Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Merawat Bayi


__ADS_3

Dokter Cabul seperti ucapan Alex dan Markus sudah pergi meninggalkan kamar peraduan sepasang suami istri yang kini terlibat kekesalan nya masing masing.


Dimana sang suami masih merasa kesal dengan pujian dokter cabul tadi yang mengatakan istri nya cantik.


Sementara sang istri kesal dengan suami nya yang beranggapan diri nya baik baik saja.


" Apa begini sudah nyaman ? Apa sakit ?" Tanya Risa terus menerus pada suami nya yang sudah berbaring untuk beristirahat malam.


" Berhenti bertanya seperti itu. Kau sudah bertanya sebanyak 17 kali. " Alex menjawab dengan rasa kesal nya.


Risa hanya mencebik saja.


" Aku hanya khawatir saja dengan luka nya. " Alex hanya bisa menghela nafas nya berat.


Menurut nya Risa terlalu berlebihan mencemaskan nya.


Tapi mana ada berlebihan ? Istri mana yang tidak khawatir melihat keadaan suami tercinta nya ? Terluka seperti itu ?


" Tapi aku baik baik saja. "


" Mana ada baik baik saja. Kamu sakit sayang, Kamu terluka..."


" Tidur Risa...atau kau mau aku tiduri ? Iya ? Baru kau mau tidur ?"


Bugh ..


" Mana bisa ? Kamu lagi sakit. Jangan yang aneh aneh."


" Aku bisa ? Kau mau berapa putaran di ladang mu ? Sampai pagi pun aku mampu membuat mu mendesah jika kau menginginkan nya. "


" Dasar menyebalkan !" Risa langsung memposisikan diri di dekat suami nya dan memeluk tubuh kekar itu.


Dia mengusap dengan sayang bekas luka tembakan itu.


Bahkan dia sedikit mengangkat tubuh nya hingga bisa menjangkau luka itu.


Cup...


" Cepat sembuh..." Dia mencium Bibir suami nya sekilas.


Entah kemana rasa kesal tadi, Yang pasti nya menguap begitu saja setelah Risa mencium nya.


" Tidur dan pejam kan mata mu. "


" Iya..." Mau tidak mau Risa memejamkan mata nya.


Alex langsung memeluk tubuh istri nya dan membelai lembut helaian indah itu dengan penuh rasa Cinta.


Dengan cepat Risa memejam kan mata nya kala tangan besar itu terus memberi nya usapan lembut dan menenang kan.


...🌞🌞🌞...


Pagi sudah datang, Sinar mentari sudah masuk ke dalam kamar mereka, Dan saat Horden Itu terbuka secara otomatis saat itu Juga Risa terbangun dari tidur nya.

__ADS_1


Dia melihat dulu keadaan suami nya dan ternyata masih tidur dengan lelap.


Mungkin karena efek obat yang di minum nya sebelum tidur malam tadi hingga membuat nya tertidur lelap.


Cup...


" Selamat pagi sayang..." Risa mencium kening suami nya dan mengusap rahang tegas itu dengan penuh kasih sayang.


Rahang yang di penuhi buku bulu kasar yang membuat kadar ketampanan suami nya naik berkali kali lipat nya.


Setelah meninggalkan kecupan manis di kening Alex, Risa langsung membersihkan diri nya di kamar mandi dan bergegas ke kamar Sky.


Ternyata suami dan Putra nya masih tertidur, Risa ambil Putra nya dan di bawa nya kembali ke kamar nya.


" Tidak Papa Nanny, Biar Sky tidur lagi bersama Papa nya. "


" Ah, Iya Nyonya. " Akhir nya Risa membawa Sky kembali ke kamar nya.


Lalu dia kembali turun ke dapur untuk menyiapkan sarapan untuk suami nya.


" Tolong, Untuk sementara ini, Masakan makanan yang membuat luka suami ku cepat mengering. Jauhkan makanan laut dulu ya yang membuat luka nya gatal. "


" Siap Nyonya. "


" Apa sarapan Sky pagi ini ?" Risa terus memberi instruksi di dapur mewah nya.


" Soup rumput laut dan ikan Tuna Nyonya. "


Setelah menyiapkan instruksi untuk sarapan pagi, Risa kembali ke kamar nya di atas untuk melihat Anak dan suami nya.


Apakah dua pria tampan itu sudah bangun atau belum ?


" Huh,. " Risa mengehela nafas nya berat saat anak nya sudah berada di atas tubuh Papa nya dan sibuk menjambaki rambut sang Papa.


" Sky, Nak. Tidak boleh seperti itu. Papa masih sakit. " Risa mengambil Sky dari atas tubuh Alex dan membawa nya.


