Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Ala Rakyat Jelata


__ADS_3

" Apa yang sedang kau pikirkan ?" Alex memicingkan mata nya saat melihat wajah kelinci putih nya yang sedang menatap horor ke arah nya.


" Hehehehe... " Sudah Alex duga.


Ini lah seorang Tarisa nya, Selalu saja bertingkah polos.


" Jika kau ingin macam macam, Mimpi saja kau !" Ketus Alex.


Dia terus menatap wajah sang istri yang terlihat menginginkan sesuatu.


" Sayang, Bagaimana jika kita kencan ?" Sekali lagi, Alex memicingkan mata nya menatap Risa.


" Kencan ? Kencan apa ?" Tanya Alex memastikan keinginan istri nya.


" Bukan kah disini aman ? Tidak banyak yang mengenal kamu dan kita ? Bagaimana jika kita melakukan kencan ala manusia pada umum nya. " Masih menatap ke arah Risa.


Apa yang sebenar nya yang di ingin kan Risa ?


" Lalu ?"


" Ya kita kencan saja seperti anak remaja pada umum nya, Jalan jalan ke pusat perbelanjaan, Bergandengan tangan dan makan ice cream, Seperti nya seru juga kalau kita kencan dengan menggunakan motor sport. "


" Heh ! Kau Tarisa, Permintaan mu tidak bisa kah yang lebih normal lagi saat mengandung ? Dulu, Saat mengandung Sky, Kau meminta ku mencari mangga yang berwarna merah, Dan sekarang kau menyuruhku lagi untuk melakukan kencan ala rakyat jelata begitu ?" Risa mengangguk antusias.


" Oh, Ayolah Risa, Wajah mu itu tidak ada cocok nya menjadi rakyat jelata, Dan wajah tampan ku, Astaga !!" Gumam Alex merasa kesal.


Apa apaan ini ?


Tarisa meminta kencan ala rakyat jelata ? Kencan ala manusia pada umum nya ?


Lalu mereka apa ? Apa mereka bukan manusia ? Apa mereka tidak pernah kencan ?


Jawaban nya adalah pernah, Ingat kah kalian saat Alex marah dan membawa Risa kencan ke Mall saat Risa berhasil selamat dari aksi bunuh diri nya dengan menenggelamkan diri nya di dalam bathup ?


Lalu mereka kencan di restoran mewah lagi ? Dan menginap di hotel kala itu ?


Ya, Walau bisa di bilang bahwa selama bersama Risa, Sepuluh jari nya pun belum habis untuk menghitung seberapa banyak mereka berkencan.


" Kita bisa menyamar bukan ? Mengenakan masker ? Topi dan hoodie " Rasa nya ingin sekali Alex bertarung saat ini.


Risa mulai menunjukan eksistensi nya untuk membuat Alex kesal selama kahamilan nya.


Ini baru anak kedua yang di kandung Risa bukan ? Bagaimana Jika benar terjadi bawah dia akan memiliki 5 orang anak ? Berarti setelah ini Risa masih akan mengandung sebanyak dua kali lagi bukan ? Jika salah satu nya ada yang kembar.


Berati nanti anak Alex dan Risa menjadi 6 orang ? Bukan kah ini yang di inginkan Alex ? Memiliki banyak anak agar kehidupan rumah tangga mereka semakin ramai ?


Tidak seperti nya dulu yang merasakan kesepian tidak memiliki teman dirumah nya.


Rumah terkutuk itu !


" Sayang...Ya, Ayo kita kencan ala rakyat bisa, Seperti nya seru juga. Kita naik motor saja ya, Mobil disini cuma satu bukan ?" Alex menautkan sebelah alis nya menatap Risa.

__ADS_1


Satu mobil ? Ayolah Risa, Alex bukan orang susah.


" Satu kau bilang ? Lihat dengan mata kucing mu yang menyebalkan itu, Berapa mobil yang kita miliki disini, Hanya saja, Agak sulit memiliki Mobil Sport, Harus banyak mengurus surat surat izin nya. Lagi pula kita disini dengan Visa terbatas. Jadi hanya itu yang bisa ku beli, Tapi ingat, Bukan berarti aku sudah susah ! Uang ku banyak !" Risa hanya mengangguk walau hati nya mengutuk atas kesombongan suami nya.


" Kau sedang mengutuk ku ?" Sudah Risa duga.


Pasti suami nya ini tau apa yang di pikirkan nya saat ini.


" Tidak, Hanga heran saja, Apakah kamu benar benar bukan keturunan indigo atau semacam nya ?" ..


" Aku adalah Alexander sang penguasa, Jadi jangan lupakan itu. Dan tanam kan di sini. " Alex menunjuk kening Risa dengan lembut.


Sedikit pun Alex tidak pernah akan membiarkan kelinci putih tersayang nya itu terluka, Tidak akan pernah.


" Iya, Ayo kita kencan, Kita tinggal anak anak menggemaskan itu, Terutama sih bayi gembul itu, Aku sudah tidak kuat untuk menggendong nya. Risa sangat aktiv. " Keluhan Risa di terima Alex.


Alex membawa Risa ke dalam pelukan nya dan mencium kening sang istri.


" Baik, Ayo pamit dulu. Pakai pakaian senyaman mu, Jaka ingin menggunakan motor, Hanya ada satu motor itu pun traile. " Risa mengangguk.


" Asyik...Aku mencintai mu tuan suami penguasa..."


