
Alex dan Risa sudah pulang kerumah, Dan Alex tidak membiarkan Risa turun dari gendongan nya.
" Risa bisa turun sendiri..." Alex hanya menatap nya datar.
Tidak merespon nya sedikit pun.
" Loh, Kok ke kamar Mandi ?" Tanya Risa lagi.
" Kau kotor, Lihat, Aku tidak ingin anak ku juga ikut kotor. " Risa hanya bisa menunduk saja.
Padahal Alex takut kulit Risa iritasi atau semacam nya karena tadi duduk di tanah rerumputan di makan orang tua Risa.
" Iya..." Risa hanya bisa menunduk sedih.
Apa hanya anak nya saja yang di pikirkan Alex ? Apa dia tidak di pikirkan disini ?
Risa sudah selesai mandi dan duduk di meja Rias nya dengan Jubah mandi nya.
Alex langsung bergantian masuk ke kamar mandi saat melihat Risa sudah keluar dari Kamar mandi.
Tak lama berselang Alex juga sudah selesai dan dia masih melihat Istri nya duduk di depan meja Rias.
Alex mendekat ke arah nya dan memegang kedua pundak Risa.
Bahkan dia menumpukan dagu nya di puncak kepala Risa.
Cup..
Alex mencium puncak kepala nya, Risa masih melihat pantulan diri mereka di depan kaca meja rias nya.
" Apa yang ingin kau ketahui ?" Tanya Alex.
Dia sudah mengangkat Risa dan mendudukan nya di pangkuan nya.
Alex hanya memakai celana santai nya tanpa atasan.
Dia membiarkan tubuh bagian atas nya begitu saja. Aroma mereka berdua sama sama tercium di hidung mereka.
Risa merindukan nya. Merindukan suami nya. Entah bagaimana jadi nya jika mereka benar benar berpisah.
Alex masih membelit pinggang istri nya dan masih terus menatap wajah cantik itu.
" Baik, Sesi wawancara kita berakhir ! Aku akan mulai mengurung mu disini. Kau tidak akan ku biarkan keluar dari kamar tanpa seizin ku. " Ancam Alex .
Risa masih tidak merespon, dia masih menatap lekat wajah suami nya.
Perlahan tapi pasti tangan mungil,halus,Wangi dan jari lentik yang di hiasi kutek berwarna baby blue itu terlihat sangat indah di mata Alex.
" Tidak bisa kah percaya pada ku walau ku tau kebenaran nya ? Bahwa aku bukan lah Pria yang baik ?" Risa menatap Alex menunggu kelanjutan nya.
" Tidak bisa kah merasakan hati ku untuk mu ? Aku bukan tipe pria yang mengumbar kata cinta pada setiap orang, Bahkan kau satu satu nya wanita yang ku cintai, "
" Tidak percaya ?" Tanya Alex lagi
Risa masih diam disana. Dia masih fokus pada rahang tegas suami nya. Mengelus nya dengan penuh kasih sayang.
" Jawab aku !" Alex menghentikan gerakan tangan Risa di rahang nya.
" Apa yang harus aku jawab ? Jika pun aku tidak mencintai mu kamu akan tetap menahan ku bukan ? Lalu apa yang bisa aku lakukan ?"
__ADS_1
" Setidak nya jika bukan untuk ku, Bertahan lah untuk anak kita. "
" Apa hanya kerena anak ?" Kali ini Risa yang memberi pertanyaan pada Alex.
Alex hanya menatap nya sinis.
" Jika hanya menginginkan anak saja, Bahkan aku bisa menanam kan benih ku pada wanita yang aku ingin kan ? Seperti mu, Di bawah mu atau bahkan lebih dari segala nya dari mu. Tapi yang aku ingin kan hanya kau ! Kau Risa !" Ucap Alex dengan tegas.
" Apa penting nya jika hanya soal kata ? Cinta ku pada mu bukan untuk konsumsi publik ! Cinta ku untuk mu hanya untuk mu saja. "
" Seberapa penting sebuah kata jika sebuah tindakan sudah menjelaskan semua ?" Tanya Alex lagi.
" Terkadang wanita juga butuh kata kata, Bukan hanya sekedar reaksi !."
" Termasuk kau bukan ? Kau lebih mempercayai kata kata dari pada tindakan dan reaksi ku pada mu kan ?" Risa diam disana.
" Cih, Kau masih seperti bocah yang haus akan kata kata rayuan ala anak Remaja ? Tapi sayang nya aku pria dewasa ! Aku tidak akan mengatakan hal hal yang di luar akal sehat, Seperti rayuan rayuan para penyair itu ? Iya ? Bahwa kau lebih cantik dari bulan ? Sinar wajah mu melebihi sinar cinta ? Begitu ?" Risa masih bungkam.
" Kau tau ? seperti apa permukaan bulan ?" Tanya Alex.
" Permukaan bulan tidak rata. Bahkan cenderung banyak kawah kawah disana. itu yang ku tau dari buku. !"
" Seharus nya kau sudah paham, Bahwa rayuan rayuan itu tidak penting dan tidak benar ! Jika ada yang berkata kau lebih cantik dari bulan itu memang benar ! Aku membenar kan itu karena kau memang lebih cantik dari bulan !"
