
Alex benar benar marah saat ini, Dia tidak suka saat dia tengah istirahat di ganggu oleh siapa pun.
Terlebih lagi saat ini dia benar benar lelah, Dan membutuhkan istirahat, Dan dengan berani orang itu masuk keruangan nya.
" Keluar !" Ucap Alex dengan sangat dingin.
Dia benar benar tidak ingin menerima tamu ini, Apapun kepentingan nya.
" Tapi Alex, Kau tidak bisa melakukan ini pada ku, Apa maksud mu mengambil semua hak ku ?"
" Hak apa yang kau bicarakan ? Hak apa hah ?" Tanya Alex lagi menatap tajam pada mantan tunangan nya itu.
Dia menatap marah pada wanita itu, Wanita yang telah berani menganggu tidur nya.
Tidak cukup baik kah dia selama ini ? Akai dia memang terlalu baik hingga wanita sampah masyarakat ini berbuat ulah ?
" Ayah mu sedang sakit dan membutuhkan banyak biaya, Tapi kau malah menarik semua nya, Perusahaan kami hampir hancur. " Alex hanya menyeringai saja di posisi nya.
Berdiri angkuh menatap wanita menjijikan yang kini berada di hadapan nya.
" Pergi pulang kerumah terkutuk itu dan urus suami mu ! Jangan tau mu hanya menghabiskan uang dan mabuk mabukan di club' ! Dan club' yang kau datangi itu adalah club' milik Markus ! Bodoh sekali kau. " Almeera menatap kaget pada Markus.
Asisten itu pemilik club' terbesar di Negara ini ? bahkan ada yang di luar negeri juga.
" Kenapa kau kaget ? Bahkan Markus saja lebih kaya dari keluarga mu, Lalu apa lagi yang kau tunggu ? Pergi dari sini dan kembali ke habitat mu. "
" Tapi Alex---"
" Pergi sialan !!!" Bentak nya lagi.
Kepala nya sudah cukup pusing karena tidur nya terganggu tadi malam, Lalu kerjaan lagi, Dan saat dia sedang istirahat berani sekali wanita ini datang mengganggu nya ?
Sialan sekali memang.
" Baik aku pergi !" Almeera pergi dengan gerutuan dan umpatan nya yang di tujukan untuk pria sombong itu.
Oh, Jangan lupakan wajah menyebalkan asisten Alex yang selalu berdiri di samping nya itu, Saat Alex mengatakan bahwa Markus lebih kaya di banding kan dengan keluarga nya.
Dan Almeera tidak terima itu.
" Menyusahkan saja. Tidur lagi kau !! Wajah mu menyebalkan. " Markus kaget.
Kenapa jadi dia yang di salah kan disini ? Bukan kah Almeera yang datang ? Lalu kenapa dia yang di salah kan ?
" Tidur kau sialan !!" Mau tidak mau Markus kembali ikut tidur dan kembali ke posisi nya.
Dia memang membutuhkan itu saat ini.
Mulut Alex memang sangat luar biasa pedas nya, Bahkan Cabe Mexico pun kalah pedas nya oleh mulut Alex.
Bisa di adu, Siapa yang Berani melawan pedas nya mulut itu selain sang nyonya.
Jika ada yang berani dan menang, Markus ingin memberi nya uang yang banyak.
Namun angan hanya tinggal kenangan saja, Saat sang penguasa bermulut setan itu kembali bicara tanpa membuka mata nya.
Dan itu kembali membuat Markus hanya bisa diam saja.
" Tutup mata mu dan tidur ! Jangan sampai aku yang akan menutup mata mu selama nya. !"
__ADS_1
" Baik Tuan..." Ucap Markus pada akhir nya.
Namun Maslaah kembali hadir, Baru beberapa saat dia tertidur orang yang menyebalkan kembali masuk ke ruangan nya dan membangunkan nya.
" Papa ....."
" Aaaahhhkkkk !!! Aku hanya ingin tidur dengan tenang Tarisa !! Mau apa kau kesini ?" Tanya Alex dengan wajah kesal nya.
Bahkan saat ini dia menatap kesal pada istri nya yang baru masuk ke ruangan nya.
Dan apa ini ? Sky, Dan Thunder juga ikut ?
Bayi gembul Thunder dan Balita gembul itu kembali datang mengganggu istirahat nya.
Lalu dimana pengasuh nya Anak anak itu ? Kenapa istri nya sendirian ?
Alex sudah waspada saat ini, Jangan bilang dia harus menjaga anak anak nakal itu ?
Eh ? Tapi anak anak nakal berwajah China itu anak nya, Tapi kenapa tidak ada gen nya sedikit pun ?
" Aaaahhhhhh....Aku bisa gila Risa !!!"
" Apa yang kau lakukan disini ? dimana para nanny ? "
" Tidak ada kami hanya ingin menemani Papa bekerja, Iyakan Sky ? " Apa apaan ini ?
