
Rain benar benar di hukum atas kenakalan nya, Eitsss...
Raina tidak nakal ! Tolong cacat itu baik baik, bahwa Rain tidak jahat.
Karena dia hanya membalas apa yang di lakukan ornag lain pada nya.
Dan membela diri nya saja sebagai siswi, Dia tidak akan mencari Masalah jika mereka yang mencari Maslaah duluan dengan nya.
" Rain...ini ada kiriman coklat untuk kamu. " Amel dan Aira datang membawa sekotak coklat untuk teman mereka.
Rain tidak menjawab nya, Dia hanya melihat saja kotak coklat tersebut dan sebuah surat di atas nya.
Di Buka Rain dengan Perlahan lipatan kertas berwarna Baby pink warna kesukaan nya.
Hey Baby Girl...
Rain sudah tau siapa pemberi coklat tersebut. Dari kata kata awal saja Rain sudah mengetahui nya siapa pengirim nya.
Dan hal itu membuat nya malas untuk terus membaca nya, Di lipat Rain kembali surat berwarna pink tersebut dan di letakan nya begitu saja di atas coklat tersebut.
Hal itu membuat Amel dan Aira menatap heran, Apa Rain sudah selesai membaca nya ? Tapi apa mungkin ?
Atau hanya kertas prank saja ?
" Rain siapa pengirim nya ?" Tanya Aira antusias.
" Rain...ayo katakan !"
" Bawa lagi coklat itu pada nya, aku rasa dia masih berada di depan gerbang, katakan pada nya jika aku tidak membutuhkan nya !" Amel dan Aira pun kembali kaget.
Di depan gerbang ? Apa benar ??
" Rain..."
" Katakan saja pada nya jangan pernah menganggu ku lagi ! Aku tidak mengenal nya dan tidak pernah ingin mengenal nya. !" Rain berkata dengan tegas nya lalu merebahkan diri nya di tempat tidur dan menarik selimut.
Amel dan Aira merasa kasihan dengan Rain, Dia di cap sebagai anak nakal di sekolah ini karena telah memperlakukan Bianca seperti itu.
Apalagi kedua tangan nya lecet dan dan melepuh karena membersihkan kelas dengan sapu hingga membuat tangan nya lecet.
Cloud yang melihat itu pun merasa kasihan, sudah sebulan lebih mereka di sekolah ini dan Cloud tau, bahwa saudari nya itu merindukan Mama nya, Terutama Papa nya.
Karena sejati nya, Rain itu adalah anak yang manja yang terpaksa keras karena keadaan nya dan sikap Arogan nya.
__ADS_1
Akhir nya Amel dan Aira pergi mengikuti apa yang di katakan Rain, Mencari orang yang berada di depan gerbang saat ini.
Dan apa yang mereka lihat ? Kakak senior mereka, Siapa lagi jika bukan Darius.
" Kak..." Amel dan Aira kaget saat melihat siapa yang mereka lihat saat ini.
Sementara Darius sadar, Dia mengetahui kedua gadis kecil itu.
Mereka adalah teman Baby Girl nya.
" Kakak yang kasih ini ke Rain ?" Darius menatap kotak coklat dan sepucuk surat yang di tulis nya untuk Rain.
" Iya..."
" Ini, Kata Rain kami suruh balikin ke orang nya ! Rain juga bilang, Dia tidak mengenal dan tidak pernah ingin mengenal orang itu dan berarti itu adalah kakak !" Amel mencoba menjelas kan nya dan dia dapat melihat raut wajah Darius yang terlihat sendu dan bersedih.
" Oh, Oke. Thanks. " Darius langsung mengambil Surat dan sekotak coklat nya, Masih dapat di lihat kedua nya, Bahwa Darius membuang sekotak coklat itu ke dalam tong sampah dan hanya membawa surat nya saja.
Dia benar benar kecewa dengan sikap Arogan nya seorang Raina Alexander yang membuat nya penasaran.
" Suatu saat aku akan mendapatkan mu Rain ! Jika saat itu tiba aku akan pastikan bahwa kau akan mencintai ku. !" Darius meremmas surat di tulis nya untuk Raina.
Padahal Isi nya belum sama sekali di baca oleh Rain.
Hey Baby Girl.
Mommy ku baru pulang dari Prancis, dia habis shooting film disana. Jadi aku memberikan nya untuk nya.
