Baby Berondongku

Baby Berondongku
Bab 52. Menyisakan Luka


__ADS_3

Sudah lama tidak bertemu, agaknya Van dan Helen terlihat kikuk. Walaupun baru berpisah selama beberapa minggu, rupanya mereka tidak saling sapa. Sama halnya dengan Thanos pada mantan istrinya.


"Pernikahannya luar biasa," ujar Abbey. Dia tidak bermaksud untuk membuat suasana menjadi runyam.


"Bagus apanya?" tanya Helen ketus. "Konsep pernikahan seperti ini sudah pernah dilakukan Van di masa lalu."


Merasa direndahkan mantan istrinya, Van cuma bisa membalasnya dengan senyuman. Selain itu, Anne memang terlihat cantik karena aura kehamilannya.


"Selamat datang! Semoga kalian menikmati pestanya," ujar Van pada semua orang.


Sepertinya ucapan Van terdengar tidak ada penyesalan sama sekali. Dia terlihat biasa saja saat mendapati Helen datang bersama pria lain. Van juga tidak mengenalnya.


"Cuma begitu saja?" tanya Thanos.


"Apanya?" tanya Zaylin.


"Memberikan sapaan pada orang yang sudah dikenalnya cukup lama," jawab Thanos ketus.


"Kurasa kamu tidak hapal betul siapa Van. Dia memang seperti itu," sahut Abbey.


Sementara Eric dan Rylee berdiri tanpa berkata sepatah kata pun. Mereka berada dalam pikirannya masing-masing. Begitu rumitnya hubungan pertemanan yang mereka alami.


Eric juga tahu kalau pria yang sudah menikah itu adalah mantan suami Helen. Hanya saja Eric tidak ingin membahas pria itu karena tujuannya hanya pada Helen. Terlebih sikap Thanos yang sepertinya sedang memasang rencana untuk mendekati Helen. Eric harus mendapatkannya dan tidak boleh gagal untuk yang kedua kalinya.


"Helen, bagaimana keadaanmu?" tanya Eric pelan.


"Aku tidak masalah. Lagi pula, hubungan kami sudah tidak bahagia." Walaupun Helen mengatakan hal demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa masih ada rasa cinta di benaknya. Selama ini yang paling dominan mencintai adalah Helen.


"Kamu yakin? Kalau misalnya kamu ingin meninggalkan tempat ini, aku bisa membawamu ke suatu tempat yang tidak menyesakkan seperti ini. Aku yakin kalau hatimu masih sangat terluka. Apalagi sampai melihat mereka seperti itu," ujar Eric menunjuk ke pelaminan di mana Van terlihat tidak sungkan untuk mengumbar kemesraan pada istri barunya.

__ADS_1


Sementara yang lainnya sudah menyebar entah di mana. Rylee dan Abbey terlihat mengunjungi stand makanan. Wanita hamil itu tampak antusias untuk mencicipi hampir keseluruhan hidangan yang ada di sana.


Sementara Zaylin dan Thanos, mereka sudah tidak terlihat lagi di sisi Helen. Sepertinya mereka juga sedang merencanakan sesuatu untuk bisa tetap bertahan di dalam pesta tersebut.


"Aku cukup kuat, Eric. Kamu jangan khawatir!"


Agaknya ucapan tersebut hanyalah sebuah alasan klise. Wajah Helen terlihat pucat karena sesuatu hal.


"Helen, aku ambilkan makanan atau minuman, ya? Aku khawatir padamu."


Eric tanpa sengaja langsung memegangi tangan Helen begitu erat. Tampaknya kejadian itu sempat dilihat oleh Van dan Anne.


"Apa kamu cemburu padanya?" tanya Anne. Semenjak hamil, dia cukup sensitif sekali.


"Entahlah, tapi aku merasa kalau dia cepat sekali memiliki pasangan. Kupikir dia akan hidup dalam kesendiriannya dan meratapi nasib yang sudah membuat hubungan kami berakhir."


"Itu bukan salahnya, Van. Kita yang membuatnya seperti itu," ujar Anne.


"Aku juga tidak tahu. Kamu juga bisa melihat mantan suamiku terlihat biasa saja dengan wanita lain."


Ya, Thanos dan Zaylin sedang berbincang di pesta tersebut. Tampaknya perbincangan itu cukup seru sehingga mereka mengabaikan pesta yang menyesakkan dada itu.


