Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Sadar Diri


__ADS_3

" Apa kabar Nyonya Erick Guero ? " Tanya Alex dengan menatap culas pada Almeera kini.


" Almeera, Katakan apa maksud nya ini ? Kenapa bisa kamu di panggil kesini hanya karena berkas pemalsuan dana ini ?" Tanya Tuan Erick.


" Selesaikan masalah kalian ! Aku muat melihat Drama rumah tangga menjijikan seperti ini. " Apex hendak pergi meninggalkan ruangan itu tapi Staff tadi langsung mencegah nya.


" Kau tidak perlu takut ! Nyawa mu aman ! Jangan takut. "


" Tidak ! Ini semua bohong Sayang, Alex sengaja memfitnah ku !"


" Apa yang harus ku fitnah dari wanita seperti mu ? apa untung nya bagi ku ?"


" Kau beruntung aku yang membuktikan ini. Jika sampai Markus yang menemukan ini, habis lah kau !" Alex langsung pergi meninggalkan Almeera disana bersama Ayah nya.


" Sayang, itu semua bohong, Aku tidak melakukan ini semua. "


" Aku kecewa Meera ! Setelah apa yang ku lakukan untuk mu dan putra kita, Ini kah balasan mu ? Aku melakukan apapun untuk mu, Tapi kau malah membalas ku dengan ini semua. " Ayah nya Alex langsung pergi meninggalkan Almeera yang mulai ketakutan jika di tinggal oleh suami nya.


Bagaimana dia memenuhi kebutuhan hidup mewah nya jika Erick meninggalkan nya dan anak nya.


" Bagaimana Pun Arthur harus mendapatkan hak nya ! Aku tidak ingin Arthur kalah dengan Justin dan Anak nya Alex. Arthur harus menjadi pewaris Erick ! Harus. " Gumam nya lagi sebelum menyusul Suami nya itu.


Kini Martheo sudah sampai di kantor Alex dan dia sedang belajar langsung urusan bisnis bersama Papa nya.


Karena Markus sedang keluar bersama Lisa untuk Meeting.


" Analisa pasar nya Theo ! Pastikan Kerugian sekecil mungkin !"


" Baik Pa. "


" Korban kan apapun milik mu jika itu memang harus ! Jangan melibat kan Kas perusahaan saat darurat ! Itu akan membuat kerugian semakin membesar !"


" Iya Pa. "..


" Sekarang kerja kan !" Theo mengangguk.


Dia mulai mempelajari semua nya sejak dini.


Alex benar benar mempersiapkan segala nya untuk Theo dan Sky !


Dia memang mempersiapkan semua nya sedini mungkin agar anak anak nya tidak kaget lagi saat harus duduk dan menopang banyak nya karyawan yang bergantung dengan mereka.


Alex tersenyum bangga dengan Theo, Dia merasa bangga dengan Theo yang benar benar belajar dengan giat tanpa merasa tertekan dan terpaksa sedikit pun.


" Pastikan juga bahwa kau tidak salah menghitung pasar saham nya. ,"


" Iya Pa..." Lagi lagi Alex tersenyum.


Theo memang bisa di ajarkan dengan sangat baik.


Lama mereka belajar, sampai sore hari mereka masih saling belajar dan bicara serta debat tentang perusahaan.


" Kita Akhiri Theo, Saat nya pulang. "


" Iya Pa. " Inilah yang di sukai oleh Alex.


Theo tidak banyak bicara dan melakukan segala nya dengan analisa yang di katakan nya.


Lebih banyak bekerja dari pada bicara dan Alex suka itu.


Mereka pulang dengan jalan bersisian. Semua mata memandang ke arah mereka berdua.


Sedikit banyak nya Theo belajar dari apa yang di katakan Papa nya.


Bahwa jangan pernah tunjukan ketakutan mu di hadapan orang lain .


Simpan ketakutan mu di dalam diri mu sendiri.

__ADS_1


" Pa, Apa aku boleh menemui teman teman di panti ?" Tanya Theo melirik Papa nya yang sedang menyetir mobil mewah ini.


" Boleh ! Di akhir pekan !. Selebih nya waktu mu hanya bermain dan belajar. Papa tidak akan melarang mu. Tapi semua harus seimbang. Belajar dan bermain mu !.,"


" Terima kasih Papa Alex..." Alex hanya mengangguk dan tersenyum saja.


" Jangan turun ! Papa hanya membeli coklat kesukaan Mama mu !"


" Ikut Saja Pa. "


" Baik Ayo. " Mereka keluar dari mobil dan memasuki toko coklat mahal kesukaan istri nya itu.


Mereka kembali kerumah, saat Sampai dirumah Sky langsung bahagia melihat, Siapa yang datang.


Bukan nya memeluk sang Papa, Sky malah merangkak menghampiri Theo.


" Bagaimana Hari mu ?" Alex membawa Risa ke dalam pelukan nya dan mencium kening nya.


