
Berhubung malam tadi Risa sedikit merasa perut nya mengalami kram, Maka mereka tidak jadi berbelanja dsn sebagai ganti nya hari ini Alex akan menemani istri nya berbelanja sesuka nya.
" Sudah ?" Tanya Alex saat melihat istri nya sudah memasukan Struk pembayaran yang mengular itu ke dalam tas mahal nya.
" Kamu mau kemana lagi ?" Tanya Alex membawa Risa ke dalam rangkulan nya.
Risa masih sempat berpikir dan tiba tiba dia ingin makan di Cafe yang banyak menyuguhkan beraneka ragam macam dan bentuk Cake.
Dan Risa menginginkan itu.
" Mau makan Cake itu. " Tunjuk nya pada Cafe di depan sana.
Alex masih nampak menimbang, Karena ingat pesan dokter sewaktu mereka melakukan pemeriksaan bulanan.
Yang kata nya harus banyak mengurangi makanan manis dsn berlemak.
Bahkan Risa di anjurkan banyak memakan sayuran dan ikan ikanan. Jangan lupa air mineral yang cukup banyak.
Ya, Karena kaki nya bengkak melebihi ukuran normal wanita hamil biasa nya.
Dan lagi harus banyak bergerak dan berjemur di pagi hari. Agar menetralisir aliran darah nya.
" Sedikit saja. Aku ingin Cake Smooth Strawberri Cake itu. !" Tunjuk nya pada Cake berwarna Pink dengan Buah Strawberri di atas nya.
" Oke ayo. Aku pesan kan. !" Alex membawa Risa ke Tempat duduk disana.
" Aku ke Toilet dulu ya Sayang, Mau pipis..." Alex ingin menemani tapi Risa melarang nya.
" Ingetin, Antri ya. Gak boleh nyerobot gitu. Jadi warna Negara yang baik. " Alex hanya menghela nafas nya kesal.
Baru saja dia ingin melakukan nya dengan kekuasaan nya namun istri nya sudah lebih dulu mewanti diri nya.
" Hm..." Jawab Alex kesal.
Risa meninggalkan suami nya disana. Dia segera menuju Toilet disana dan saat Dia hendak masuk dia menabrak seseorang yang hendak keluar dari toilet.
Brugh...
" Ahhh..."
" Eh ? Kamu baik baik saja ?" Risa hanya menatap wanita paruh baya di hadapan nya.
Cukup cantik di usia senja nya dan Risa tau bahwa itu pasti Orang kaya pikir nya.
" Iya, Nyonya. Maaf, Saya juga tidak sengaja ."
Wanita tua itu tersenyum disana. Dia melihat wanita hamil itu, Seakan dia teringat anak perempuan nya juga.
" Kenapa Nyonya ?" Tanya Risa merasa wanita Tua itu melihat ke arah nya.
" Tidak. Sudah, Hati hati. Perut mu semakin membesar. " Risa tersenyum dan menundukan kepala nya tanda pamit.
Risa melanjutkan langkah nya kembali ke toilet.
Sementara di tempat suami nya mengantri Wanita tua tadi datang dan terkejut melihat Alex.
" Tian ?" Panggil nya bingung saat melihat Alex disana.
" Ma ?" Tanya Alex kaget saat melihat Wanita tua itu.
Wanita itu bernama Margaretha. Wanita yang cukup di kenal nya.
" Apa kabar mu ? Sudah lama tidak menjenguk Rara. " Alex menegang kaku di tempat nya.
Mulut nya tertutup rapat. Dia bingung harus memulai dari mana.
" Rara selalu bertanya tentang mu, Dan dia bilang kamu tidak bisa di hubungi. Dia juga bilang dia sudah sembuh dan menangi kamu. "
__ADS_1
Deg !
Alex semakin menegang kaku, Dia kembali teringat dengan janji nya setahun lalu pada seorang wanita yang mengalami kehancuran diri nya. Semua itu karena Alex.