Cup


Risa mencium bibir tebal suami nya sekilas, dan pergi ke kamar mereka untuk mengambil tas selempang nya.


Tidak mewah, Hanya Tas keluaran Brand Paris, Chanel .


" Sayang,...aku siap..." Alex mengalihkan pandangan nya menuju objek terindah nya.


Tarisa.


" Ck, Kau bilang ingin kencan rakyat jelata, Tapi yang kau pakai ?" Alex menghampiri istri nya dan memeluk nya.


Benar benar devinisi bucin yang haQQ.


" Ini yang paling murah sayang, Jeans ini hanya 7 juta, Bluose Dior ini hanya 12 juta, Lalu Tas ini hanya 60 juta, Sendal ku juga hanya ini, Sendal kulit buaya hitam kesayangan ku. " Alex hanya mendengus saja.


Inilah yang di sesali nya, Sebegitu banyak sendal dan sepatu milik Risa, Wanita itu hanya memakai sendal buluk itu ? Bukan hanya satu, Tapi Risa memiliki banyak warna dengan model yang sama.


Tapi tetap itu itu saja yang di pakai nya.


" Sudah berani menjawab kau rupa nya ya, Aku hanya takut kau tidak nyaman saat memakai barang barang kelas bawah. Sudah ayo. Nanti hari semakin panas. Lagi pula anak anak sednag tidur, Lisa juga istirahat. " Risa mengangguk.


Alex membawa Risa ke motor Traile milik salah satu penjaga disana, Bahkan Alex meminjam nya dengan harga yang membuat sang pemilik bisa melunasi kredit nya yang tinggal setahun lagi dengan uang yang di berikan bos baru nya.


Apa begini cara kerja kehidupan orang terlewat kaya ? Batin nya bersorak riang gembira.


" Sudah nyaman ? Katakan jika kau tidak nyaman. " Risa mengangguk setelah Alex memakaikan helm di kepala nya.


Lalu mulai melajukan sepeda motor itu, Yang entah kapan terakhir dia mengendarai nya, Oh God, Dia ingat kapan terakhir kali dia mengendarai motor.

__ADS_1


Yang lebih parah nya lagi adalah motor genk helm ijo yang memadati jalanan kota.


Kini, Mereka sudah sampai di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota itu. Kini mereka memilih Tinggal di Kota J.


" Ayo. " Mereka memasuki Pusat perbelanjaan tersebut, Dengan Alex yang menautkan jari jari mereka dan Risa mengamit lengan besar nan kokoh milik Alex dengan sangat posesiv.


Mereka mulai berkeliling dari satu stand ke stand yang lain, begitu juga toko demi toko mereka masuki.


" Kita Nonton saja ya. " Alex menatap horor ke arah istri nya.


" Jangan mengada ngada kau, Aku tidak pernah menonton bioskop. "


" Ayolah, Kita nonton film Romance saja "


" Tidak ! Menggelikan jika aku harus menonton film seperti itu. Jika kau mengajak ku menonton action mungkin akan ku pertimbangkan lagi. Tapi jika aku harus menonton film menjijikan itu, Pergi saja kau nonton sendiri. Aku akan meninggalkan mu disini. " Risa menggeleng.


" Yasudah, Ayo kita belanja pakaian anak anak saja. kamu bawa dompet kan ?" Tanya Risa lagi.


" Kenapa ? Kau ingin aku membeli Mall ini untuk mu ?"


Bugh...


" Hey kau Tarisa ! Nanti tangan mu sakit bodoh. " Risa cuek saja.


Dia tidak ingin menjawab ocehan suami penguasa nya itu.


Tanpa mereka sadari interaksi mereka banyak menjadi bahan konsumsi publik, Dengan sepasang anak manusia bergandengan dengan jarak usia yang cukup jauh.



" Ck, Rasa nya aku ingin mencongkel mata mereka yang menatap ke arah kita. Apa tidak pernah melihat orang kaya belanja ???" Gerutu Alex menatap segerombolan anak SMA yang menatap ke arah nya.


Sedikit pun dia tidak tertarik dengan manusia manusia itu.


Apa pesona nya terlalu kuat ??


Ya iya lah, Secara kamu itu devinisi The Real Sultan & Sugar Daddy Alexander Sang Penguasa 😒


" Sayang mereka melihat ke arah kita. " Risa semakin mendekat ke arah suami nya dsn memeluk lengan besar penuh otot itu dengan sangat mesra.



" Apa disini boleh berciuman seperti di Negara kita ? Jika boleh aku akan melakukan nya untuk mu, Anak mata mata nakal anak perempuan yang masih memakai seragam sekolah mereka itu sadar. Bahwa Pria tampan ini suami ku. " Alex menyunggingkan senyuman nya saat Risa melakukan aksi posesif nya.


" Biarkan saja ! Mereka tidak secantik kau ! Lakukan tugas mu sebagai istri. Tapi jangan mencium ku di sembarang tempat. Disini ciuman bibir itu masih tabu. Jadi cium saja pipi ku. " Bisik Alex lagi.


Risa mengangguk dan tersenyum lalu mencium Alex.


Cup...


" Aku mencintai mu. " Tapi sorot mata nya mata menatap gadis gadis yang haus akan belaian om om berduit seperti Alex contoh standart mereka mungkin.

__ADS_1


...❤️❤️❤️ ...


__ADS_2