Kenapa dia mencium sebuah konspirasi disini. Tapi apa ??
" Apa yang kau ingin kan ?" Tanya Alex yang memang curiga pada Risa.
" Aku ingin kerumah Lisa, Kami akan jalan jalan ke Mall, Boleh ?" Hanya ke Mall Risa sampai menganggu tidur nya ?
Untuk apa ponsel nya ??
" Apa kau tidak punya ponsel ?" Tanya Alex geram.
Dengan wajah tak berdosa nya Risa menjawab dengan anggukan kepala nya.
" Punya. Ini dia. " Menunjukan ponsel mahal milik nya.
" Jadi apa guna nya ponsel mu jika ada Tarisa ???" Geram nya lagi.
Jika saja di depan ini bukan Risa, Mungkin sudah di lempar Alex dari jendela kaca besar itu saat ini juga.
Dan tubuh nya akan hancur berkeping keping jatuh ke tanah di bawah sana.
" Tarisa !!!!!" Jerit Alex frustasi.
Dia benar benar frustasi menghadapi sikap Anak dan istri nya saat ini, Bagaimana lagi jika memang dia akan memiliki 5 anak dari Risa ? Berarti ada 3 lagi bukan ? Astaga !..
Memikirkan nya saja membuat kepala Alex seakan mau meledak saat ini ?
Siapa yang harus di salahkan disini ? Tombak sakti naga api nya ? Oh tidak bisa !
" Awas kau !!!" Jerit nya lagi saat Risa dan anak anak nya sudah keluar dari ruangan suami nya.
Rencana nya berhasil membuat sang penguasa merasa kesal.
Dan Risa membalaskan dendam nya saat di kamar mandi tadi, Karena kaki nya gemetar karena terlalu lama banteng raksasa itu membajak ladang milik nya.
__ADS_1
Maka dari itu Risa sengaja menganggu pekerjaan suami nya, Dan ternyata rencana nya berhasil. Suami nya ternyata sedang tidur.
" Ayo Tuan tidur lagi. "
" Pergi kau !!! Tidur di ruangan mu ! Dan aku akan tidur di ruangan ku. Batal kan semua jadwal hari ini, Kita libur satu hari. Aku ingin ke sauna, Berendam air hangat, kita habiskan Me time. "
" Tapi Tuan, Meeting hari ini sudah terlalu lama di tunda, Jadi harus segera di selesaikan. "
" Sudah ayo cepat !! Aku ingin segera berendam. Cepat ! Kau lamban sekali !" Markus hanya sanggup dan bisa mengelus dada nya.
Jika dia mengajak duel Singa jantan itu, Dia akan mati sia sia.
Dia salah sasaran jika ingin berduel dengan pria itu, Jika saja itu Steve, Joe, Tom, Atau Mario , Dengan senang hati Markus masuk ke dalam riang tinju saat ini juga.
Dia juga ingin melemaskan otot otot nya yang memang sudah lama tidak di latih.
Kedua nya masuk ke dalam ruang meeting dengan aura yang sangat dingin, Terlebih wajah Alex saat ini.
Mereka para peserta meeting menelan ludah nya dengan sangat susah payah, Jangan sampai mereka membuat Maslaah dan berakibat buruk pada karier mereka nanti nya.
" Selamat Siang Tuan Alexander .."
" Mulai meeting nya !" Benar bukan ?
Mood Tuan penguasa itu sedang tidak baik baik saja saat ini.
Maka jalan satu satu nya adalah mencari aman, Itu pun jika mereka akan aman nanti nya.
Dan jika tidak aman ya berarti belum jodoh nya.
" Meeting ini sudah di tunda, Tapi kenapa masih sepeti hasil nya ? Kau !" Tunjuk Alex pada pria muda berkaca mata yang menunduk takut pada nya.
" Kemarin buka ini rancangan mu ! Tapi kenapa saat sampai di tangan ku berubah ?" Tanya Alex marah.
Taman bermain, Mall dan Resort akan di bangun di satu lokasi, Dan Alex akan mewujudkan impian keluarga nya dengan Mega proyek ini.
Tapi bagaimana bisa ? Desain nya berubah secepat ini ? Dalam waktu satu malam saja ?
" Rancangan saya hi-hilang Tuan .." Cicit nya pelan..
Dia benar benar takut saat ini menatap Alex.
" Cari pelaku nya siapa yang berani mengambil rancangan itu !! Bawa dia ke hadapan ku saat ini juga. " Markus mengangguk.
Dia segera melakukan tugas yang di berikan Tuan nya, Mencari siapa pelaku nya, Walau CCTV tidak menyatakan apa pun, Tapi bukan Markus nama nya jika tidak bisa mengembalikan file asli nya.
Yang buat Alex sakit kepala.
Anak China yang tidak perduli dengan sekitar nya jika sudah mendapatkan makanan.
**Kakak Beradik Anak China nya Alex 🤣
...❤️❤️❤️**...
__ADS_1