Semoga kau menyukai nya, Rain.
Rain, Have a nice dream, ☺️*
Itu lah surat yang di tulis Darius untuk Rain, tapi Rain sama sekali tidak membaca nya, Hanya dengan Baby Girl saja Rain sudah kembali melipat nya tanpa ingin tau siapa pengirim nya.
Bahkan isi surat nya saja pun Rain tidka ingin membaca nya.
" Kau akan jatuh cinta pada ku Rain, Suatu saat aku akan memastikan nya, Bahwa kau hanya akan jatuh cinta pada ku saja ! Aku akan mengurung mu di dalam sangkar emas yang ku buat untuk mu !" Darius sudah bertekad, Dia akan bekerja keras untuk bisa sukses agar bisa masuk ke dalam keluarga besar klan Alexander.
Sementara di London sana, Alex langsung terbang ke L.A karena mendapatkan kabar Rain berulah lagi dari Cloud yang menceritakan segala nya tadi.
Bahkan Cloud juga mengatakan Bahwa Rain tidka mau makan sama sekali dan mengurung diri nya dan terlihat semakin dingin.
Alex bahkan sampai harus berbohong lagi pada Risa agar istri nya tidak mau ikut dan membiarkan nya pergi sendirian.
__ADS_1
Dia harus menemui putri nya yang saat ini tengah sendiri dan membutuhkan teman untuk hanya sekedar bercerita mungkin.
Ke esokan hari nya, Rain berjalan sendirian menuju kelas nya, dengan buku,iPad dan laptop milik nya.
Di ujung lorong terakhir menuju kelas nya dia dapat melihat siapa orang itu.
Orang sama sekali tidak ingin di temui oleh nya.
Tapi Rain tidak takut sedikit pun, Mencoba mengabaikan nya namun sial nya pria itu kembali menghadang jalan nya dengan berdiri tegap di depan nya.
" Minggir !"
" Tidak sebelum kita bicara. " Alis Rain terangkat sebelah saat merasa bahwa cara dan nada bicara pria di hadapan nya saat ini berbeda dari biasa nya.
" Aku tidak perlu bicara dengan siapa pun !"
" Tapi aku perlu !" Tegas Darius.
" Tapi sudah ku katakan bahwa aku tidak perlu dan menyingkir dari jalan ku !" Darius tetap berdiri di tempat nya.
Menatap Rain yang berada jauh di bawah nya dengan tatapan sulit di artikan dari Darius.
" Suatu saat aku akan mendapatkan mu Rain, Aku pastikan itu!" Senyum sinis Rain berikan pada Pria di depan nya.
" Jangan terlalu percaya diri ! Kau tau apa yang ku inginkan ?" Tanya Rain pada Darius di depan nya.
" Hal pertama yang ku harapkan saat ini adalah melihat mu pergi dari sekolah ini, Tapi itu tidak mungkin ! Its oke, aku hanya membutuhkan waktu setahun lagi untuk melihat mu disini bukan ? Jadi aku akan menantikan hari dimana kau akan keluar dari sekolah ini ! Jadi minggir !" Rain melewati Darius begitu saja.
Dia benar benar kesal dengan pria itu, Pria yang selalu membuat nya tidak nyaman berada di sekolah ini.
Apalagi tatapan banyak orang terhadap nya yang membuat Rain tidak nyaman.
" Kau bisa Rain ! Kau Pasti bisa ! Kau bukan anak yang lemah. " Rain terus saja menguatkan diri nya agar tidak lemah.
Dia terus berjalan berharap secepat nya sampai di kelas nya, Namun suara Darius menggema di lorong itu kembali membuat Rain di tatap aneh oleh anak anak sekolah asrama itu.
" Aku bersumpah ! Kau akan mencintai ku suatu saat nanti Rain ! Kau akan ku jadikan Ratu di istana ku ! Aku bersumpah untuk itu !"
" Dan aku akan meminta pada Tuhan untuk tidak mewujudkan sumpah Pria gila seperti mu !" Balas Rain tak kalah sengit nya.
Dia benar benar tidak habis pikir dengan Darius !
" Dasar Pria Gila !!!" Umpat nya lagi sebelum masuk ke kelas nya.
__ADS_1
...❤️❤️❤️ ...