Jika Alex datang tepat waktu mana wanita itu tidak akan mengalami hak seperti itu.
" Rara terlalu mencintai mu Tian, Dia bilang juga kalian akan hidup bahagia dengan anak kalian. Rara memberi nama Sandra Aurora Alexander !" Cerita wanita tua itu.
Tes !
Air mata seorang wanita hamil terjatuh tanpa permisi disana. Dia mendengar jelas semua yang di ucapkan wanita yang bertabrakan dengan nya tadi di depan toilet.
Apa tadi ? anak ? Anak mereka ? Anak siapa ?
Sandra Aurora Alexander ? Apa mungkin ?
Risa tidak sanggup mengalami semua ini. Dia menutup mulut nya dengan kedua tangan nya, Bahkan dia berjalan sambil berurai air mata.
Tubuh dan kaki nya seakan semakin berat untuk di bawa nya bergerak.
Risa menopang tubuh nya dan berjalan sambil memegang apa yang bisa menjadi tumpuan nya.
Namun semakin lama, Tubuh nya semakin berat dan pandangan nya sedikit kabur saat sudah sampai di pintu keluar dan tiba tiba pandangan nya menggelap.
" Alexander..."
Brugh...
Risa terjatuh disana.
" Ahhhkkk...Tolong..." Beruntung seorang Pelayan wanita yabg bertugas menerima tamu disana berteriak dan berhasil menangkap tubuh wanita hamil itu agar tidak terjatuh ke lantai.
Suasana semakin ricuh dan tak terkendali sampai seseorang berjalan ke meja kasir dan mengatakan bahwa ada seorang wanita Hamil pingsan di pintu depan.
Dan saat mendengar ciri ciri nya yang mengatakan wanita Asia berkulit putih Pikiran Alex langsung tertuju pada istri nya sata ini.
" Tian ? Mau kemana ?" Tanya Mama Margareth mengikuti Alex ke depan dan melihat Risa di pangku seorang wanita juga dan mengipasi nya bahkan memberikan usapan di tangan nya agar segera sadar .
Mereka tidak ada yang membawa aroma teraphi.
" Risa..." Alex langsung mendekat dan mengambil alih istri nya.
" Tuan, Nyonya ini pingsan. Tadi saya menolong nya. " Jelas wanita itu ketakutan melihat Sang Penguasa Kota itu.
" Risa, Bangun sayang...Risa..." Tidak mendapati istri nya akan sadar, Alex langsung membawa nya ke rumah sakit .
Sepanjang perjalanan Alex terus menyerukan nama istri nya. Ketakutan semakin menggerogoti hati dan pikiran nya.
Melihat mata Risa yang terpejam membuat nya ketakutan setengah mati, Apalagi suhu tubuh istri nya yang semakin lama semakin mendingin.
Bssshhh...
Alex yang memangku Risa merasakan ada cairan bening bercampur lendir yang membasahi bagian pangkal istri nya.
Dia ingat ini, Ciri ciri ini ?
Apa ini Cairan Amnion ? Yang biasa di sebut air ketuban ?
Tubuh Alex semakin di selimuti kepanikan yang menutupi seluruh diri nya.
" Risa sayang, Buka mata mu. Risa. Ayo buka mata mu sayang, Ada apa ? ayo buka mata mu sayang...Jangan membuat ku panik. "
" Lebih cepat lagi bodoh !!!" Umpat nya kasar dan emosi pada supir nya yang serasa membawa mobil itu sangat lamban.
Padahal memang sebelum sebelum nya Alex sendiri lah yang meminta nya mengendari mobil dengan pelan dan hati hati.
Supir itu mengangguk dan tak lama mereka sudah sampai dirumah sakit.
__ADS_1
Alex menggendong tubuh Risa sambil berlarian di Loby rumah sakit.
Risa langsung di baringkan nya di Brangkar dorong dan di sambut dokter.
Berselang sepuluh menit dokter pun keluar dan menemui Alex disana.
