Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
S2. Pindah


__ADS_3

" Pa..." Sky memanggil Papa nya, Kini dirumah besar ini dia lah yang tertua.


Sementara Kakak nya Metheo masih menetap di Indonesia dan sudah memimpin sebuah perusahaan yang cukup besar.



" Katakan !" Titah Alex pada Langit tertinggi nya.


Sky menghela nafas nya pelan sebelum menginginkan dan mengutarakan keinginan nya pada sang Papa.


" Sky ingin tinggal bersama Kak Theo, Apa --"


" Tidak !" Jawaban dari Sang Permaisuri dirumah ini membuat kedua Pria itu saling pandang.


" Ma, Sky sudah besar ! Sky sudah tamat SMA, Sky ingin tinggal di Indonesia bersama Mbah Narsih. Sky juga ingin belajar disana. Kenapa kak Theo boleh Sky tidak ?" Mulai lah perdebatan sengit ini.


Sejak dulu Sky memang ingin tinggal bersama Kakak mereka di Indonesia bersama Matheo dan Mbah Winarsih sang penjaga rumah besar mereka.


" Jika kak Sky ingin tinggal bersama Kak Theo di Indonesia. Tan juga ikut. " Tiba tiba Thunder juga ikut bergabung bersama mereka bertiga.



" Ya, Terus saja, Kenapa Tidak sekalian saja, kalian meninggalkan Ku sendirian. " Risa langsung pergi dari sana.


Ketiga Pria itu saling pandang dan Alex menatap kedua putra nya saat ini.


" Beri Papa alasan agar membiarkan kalian pergi !"



" Sky hanya ingin tinggal disana dan mulai bekerja di Perusahaan. Sky ingin belajar tentang perusahaan. "


" Kenapa Indonesia ? Jika ingin belajar disini lebih memadai !"


Skak !


" Mawar. " Sudah Alex duga.


Ini yang di pikirkan nya selama ini.


Satu persatu ramalan pria yang kini sudah tutu usia itu terjadi.


Ya, 3 tahun lalu saat Sky berlibur ke Indonesia, Dia bertemu wanita bernama Mawar Arumi, Gadis remaja yang harus menanggung beban begitu berat.


Harus merawat ibu nya yang lumpuh, Dan ayah nya suka berjudi dan memukul serta mabuk mabukan.


Dan Alex geram melihat nya.


Dia teringat dengan Raina putri nya.


" Papa izin kan ! Jika memang kamu mencintai nya. Kejar dan bahagiakan dia. Halus semua luka di dalam diri nya. Beri dan bawa kebahagiaan kembali di dalam mata nya. " Sky mengangguk.


" Dan untuk Mama kalian, Papa akan mencoba membujuk nya. " Sky dan Thunder kembali mengangguk.


Alex bangkit dari tempat duduk nya dan menuju kamar nya.

__ADS_1


Saat hendak menuju kamar nya, Dia melewati kamar kedua anak kembar nya, Cloud dan Rain.


Ceklek...


Alex membuka pintu kamar anak anak nya dan melihat kedua anak kembar beda jenis itu sedang bertengkar .


Dimana Rain berada di atas tubuh Cloud yang sedang menghalang serangan saudara nya itu.


" Apa Ini Rain ? Cloud ? Jelas pada Papa !" Kedua nya kompak melihat ke arah sang Papa dan membenar nya posisi mereka berdua.


Kini kedua anak itu duduk menunduk di tepi tempat tidur karena ketahuan sang Penguasa telah bertengkar.


" Jelas kan !" Titah Alex lagi.


Kedua nya kompak saling melirik dan ingin menjelaskan apa yang terjadi.


" Rain ingin mencontek pr Cloud Pa ! Rain malas belajar. " Bola mata Rain langsung melotot melihat sang saudara kembar nya


" Mana ada ? Rain hanya ingin melihat saja. Benar atau salah pekerjaan Rain, Tapi Cloud malah mengambil buku nya dan hasil nya robek. "


" Itu karena kau yang merobek nya. Jika saja kau melapaskan buku milik ku tidak akan terjadi hal seperti itu. Lihat, Karena ulah mu, Aku harus kembali membuat nya ulang. "


" Salah mu sendiri kenapa tidak memberi Rain melihat. "


" Seharus nya kau belajar. Bukan sibuk dengan Ular ular mu itu. Untuk apa memelihara ular. Kau itu Raina Alexander ! Bukan pawang ular. "


" Kau --"


" Stop !!!" Suara Alex menggema di kamar anak kembar nya itu.


Mereka lebih parah dari Sky dan Thunder dulu. Luar biasa sekali !


Bahkan Alex pernah melihat Rain masuk ke kandang buaya Afrika milik nya di rumah Belakang mereka.


Alex juga heran, Kenapa Rain bisa segila itu dnegan binatang ?


" Rain ingin jadi dokter hewan ! Tidak ingin jadi pengusaha dan pusing setiap hari. " Celetuk Raina pada Papa nya.


