
Alex benar benar frustasi, Dia bingung harus melakukan apa saat ini.
Bahkan saat tidur pun Risa memunggungi nya.
" Tidak bisa kah kita bicara ? " Risa diam...
Alex beringsut mendekat, Namun apa yang di dapat kan nya ? Risa tidak bergerak sama sekali, Istri nya benar benar tertidur.
Di kira nya Risa hanya pura pura tidur saja, Ternyata istri nya benar benar tidur .
Betapa sakit nya hati Alex saat melihat Mata Risa berair dan masih meninggalkan bekas nya disana.
" Maafkan aku sayang ku, Maafkan aku. " Alex mengucap maaf untuk istri nya.
Bahkan kini dia juga memeluk Risa dan mencium kening nya.
Istri nya benar benar tersakiti, Alex menyesal karena telah bersikap Rasis kepada anak anak nya.
...❤️❤️❤️...
Pagi hari nya, Alex sudah tidak mendapati Risa yang berada dalam pelukan nya.
Alex langsung bangkit, Ketakutan menyergap ke dada nya.
" Risa, Sayang...Dear Kamu dimana ? " Hening tidak ada jawaban.
Di kamar mandi tidak ada, Lalu Alex kembali ke kamar dan mengecek ruang ganti mereka.
Dan ternyata benar disana, Istri nya sedang berjinjit untuk mengambil Setelah kantor suami nya.
" Biar aku bantu..." Alex memegang pinggang istri nya dan membawa tubuh Risa bergeser.
" Tidak perlu, Aku bisa sendiri. " Tolak Risa dengan halus.
Tapi setiap kata yang keluar dari bibir nya, Sekali pun tidak ingin menatap wajah suami nya.
" Apa belum cukup ?" Tanya Alex pelan.
" Apa belum cukup selama sepekan ini ? Tidak menatap ku, Tidak menunggu untuk tidur, Tidak mengatakan cinta pada ku, Tidak meminta apapun pada ku ?" Risa diam.
Memang sudah sepekan ini mereka menjalani hubungan yang sangat dingin, Tanpa ada nya tegur sapa yang intens, Tidak saling menyentuh, Dalam arti memberi ciuman selat pagi, Menunggu kepulangan suami dengan Rian bahagia.
Bahkan di ranjang Pun Risa selalu membelakangi nya.
" Mandi lah, Ini sudah hampir siang, Aku ada acara jumpa wali murid di sekolah Twins, "
__ADS_1
" Aku ikut. " Ucap Alex bergegas ke kamar mandi.
Dia ingin ikut mengantar Risa dan menghadiri acara rapat tahunan wali murid.
" Tidak perlu, Aku pergi dengan anak anak, Kamu tolong bawa Piter ke kantor. Nanti aku jemput dia disana. Dia akan rewel jika tidak bersama Papa nya. " Alex berhenti di depan pintu kamar mandi.
Dia mengusap wajah nya dengan kasar, Dia harus melakukan apa lagi untuk berbaikan dengan Risa ? Selama seminggu ini dia sudah mengirimkan bunga Mawar Merah kesukaan istri nya, Membelikan coklat kesukaan Risa sejak mereka pertama berhubungan dulu, Bahkan Alex sudah membeli toko dan pabrik coklat itu.
Demi Risa nya.
" Katakan apa mau mu Tarisa ? Aku tau aku salah, Tapi tolong maafkan aku, Aku tidak bermaksud membedakan anak anak ku, Tapi kenakalan Rain memang sudah di luar batas nya, Dia sering berkelahi, Aku sudah memutuskan untuk segera memindah kan Rain ke sekolah Asrama. Itu yang terbaik untuk Rain. "
" Tidak ada yang akan pindah sekolah ! Terbaik menurut kamu belum tentu terbaik untuk anak ku, Maaf jika anak anak ku nakal, Aku akan memberi mereka pengertian. Bukan dengan cara mengangkat tangan dan membentak, Bahkan mempermasalahkan Gen, Itu Rasis ! dan aku ibu nya, !" Risa langsung meninggalkan suami nya yang masih merenungi kesalahan nya.
Dia benar benar menyesal untuk itu, Dia ingin anak anak nya menjadi anak anak yang hebat, Tanpa dia sadari dia telah salah mendidik Rain, Dia salah.
" Dan satu lagi, Seoang ibu akan hancur hati nya saat anak nya di bedakan, Bahkan rasa sakit itu akan lebih sakit dari pada kehilangan sosok suami !"
Deg !
Alex menatap sendu ke arah punggung wanita mungil yang telah 22 tahun menemani diri nya.
" Aaaahhhhh !!!"
Brak !