" Kita harus segera melakukan Operasi Secar. Karena tekanan Darah Nyonya semakin menurun. Kami takut akan membahayakan Nyawa janin dan Ibu nya. " Penjelasan Dokter menghantam Alex .
Alex seakan menjadi bingung dan ngeblank.
Dokter sampai harus menyadarkan nya kembali sampai dia kembali sadar dan menandatangani surat persetujuan dan menyelesaikan administrasi rumah sakit ini.
Setelah itu, Risa harus menjalani Operasi Secar disana.
Alex pikiran nya berkecamuk saat ini sampai saat Dia mendengar suara kaki berlarian di lorong itu dan dia melihat Markus dan Lisa yang datang dan berlari.
" Tuan..." Panggil Markus dengan nafas yang masih memburu.
Sementara Lisa juga masih mengatur nafas nya dan beruntung Markus peka dan membawa nya duduk di kursi tunggu sebelah Tuan nya yang terlihat kacau.
Saat Markus kembali ingin melanjutkan pertanyaan nya dari dalam ruangan Suara tangis bayi terdengar sangat lantang disana.
Kontan saja tubuh lemah itu langsung berlari menuju pintu ruangan dan melihat dari kaca disana bahwa anak nya sudah lahir dengan selamat.
Seorang suster datang memberi tahu nya disana.
" Bersihkan diri anda Tuan. Anak anda sudah lahir dan siap melakukan Skin to Skin. !" Alex mengangguk dan dia kembali ke Markus dan Lisa.
" Ambilkan baju ganti dan perlengkapan ku dan istri ku dirumah. Cari Maura Dia tau segala nya. " Markus dan Lisa pamit.
Alex masuk keruangan itu setelah membersihkan diri dan memakai Bathrobe berwarna biru berlogo rumah sakit.
" Silahkan Tuan..." Ucap seorang asisten dokter dan Alex dapat melihat Istri nya sednag di bersihkan saat ini.
Hati nya menghangat saat melihat Putra nya begitu tampan dan Berkulit putih seperti istri nya.
" Hey Son. Welcome to the new life. And now you, Galaxy Sky Alexander " Ucap nya dengan bangga dan mencium putra nya itu dengan sayang dan penuh cinta.
Lalu Skin to Skin pun segera di lakukan Alex untuk putra nya.
...❤️❤️❤️...
Sedikit cerita ya, Bukan bermaksud sombong atau gimana. Bukan juga perkara hadiah nya yang menurut sebagian dari kalian mungkin gak ada apa apa nya.
Buat makan bakso kalian aja gak cukup mungkin.
Tapi bagi aku, Yang hanya ibu rumah tangga yang hanya tau mengurus anak dirumah, Mencoba berkarya di NT ini mencari kesibukan dan kesenangan ya karena memang hobi ku itu dari sekolah dulu nulis dan buat cerita.
Apalagi saat udah masuk pelajaran bahasa dan sastra, Aku tuh paling seneng.
Jadi aku mau berterima kasih untuk kalian yang setia dukung aku., Ini menjadi cambukan keras untuk aku agar bisa lebih giat dan lebih semangat lagi disini.
Kalian tau ? Dan kita sama sama tau, Di Dunia nyata kita ini, Gak semua orang menyukai kita.
Dan aku sadar akan itu. Buat yang terus dukung aku yang gak bisa aku sebutin satu satu, Big Thank to support nya buat aku.
Dan yang ngehujat aku, Aku ingin belajar memahami dan memaafkan dan bersikap bodo amat.
Karena di jaman yang serba canggih saat ini, Jaman Dimana Jempol lebih berbahaya dari pada mulut dan aku sadar akan itu.
Banyak yang Senang melihat orang susah, Jadi aku menanam kan pada diri aku sendiri untuk bersikap baik aja sih.
Jangan Lupa Follow ige aku ya, @amelia_falisha1511 ❤️
...Tengkiu banget yang sudah selalu neror aku buat Up karya aku. Dan aku seneng itu 🙏...
__ADS_1