" Cloud ingin jadi Pilot ! Cloud ingin terbang mengelilingi dunia. "


" Papa...Jupiter ingin menjadi Astronot. "


" Katakan itu pada Mama kalian ! Dan Rain, Juga Cloud, Jika papa kembali melihat kalian bertengkar bahkan hingga bergulat begitu, Ucap kan selamat tinggal dengan sekolah Formal, Papa akan masukan kalian ke sekolah asrama !" Ancaman Alex begitu jitu.


Dan kedua anak itu langsung menurut, Karena mereka memang paling takut untuk masuk ke sekolah Asrama.


" Sekarang Kerjakan tugas kalian. Rain harus belajar sendiri. Jangan terus mengandalkan Cloud ! Cloud bertahan bersama kamu dan tidak lompat kelas Karena sayang sama Rain. Jadi Rain juga harus sayang dengan Cloud dan bersaing dengan pengetahuan. "


" Maafin Rain Pa. "


" Yasudah Kerjakan tugas kalian. " Alex keluar dari kamar kedua anak kembar nya dan membawa Jupiter ke kamar nya juga.


" Jupiter sudah besar bukan ? Maka haru tidur dengan Nanny, Tidak boleh lagi dengan Mama dan Papa ya. "..


" Nanti Papa akan gigit Mama lagi, Seperti waktu itu. " Alex semakin frustasi saat ini.

__ADS_1


Dia merindukan kebersamaan panas nya bersama Risa, terhitung sudah hampir sebulan Alex menahan hasrat nya pada Risa Karen Jupiter tidak mau tidur di kamar nya.


Karena waktu itu, karena sudah kepalang nafsu, Alex lupa mengunci pintu dan tanpa di duga nau, Jupiter masuk ke kamar mereka saat dia berada di atas Tubuh Risa dan sedang menyesap kulit leher nya.


Dan saat itu lah Jupiter berpikir bahwa Alex mengigit Mama nya dan berbuat jahat pada Mama nya.


Padahal yang terjadi sebenar nya, Seujung kuku Risa pun tidak pernah Alex menyakiti nya.


Tidak sekali pun.


" Piter, Papa tidak pernah mengigit Mama, Papa hanya membantu Meniup leher mama yang sakit karena Alergi, Jadi Papa tidak menyakiti Mama. "


" Tapi kenapa Papa menimpah tubuh kecil Mama ? Papa sudah seperti banteng Afrika saja. " Bola Mata Alex hendak keluar dari tempat nya saat mendengar kan Putra bungsu nya itu.


Bagaimana lagi cara Alex menjelas kan nya pada Jupiter ini ?


" Sudah lah, Terserah Kamu saja. " Alex yang sudah kepalang Frustasi pun menuju ruang kerja nya.


Dia tidak masuk ke kamar mereka karena hasrat nya akan kembali menggebu saat melihat tubuh indah sang istri cantik nya.


Cukup lama Alex di ruang kerja nya, Sampai tanpa di duga nya Risa masuk ke ruangan nya sambil membawa susu hangat untuk menemani kerja lembur sang suami.


" Sudah malam, Kenapa masih bekerja ?" Risa meletakan gelas dan nampan yang di bawa nya.


Alex menerima uluran gelas yang di berikan Risa lalu meneguk nya hingga tandas.


Lalu di tepuk Alex paha nya, Dan Risa tau maksud suami nya.


Dengan patuh Risa duduk di pangkuan suami penguasa nya itu.


" Kenapa ??" Tanya Risa sambil terus mengusap kerutan di kening sang penguasa.


Alex nampak memejamkan kedua mata nya dan menikmati pijatan lembut yang di lakukan Risa di kepala nya dan juga kening nya.


" Kurangi jam kerja nya, Kamu sudah tida muda lagi. " Bola mata Alex langsung terbuka .


Apa maksud istri nya ini ? Apa Risa ingin bilang bahwa dia sudah tua ?


" Jangan berpikiran negatif, Aku hanya mengkhawatirkan keadaan kamu saja. Jadi tolong mengerti..."


" Aku Paham..." Alex langsung merebahkan kepala nya bersandar di dada istri nya.


" Kenapa waktu begitu cepat ? Baru kemarin aku begitu takut menghadapi kenyataan saat kelahiran Sky, Lalu sekarang ? Anak itu sudah beranjak dewasa, Biarkan dia mengejar impian nya. "


" Tapi apa harus tinggal terpisah ? Aku bukan merasa pilih kasih ? Tapi Sky, Perjuangan dan kesakitan yang aku alami di masa itu sangat sulit, Bahkan saat mengingat nya saja aku---"


Tes...


" Sssttt...Jangan ingat itu lagi, Tolong maafkan aku, Maafkan segala kesalahan ku di masa lalu, Tolong maafkan aku. "


" Tapi rasa nya sangat sakit, Aku di paksa pergi oleh ibu, Lalu---"


" Ssstt.. ku mohon jangan lagi. Aku mencintai mu, Dan akan selalu mencintai mu. "


...❤️❤️❤️...

__ADS_1


__ADS_2