Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Surprise


__ADS_3

Alex sudah sampai dirumah, Dan dia baru sampai di rumah saat matahari sudah berganti dengan rembulan.


Alex terjebak macet karena ada kecelakaan lalu lintas maka jam nya menjadi molor dan kesal akan hal itu.


Saat Alex turun dari mobil, Dia melihat rumah nya kosong, Kemana semua orang ?


Hanya ada penjaga saja, Dimana para pelayan ? Kenapa tidak ada satu pun yang di lihat nya ?


Lampu mati ? Kemana mereka semua pikir nya ?


Pikiran buruk nya langsung tertuju pada anak dan istri nya, Kemana mereka semua ?


Kenapa tidak ada orang satu pun dirumah ini ?


" Risa ? Sky ?" Alex langsung berlari menaiki satu persatu undakan anak tangga yang melingkar indah itu.


Sekuat dan secepat yang dia bisa menuju kamar anak nya, Atau kamar Risa.


Tetap gelap disana.


Sementara Di kamar nya, Risa sudah mendapat kabar bahwa suami nya sudah kembali dan dia ingin memberi kejutan pada suami nya itu.


" Kita kasih kejutan untuk Papa ya Nak..." Sky tersenyum disana.


" Aduh...Jangan nakal Sky, Nanti kue juga bisa jatuh..."


Brak...


Pintu kamar terbuka lebar disana.


" Surprise Papa Alexander..."



Alex masih diam memaku disana, Di lihat nya balon balon yang bergelantungan di langit langit kamar nya.


Ada Foto diri nya, Risa dan Sky, Ada foto mereka bertiga juga.


Apa ini ? Surprise apa ?


" Selamat ulang tahun..." Risa mendekat dan membawa kue ulang tahun untuk Alex.


Alex mengambil alih Sky dari gendongan Risa dan gantian menggendong nya.


Ulang tahun ? Alex baru mengingat nya, Bahwa kini dia memasuki usia yang ke 35 tahun...


" Aku panik tidak mendapati siapa pun dirumah..." Alex juga membawa Risa ke dalam pelukan hangat nya dan menciumi kening dan pucuk kepala istri nya.


" Tiup Lilin dulu dan Make A Wish. " Risa mengadahkan kue buatan para Chef dan asisten nya itu.


" Aku tidak meminta banyak pada Tuhan, Cukup untuk kalian disisi ku, Maka aku akan selalu bahagia. " Risa terharu disana.


Fyuhh...


Alex meniup lilin itu bersama anak dan istri nya lalu tersenyum disana.


" Terima kasih..." Alex kembali memeluk Risa nya.


Begitu pula dengan Sky, Di ciumi nya Putra kesayangan nya itu dengan penuh haru dan penuh rasa cinta.


" Ayo kita turun..." Alex mengangguk dan mereka turun untuk makan malam.

__ADS_1


Dan kali ini makan malam di adakan di Taman depan bersama Seluruh keluarga mereka.


" Ibu ?" Alex kaget saat melihat ibu juga ikut disana.


Bahkan kini ibu nya memangku Sebuah kotak kado disana.


" Selamat ulang tahun Nak..." Alex datang memeluk ibu nya.


Lalu di lihat nya Risa disana dengan senyuman nya.


" Ibu,..." Risa datang mendekat dan memeluk ibu mertua nya itu.


Alex semakin kaget, Apa sudah sedekat itu kah ibu dan istri nya saat ini ?


Mereka berpelukan dan ibu nya begitu membalas pelukan istri nya.


" Ibu sehat ?" Ibu nya Alex mengangguk dan melepaskan pelukan nya.


" Tampan nya Oma..." Alex semakin tercengang disana.


Ini adalah real kebahagiaan nya. Ibu dan istri nya akur ? Sudah kah ibu nya menerima Risa dan Sky ?


Jika iya boleh kah Alex merasa bahagia disini ? Dia sangat sangat bahagia saat ini.


" Hallo semua ? Apakah aku terlambat ?" Mereka semua menoleh ke arah sumber suara yang datang .


Alex kenal suara ini ! Suara Pria menyebalkan bagi nya.


Yang selalu mengikuti kemana pun pergi sejak kuliah dulu.


Siapa lagi jika bukan Mario Ozawa kakak nya Maria Ozawa.


Bukan, Bukan...Itu hanya panggilan nya saja.


" Siapa yang mengundang mu ? Disini bukan acara mesum yang mengundang mu !" Mario langsung mencebik disana.


Dia selalu saja di anggap penjahat kelamin oleh Alex.