Amarah nya langsung memuncak, Dia telah menyakiti hati istri nya, Ibu dari 5 orang anak yang telah di lahirkan nya.
Saat tiba di meja makan, Risa sudah menyiapkan Sarapan suami dan anak anak nya, Seperti hari hafi sebelum nya, Risa tidak bertanya suami nya ingin sarapan apa pagi ini.
Tapi sudah tersedia roti panggang butter keju susu.
" Ayo anak anak, Pamit pada Papa, Kita Anisa terlambat ke sekolah kalian nanti. " Risa bangkit dan memakaikan tas ransel anak kembar nya.
Dia bersiap pergi untuk menghadiri acara pertemuan wali kelas hari ini.
" Apa Piter boleh ikut Mama ? I Miss Mama. " Risa melihat ke arah sang bungsu dan tersenyum.
" Ayo, Come to Mama. " Piter langsung memeluk Mama nya dan meminta di gendong.
" Piter, Kamu sudah besar, Mama tidak kuat, Biar Papa saja yang gendong. "
" No, Piter ingin dengan Mama, I Miss Mama. " Risa tidak memperdulikan suami nya .
Dia terus berjalan sambil menggendong Piter dalam dekapan nya, Di kecup nya puncak kepala Piter, Lalu Rain dan Cloud juga.
__ADS_1
Alex masih mematung di kursi nya, Sky dan Thunder menatap itu, Mereka juga kasihan dengan selisih paham di antara Mama dan Papa nya.
Ada kesakitan juga yang mereka rasakan di rumah ini.
" Mama sakit hati, Apa karena wajah kami Mirip Mama maka nya papa kesal ? Apa benar yang di katakan Rain ? Jika wajah China kami menyebalkan untuk Papa ?" Alex menatap Sih Sulung dirumah ini.
Sky dengan berani menatap mata tajam Papa nya.
Sementara Thunder, Dia menatap penuh permusuhan pada Papa nya .
Dia paling benci jika melihat Mama nya sedih ! Sekali pun itu Papa nya.
Thunder akan jelas menunjukan sikap pembangkang nya !.
" Minta maaf ke Mama Pa, Rain dan Cloud hanya anak kecil yang mulai beranjak remaja ! Rain dan Cloud adalah dua kutub magnet yang saling berkaitan. Jika Rain dengan sikap pembangkang nya, Maka Cloud adalah sosok Mama. Papa pasti tau itu. Selama ini Cloud memendam rasa cemburu nya, Karena Papa lebih sering menghabiskan waktu bersama Piter. Sky tau Papa bisa menyelesaikan ini semua. Ayo Thun, Kita pergi ke Markas. Aku ingin berenang. " Sky mengajak Thunder pergi ke markas Papa nya.
Ya, Mereka berdua tau bahwa Papa nya adalah seorang Mr. A.
" Jika Mama kembali menangis karena Gen kami berbeda dengan Gen Piter, Thunder tidak akan memaafkan Papa. " Alex menatap lekat wajah anak nya itu.
Ada aura permusuhan di kedua mata Thunder sang Guntur saat menatap wajah nya.
" Thunder, Sopan lah terhadap Papa. " Sky menegur Adik nya yang sudah bersikap kurang ajar pada Papa nya.
" Hem. " Thunder hanya mengendikan kedua bahu nya.
Sementara Alex mencerna semua ucapan Sky pada nya. Apa benar Cloud cemburu pada Kedekatan nya dengan Piter ? Pernah sekali Piter menunjukan hasil Ujian nya yang mendapatkan Nila A++, Lalu Alex hanya mengangguk saja. Bahkan dia lebih senang dan terlihat antusias saat melihat Jupiter menggambar.
Ingatan Alex kembali ke puluhan tahun lalu, Saat dia menunjukan nilai ujian nya sama seperti Cloud, Tapi apa yang di dapatkan nya ? Sebuah kado mobil mobilan atas nama Justin !.
Sejak saat itu hati nya hancur. Alex menjadi anak yang pemurung, Di tambah cara didikan ayah nya yang keras dan sering memukul nya.
Hal itu membuat Alex merasa semakin bersalah, Alex tidak ingin Cloud jadi seperti diri nya.
Alex tidak ingin itu terjadi.
Secepat kilat dia melihat ponsel nya dan Gelang di tangan Risa masih menjadi petunjuk utama untuk nya.
Juga hingga saat ini, Risa tidak tau soal gelang itu dan fungsi nya.
Alex langsung menyusul anak istri nya ke sekolahan Rain dan Cloud.
...❤️❤️❤️...
__ADS_1
Ayang Satria & Ayang Sarah Love Story' 💙