" Tapi aku tidak membenarkan jika sampai ada seorang laku laki mengatakan kau cantik, Walau memang benar ada nya kau cantik ! Jika aku melihat dan mendengar nya sendiri dsn langsung mereka mengatakan hak itu, Akan ku potong lidah mereka !" Risa menatap lekat wajah suami nya.
" Kenapa kau takut ?" Risa nengangguk.
" Jika aku bilang aku bos nya mafia, Apa kau percaya ?" Risa masih diam mencari jawaban nya.
Alex hanya tersenyum kecut disana. Risa nya tidak nyaman bersama nya.
Sakit hati Alex melihat itu. Dia bisa dan sudah mendapatkan jawab nya dari sorot mata Risa.
Rasa takut dan rasa kecewa itu terlihat jelas di wajah Risa .
" Tidak perlu menjawab nyaa. Aku sudah mendapatkan jawaban nya. "
Ada gurat kekecewaan yang tercetak jelas di wajah tegas milik Alex .
" Segera lah berpakaian, Dan turun untuk makan, Kau belum makan bukan ?" Alex kembali mendudukan Risa di kursi nya dan dia memilih keluar dari kamar nya .
Risa hanya bisa menatap punggung suami nya yang berjalan semakin menjauh dari nya dsn sudah hilang di balik pintu kamar mereka.
Di depan pintu kamar nya , Alex hanya bisa menghela nafas nya berat. Risa tidak bisa menerima nya.
Lebih tepat nya belum bisa menerima diri nya.
Risa pun turun ke meja makan untuk makan malam, Namun disana dia tidak melihat Alex.
Risa memberanikan diri membawa Piring berisikan nasi ke Ruang kerja suami nya.
Ceklek...
Pintu di buka Risa tanpa permisi lebih dulu.
Di lihat nya wajah tampan suami nya dengan kacamata bertengger di hidung mancung nya.
" Risa masuk ya..." Alex hanya melirik nya sekilas dsn kembali fokus pads dokument nya.
__ADS_1
Lalu dia kembali melihat ke arah Risa saat melihat Istri nya membawa nampan berisi makanan disana.
" Kenapa kau melakukan nya ? Kemana semua pelayan itu ? " Ucap Alex marah saat melihat Risa membawa nampan berisi nasi di piring serta lauk pauk nya.
Disana juga ada salad buah dan segelas air putih lalu segelas susu coklat. Susu kehamilan nya.
" Aku tanya kenapa kau yang membawa nya Risa ?" Alex marah disana.
Lalu dia menggeser kursi nya ek belakang dan mendudukan Risa di pangkuan nya.
" Kita makan bersama ya, Baby Princess bilang dia mau makan dengan Papa nya. " Risa mulai membujuk.
Tapi melihat reaksi Alex Risa sedikit gentar.
" Dari mana kau bisa menyebut nya Baby Princess ? Bagaimana jika seorang Prince ?" Tanya Alex.
Risa diam. Benar juga yang di katakan suami nya ya.
" Kenapa ,? Baru ingat sekarang ?" Tanya Alex lagi.
" Yasudah kalau tidak ingin makan bersama. Biar kami juga tidak makan. !" Mulai mode ngambek dan mengancam Alex.
" Kau sudah berani mengancam ku sekarang ya !"
" Bukan mengancam, Aku hanya..."
" Sudah makan, Kau bilang ingin makan bersama maka makan dan suapi aku , Aku masih harus bekerja..."
Risa mulai menyuapkan nasi ke mulut Alex Lalu setelah itu Alex melotot ke arah nya dan Risa mulai memakan nasi nya juga. Mereka terus makan dari satu piring,satu sendok bahkan satu tangan juga dari tangan Risa.
" Jangan banyak protes. Aku bekerja juga untuk mu dan anak kita. Bagaimana kau ingin bersedekah jika aku tidak bekerja, kau bilang kita harus rajin berbagi bukan ? Maka biarkan aku bekerja ! Aku tidak akan melupakan mu dan dia. " Alex mengelus perut Risa yang mulai membuncit.
" Jangan nakal dengan Mama mu. Papa akan menghajar mu nanti jika membuat Mama mu lelah. "
Plak...
" Apa ?" Tanya Alex kesal saat tangan nya di pukul Risa.
" Tidak boleh bicara seperti itu pada anak kita. "
" Kenapa ? Aku hanya memperingati nya agar menjadi anak yang baik', Memang nya salah ?"
" Ya,Salah kamu mengancam nya, Hiss...sudah lah. " Risa mulai membereskan bekas makan mereka di ruang kerja Alex.
" Biarkan disana. Mereka yang akan membereskan nya. Kau tetap duduk di tempat mu !" Risa menurut dan duduk mengangkang di pangkuan Alex dan bersandar di dada nya.
Tak berselang lama, Alex merasakan nafas teratur istri nya dan ternyata memang sudah terlelap dalam damai .
" Papa mencintai kalian..." Ucap nya sambil mengelus perut Risa dan mencium kening nya juga.
" Kamu juga mencintai Papa..." Entah sadar atau tidak, Yang pasti itu membuat Alex kaget dan bahagia sekaligus.
...❤️❤️❤️...
Tambahin gak Vote nya ? Kalau gak ngambek aku ni !
Like, Komen dan kasih bintang lima, Kasih bunga sama kopi juga boleh. Haus soal nya.
__ADS_1
Haus Diri Haus hayati 😂😂
Follow juga ige ibuk @amelia_falisha1511.