" Apa kabar Ibu, Sehat ?" Ibu Alex mengangguk dan tersenyum.


" Oh...Kakak Ipar ..." Mario sudah merentangkan kedua tangan nya siap memeluk Risa.


Namun niat itu sungguh tidak akan pernah tersampaikan.


Dengan sigap Alex membawa Risa ke belakang punggung nya dan menahan dada Mario agar tidak berani mendekat.


" Selangkah lagi kau maju, Aku pastikan kaki mu akan patah tak bersisa !" Alex menatap tajam mata Mario lalu beralih kedua kaki nya.


" Oke Fine !" Mario mundur dan mengangkat kedua tangan nya tanda menyerah pada Alex.


Dia masih waras ! Dia tidak akan berani mendekat jika sang Penguasa sudah memberi jarak aman.


" Maaf, Aku tidak bisa melakukan nya. "


" It's oke nyonya ALEXANDER. " Mario melirik malas ke arah orang nya langsung dan di tatap balik oleh Alex.


" Siapa yang mengundang mu ? Membosankan sekali wajah mu !"


" Markus yang mengundang ku ! Mau apa kau ?"


" Kau..." Tunjuk Alex pada Mario dan di tahan oleh Risa.

__ADS_1


" Ada Sky sayang, Tenang kan diri mu. "


" Awas kau !" Tunjuk Alex pada Mario.


" Ayo kita makan, Silah kan di nikmati, Para penjaga yang lain nya juga harus makan, Jangan ada yang tidak makan ! Aku tidak suka itu. "


" Kalian dengar ? " Tanya Alex garang.


" Dengar Tuan..."


" Makan !" Sentak nya tegas dan mereka semua ikut makan bersama.


Bahkan kini Alex benar benar merasa memiliki keluarga utuh.


Tak lama Justin datang, Dan kali ini dia memberanikan diri membawa Mama nya.


" Maaf, Aku membawa Mama, Kata Mama--" Justin tidak melanjutkan kata kata nya.


Mata nya menatap takut ke arah ibu Negara nya. Bukan ibu kandung nya.


Karena memang di Megara Justin adalah anak Ibu nya Alex l, Nyonya Eline.


" I-ibu..." Dengan ragu Justin memanggil nya.


Nyonya Eline hanya menatap nya biasa saja. Tapi dia tidak menolak Pesona seorang Justin yang menjadi anak Negara nya.


" I-ibu apa kabar ?" Dengan ragu Justin mendekat dan memberanikan memeluk Ibu Negara nya itu.


Karena terakhir kali dia di bawa kakek nya, Saat usia nya 10 tahun untuk berkunjung kerumah Utama Guero.


" Baik, " Justin kaget langsung melepas pelukan nya saat mendapatkan jawaban dari Ibu Megara nya itu.


" I-ibu...Ibu menerima ku ?" Tanya Justin memastikan lagi.


Nyonya Eline tidak menjawab, Tapi dia melihat ke arah Alex putra nya.


Dan apa yang di dapatkan nya? Alex mengangguk.


" Jangan banyak bertanya. Jadi lah anak yang membanggakan. Atau akan ku coret nama mu dari Kartu keluarga ku. "


" Terima kasih Ibu...Aku menyayangi ibu..." Justin kembali memeluk Nyonya Eline.


Tapi pandangan Nyonya Eline tertuju ke wanita muda 10 tahun di bawah nya yang kini tertunduk malu.


" Apa yang kau lakukan ? " Tanya Nyonya Eline tegas.


Mama Justin langsung melihat ke arah Nyonya besar itu.


" Maafkan saya Nyonya...Jika Nyonya dan keluarga tidak nyaman atas kehadiran ku, Aku akan pergi. " Mama Michel mengutarakan pendapat nya.


" Ini bukan acara ku ! Ini acara anak menantu ku. jadi jika ingin pergi maka bicara pada mereka, Bukan pada ku. " Semakin tertunduk merasa bersalah Mama Michel di posisi ini.


" Ayo Ma, Mari bergabung..." Risa menuntun Mama Michel untuk ikut bergabung bersama mereka.


Ini adalah pertama kali dalam hidup nya dia satu meja makan bersama Nyonya besar ini.


Secara tidak sengaja dia telah menyakiti hati Nyonya Eline, Karena kebohongan Ayah nya Justin dan Alexander.


" Silah kan Ma.." Mama Michel menatap istri seorang Alexander yang sangat lembut itu.


Dia tidak menyangka mendapatkan respon sebaik dan sehangat ini.

__ADS_1


Dan Mama Michel bersyukur atas itu.


...❤️❤️❤️...


__ADS_2