Alex hanya menatap nya datar. Apa apaan istri nya itu ?


Dia tidak sakit, Kenapa harus di larang main dengan anak nya ?


Hak itu membuat nya kesal lagi, Dia di perlakukan layak nya seorang bayi yang sedang sakit dan membutuhkan penanganan khusus.


" Sayang, tunggu ya, Biar Sky mandi dulu. " Alex tidak menanggapi nya.


Dia marah dengan Risa.


Setelah Risa pergi dan kembali, Alex sudah tidak ada di tempat tidur, Mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi, Risa langsung menuju kamar mandi.


" Jangan mandi dulu, Nanti luka nya lama kering. " Alex hanya melirik nya saja.


Dia merasa pasrah saat Risa membantu nya mandi, Jika dulu dia sangat senang jika di bantu Mandi oleh Risa.


Maka kali ini dia malas dan kesal.

__ADS_1


" Kau memperlakukan ku sama seperti Sky, Aku tidak boleh ini dan itu. Kau tau ? kau itu menyebalkan !" Gerutu Alex saat Risa kini mengganti perban nya.


" Apa ini ? aku harus bekerja, Pekerjaan ku banyak. " Risa berkacak pinggang di depan nya.


" Libur dulu sampai luka nya sembuh. "


" Hey kau ! Tarisa !! Mana bisa aku libur. Kau pikir aku pengangguran ? Kau pikir aku ini Bos yang bisa bertumpang kaki saja ? Kerjaan ku banyak. Proyek Hotel Terapung itu membutuhkan penanganan ku segera. Bagaimana aku bisa diam saja dirumah ?" Alex menatap kesal dan semakin kesal dengan istri nya itu.



" Baik, Mari bekerja sama. Aku akan membantu kamu bekerja. Aku akan menjadi sekertaris kamu hari ini. " Alex semakin menatap kesal pada istri nya itu.


Risa juga menatap kesal ke arah suami nya.


Dia tidak perduli dengan tatapan tajam suami nya. Dia terus membantu suami nya bersiap dan memakaikan pelembab di jambang suami nya.


" Kau memang benar benar menyebalkan ! Kau tau ?" Alex berucap kesal.


Sementara Risa hanya bisa menunduk sendu, Perlakukan nya di salah artikan oleh suami nya.


Dia memang benar benar khawatir dengan keadaan suami nya.


Tapi kenapa suami terlihat kesal pada nya ?


" Yasudah. Aku mau ke kamar Sky, Silahkan kalau mau bekerja. " Risa meletakan semua keperluan suami nya tadi.


Dia bersiap keluar dari kamar nya.


Namun sepasang lengan besar nan kokoh menarik nya hingga dia terjatuh duduk di pangkuan suami nya.


Risa hanya diam saja. Dia benar benar merasa kecewa dengan sikap suami nya.


" Kau ingin belajar merajuk pada ku ? Iya ?" Tanya Alex yang terus membelit pinggang ramping Risa dengan posesif.


" Aku hanya khawatir saja. Kenapa mesti kesal ? Jika tidak ingin dekat dekat dengan ku lagi yasudah. Biar aku pergi saja dari--" Alex membalik tubuh itu dan menatap nya tajam.


" Dengar kan ini baik baik dan ingat disini. " Alex menunjuk kening Risa.


" Kau tidak ku izinkan pergi kemana pun ! Kau akan selalu pergi bersama ku ! Jika aku tidak dirumah jangan pernah berani keluar dari rumah! Kau dan Sky adalah seluruh harta ku ! Aku akan melakukan hal apapun demi kalian ! Bahkan jika harus menukar nya dengan nyawa ku ! Tapi itu tidak akan ku biar kau siapa pun mendekati kalian dan berani menjadikan kalian target nya. " Risa tertegun dengan semua ucapan suami nya.


" Karena aku, Cristian Alexander Guero, Tidak akan membiarkan anak dan istri ku ! Kau dengar ? Tidak hanya harus kau dengar, Tapi kau pahami setiap kata ku !"


" Mengerti ?" Tanya Alex lagi.


Risa hanya mengangguk saja.


" Iya, Maka jangan sampai terluka juga. Aku sedih melihat kamu terluka karena kami. " Risa melingkarkan kedua tangan nya di pinggang kokoh suami nya.


Di benam kan nya seluruh wajah cantik nya di dada bidang nan kekar itu.


" Maka yang utama tetap lah sehat dengan Sky, Jangan terluka dan sakit, Maka aku akan baik baik saja. " Alex menghujani Risa dengan kecupan dan ciuman sayang nya.


...❤️❤️❤️ ...

__ADS_1


__ADS_2