery akan pulang hari itu juga. Mereka sudah lama lepas kontak dengan Mery karena ia pun sibuk dengan kuliahnya.


"Bi, bagaimana keadaan Adek sekarang yah?" tanya Umi mulai risau.


"Sudahlah, biarkan Mery hidup di negara orang. Toh, disana ada Anton yang menjaganya Mi."


"Tapi Bi, dia sudah lama tidak mengabari kita. Bagaimana ada yang terjadi sesuatu disana?" tanya Umi semakin menjadi-jadi.


"Ahh, ini sebenarnya mau makan apa bahas anak sih Mi? Abi sudah lapar sekarang," jawab Abi berusaha mengakhiri pikiran negatif sang istri.


Tanpa ada respon dari Umi, ia pun langsung mengambil piring dan sendok. Umi mengambilkan nasi untuk sang suami yang sedari tadi lapar. Padahal dalam pikiran Umi selalu ada Mery yang ada di dalam otaknya, tetapi mau bagaimanapun juga Umi hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk Mery.


***


Anton kesal kepada Wilky karena ia meraih duluan duduk bersama Mery, padahal ketika Mery mulai masuk ke dalam mobil, Anton berdiri persis di sampingnya.


Kemudian tanpa Anton menyuruh untuk masuk, Wilky langsung menerobos Anton dan meraih dulu duduk di samping Mery. Mery yang melihat hanya terdiam menatap mereka saling bertatap muka.


"Hah, membosankan!" ujar Wilky mengeluh.

__ADS_1


Mery dan Anton menoleh ke arah Wilky, mimik wajahnya mulai berkeringat ketika mereka berdua menatap secara bersamaan.


"Ada apa?" tanya Anton dan Mery bersamaan, "Eh...," lagi.


"Haha, jodoh saling bersautan ini yah?" tanya Wilky tertawa terbahak-bahak.


Wajah Mery mulai memerah sedangkan Anton justru menunduk mengambil kertas yang entah dari mana ia berasal. Anton remas kertas itu sehingga membentuk bola, ia langsung menoleh ke arah Wilky yang sedari tadi tertawa langsung disumbat dengan kertas itu di mulutnya.


"Haha.. Hmm.., hmmm."


"Anton! Apa yang kau lakukan," teriak Mery menatap ganas.


"Aku hanya memberi pelajaran," jawab Anton menyeringai.


Wilky mengambil kertas itu dimulutnya, ia langsung memukuli Anton dan memarahinya dengan rasa penuh amarah. Mery tertawa menatap tingkah Wilky dan Anton seperti sifat kekanak-kanakannya.


**Hallo! Saya Author Fee ingin memberitahukan kepada kalian, Noveltoon sekarang ada pembaruan lho... Yuk gabung untuk masuk ke group Antara Aku & Kakak.


Caranya gampang banget kok, cek ke profil novel Antara Aku & kakak, lihat di bagian profil namaku, disana ada group P E M B A C A M A N A T O O N. Tanpa syarat apapun, kalian langsung gabung di group saya.


Tidak ada peraturan apapun, author lain boleh masuk, boleh berinteraksi dengan Author lain terutama dengan saya. Kalian akan tahu soal novel yang akan datang dan novel sekarang. Boleh bertanya jika ada yang ingin ditanyakan.

__ADS_1


Baik, saya tunggu di group yah, see you**!


__ADS_2