" Tidak ada ! semua membosankan kan ! Suami ku bekerja , Anak pertama ku sekolah dan belajar bisnis bersama Papa nya, Sky main dengan para pelayan nya, Lalu aku ???" Keluh Risa.


Lagi lagi Alex hanya tersenyum saja. Istri nya sedang dalam mode merajuk sekarang.


" Bersihkan diri mu Theo !. Dan kita akan bertemu lagi di ruang keluarga. "


" Iya, Pa. "


" Ma, Theo pamit dulu. "


" Iya Hati hati sayang..." Risa mengelus kepala Theo dengan sayang nya.


Lalu dia dan Alex masuk ke kamar untuk saling memberi kasih sayang.


Mereka tidak ingin melakukan hal berlebih saat bersama anak anak.


" I Miss You..." Alex memeluk Risa dari belakang dan mengikuti langkah mungil istri nya itu.


" Aaahhhkkk...Apa apaan ini ?" Pekik Risa kaget saat tubuh nya di angkat oleh Alex dan di hempaskan ke tempat tidur.


" Kau mengeluh hari ini bukan ? Maka aku akan menghilangkan keluhan mu itu. "


" Aahhh....Tidak aku tidak akan mengeluh lagi A-aku tidak mengeluh. "


" Sudah terlambat Sayang..." Seringai Alex mulai muncul dan tangan nya juga mulai nakal disana.


" Aahhh...Sayang...Jangan..."


" Kau akan menikmati nya sayang..."


" Aahhh...Alex..." Risa mulai mendesah saat tangan besar itu semakin nakal merasa dan bermain sesuka nya.


" Aahhh...Jangan... " Risa menggila saat Wajah Alex terbenam di permukaan ladang manis nya.


" A--aaahhh...Alex..." Risa semakin memanas dan menggeliat tak karuan saat di rasa nya lidah itu bermain sesuka nya.


" Alex...Sayang...Akuuhhhh...."


" Aaahhhh...." Dada Risa membusung ke atas saat di rasa nya pelepasan itu datang menghantam nya.


" Mari kita mulai sayang..." Alex menyeringai saat melihat wajah Frustasi Risa dan nafas yang berlarian.


" Aaahhh..," Belum selesai mengatur nafas nya Alex sudah mulai memasuki nya lagi.


" Kau suka ?" Tanya Alex saat sedikit demi sedikit semua nya masuk.


" Sayanghhhhh.,."


" Heum ?"

__ADS_1


" Aahhh...Masukan..."


" Apa begini ?"


Jleb !


" Aahhh....." Risa kembali menjerit kala Alex menusuk nya dengan kekuatan penuh dan terasa hingga ke ujung nya .


Alex mulai memompa dsn mendorong dengan banyak nya gaya dan Tempo sesuka nya juga.


Lembut, Pelan, sedang, Cepat hingga pro semua di lakukan Alex.


Tubuh Risa terhentak hentak, Terguncang guncang dengan semua yang di lakukan nya.


" Ahhh...sayang..." Risa mencapai puncak nya yang kedua.


" Terus mendesah sayang...Kau semakin seksi. "


" Aahhh...sayang...Lebih cepat, aahhh..."


" Sebentar lagi sayang, Ahhh.. " Alex terus bergerak maju mundur dengan segala kemampuan nya.


Dia menghujani ladang istri nya dengan sangat pro dan aktiv.


" Sayang...."


" Sedikit Lagi Risa..."


" Aahhh...Alexander..." Tubuh Risa bergetar kembali, Pusat inti nya berdenyut hingga dia juga merasakan tombak sakti naga api itu semakin membesar dan membengkak.


" Tarisa....Aaahhhh....."


💦💦💦


Tumpah sudah apa yang memang seharus nya tumpah ruah itu.


Ladang Risa kini penuh dan kebanjiran oleh siraman hangat yang keluar dari Pusat inti suami nya.


Nafas kedua nya memburu hebat, Inti kedua nya juga sama sama berdenyut dan berkedut manja menikmati kebersamaan mereka kini.


" Kau sangat nikmat sayang ku..."


Plak !


" Ayo mandi, Nanti anak anak sudah menunggu kita ! Dasar bule !"


" Kau selalu puas dengan nya sayang..."


" Ya aku memang puas ! Puas hah !"


" Aku mencintai mu Tarisa..."


" His...sudah ayo mandi, "


" Iya ayo..." Alex membawa Risa ke dalam gendongan nya di depan.


Seperti dulu saat Risa manja pada nya dan kini di lakukan nya lagi.


" Jangan lagi...ku mohon..." Risa sudah ketakutan saat milik nya dsn milik suami nya bergesekan.


" Tidak akan. Masih ada malam bukan ?"


Bugh...


" Dasar !"


...❤️❤️❤️...

__ADS_1


__ADS_2