"Mereka semua sedang berbahagia, Anne," ujar Van mencoba mengalihkan suasana hatinya. Ada sedikit gurat kecemburuan di sana. Dia pikir setelah perceraian itu, Helen akan menjadi wanita yang paling hancur. Nyatanya Van salah.


Tidak lama, semua teman-temannya berkumpul untuk memberikan selamat atas pernikahannya. Anne tampak kikuk dengan keadaan ini.


"Selamat atas pernikahan kalian," ujar Abbey. "Aku sangat menyukai pestanya."


Tentu saja. Pesta dengan konsep internasional yang dihadiri banyak pejabat. Selain itu, beberapa tamu dari model yang merupakan rekan-rekan Anne.

__ADS_1


Wanita itu tampak bahagia. Sesekali Anne memegangi perutnya walaupun belum terlihat buncit. Hal itu membuat Helen seketika tersekat. Walaupun hubungannya baru saja berakhir, tetapi kebahagiaan yang dimiliki Anne dan Van saat ini juga patut untuk dicemburui.


Entah, mereka memang sangat bahagia atau memang menunjukkan wajahnya di hadapan khalayak bahwa keputusan yang mereka ambil adalah sesuatu yang tepat dan tidak akan disesali di kemudian hari.


"Selamat atas pernikahanmu," ujar Thanos yang baru saja naik ke pelaminan bersama Zaylin.


Sebenarnya Thanos tidak begitu dekat dengan Zaylin, tetapi tangan wanita itu seakan menggenggamnya begitu erat. Kalau dipikir-pikir, Anne seharusnya menyesal telah melepaskan pria yang sudah memperjuangkan hubungan mereka sampai sejauh ini.


"Terima kasih," jawab Anne.


Thanos juga bisa melihat kebahagiaan yang dimiliki Anne, tetapi berbeda dengan pandangan Anne padanya. Justru Anne merasa kalau Thanos sudah banyak berubah sekarang. Seleranya juga bukan wanita biasa lagi, tetapi temannya yang berstatus janda. Terlihat sekali bagaimana cara Thanos memperlakukan.


Sudah menjalin hubungan yang cukup lama tentunya Anne tahu betul siapa Thanos. Sebenarnya dia juga pria pencemburu, tetapi bagaimana mungkin bisa melepaskan Anne dengan mudah?


"Kurasa sebentar lagi kamu akan menyusul bersama Zaylin," ujar Anne.


"Kamu salah paham, Anne. Aku datang bersama Thanos hanya untuk menemaninya saja agar dia memiliki pasangan. Sebentar lagi yang akan menyusul pernikahan kalian adalah Helen dan pria itu," jelas Zaylin.


Tentu saja saat itu posisi Helen dan Eric cukup mesra. Keduanya seperti tidak sedang merasakan patah hati yang luar biasa. Seakan pesta pernikahan Van adalah hal yang biasa. Jadi, untuk apa masih memendam rasa sakit hati yang begitu dalam?


Pandangan Van tertuju ke arah Helen. Bisa dikatakan kalau ada gurat kecemburuan di sana, tetapi semuanya sudah berubah. Sekarang dia sudah menjadi suami Anne. Seorang model yang sudah mengakhiri kariernya setelah beberapa hari yang lalu.


"Terima kasih sudah mau datang ke sini, Thanos. Kuharap kita bisa berteman lagi dengan baik," ujar Van.


"Tentu saja, Tuan Van. Anda bebas berteman dengan siapa pun, tetapi harap Anda ingat bahwa pertemanan ini tidak seperti sebelumnya," balas Thanos.


Thanos benar. Anne adalah mantan istri Thanos. Sementara Van bisa berkenalan dengan Anne karena Thanos adalah teman mantan istrinya, Helen. Kalau Van menikah dengan Anne, hubungannya hanya sebatas mantan.


"Oh, baiklah. Aku lupa kalau pertemuan kita karena Helen. Ya, aku cukup sadar diri untuk itu. Terima kasih."

__ADS_1


Perbincangan itu tidak luput dari pandangan Abbey dan Rylee yang sedang berburu makanan. Tidak ada yang spesial dalam pernikahan mantan bos Abbey yang menyisakan luka untuk teman-temannya.


"Kuharap kamu juga bisa jaga diri, Rylee. Jangan sampai kamu memiliki selingkuhan di luaran sana karena aku tidak akan pernah memaafkan satu kesalahanmu!" Ancam Abbey pada suaminya.


__ADS_2