
Acara liburan panjang itu sudah selesai. Baik Risa mau pun Alex mereka sudah kembali ke rumah besar mereka.
Dan tau apa yang membuat kepala Alex berdenyut ?
Risa sibuk dengan pakaian pakaian yang di beli nya untuk seluruh pelayan di Rumah mereka.
Dan bahkan dia membelikan semua Kaos Batik Ala Jogjakarta untuk semua Penjaga di Rumah besar mereka.
" Risa sudah ! Kepala ku berdenyut melihat mereka memakai baju itu. Rasa nya ini sudah seperti pertunjukan yang kita lihat Kemaren itu !" Alex memijat pangkal hidung nya saat melihat seluruh pelayan bahkan penjaga memakai seragam yang di berikan nya.
Bahkan Markus juga memakai baju yang sama.
Oh, ! Tidak, Jangan katakan bagaimana Alex menolak nya Baju itu serasa mencekik leher nya karena terlalu ketat di tubuh berotot nya.
" Sayang...kita kerumah ibu ya. Aku ingin memberikan hadiah ini untuk ibu. " Alex melihat senyum tulus disana.
Saat ibu nya begitu membenci nya, Risa malah ingin mendekat dan mencoba bersama sang mertua.
" No !" Larang Alex dengan tegas.
" Sayang...Plis..."
" No Risa ! aku akan menuruti keinginan mu tapi tidak dengan kerumah ibu ! Aku tidak ingin kau terluka nanti nyam Baik hati dan pikiran mu. Aku tidak ingin itu. " Ucap Alex meraih kedua tangan Risa dan menggenggam nya dengan erat.
" Tapi sayang..."
" Risa plis..." Ucap Alex berusaha.
" Bagaimana jika kamu ikut ? Apa tidak merindukan ibu ? sudah lama bukan tidak menemui ibu ?" Alex hanya menghela nafas nya berat disana.
" Oke, Baik. Ayo kita pergi. " Ajak Alex.
Akhir nya mereka pun pergi kerumah lama mereka. Tempat dimana ibu nya Alex tinggal dan tempat dimana berawal nya kisah mereka.
Selama perjalanan menuju rumah lama nya, Alex tidak melepaskan genggaman tangan nya pada tangan Risa.
Bahkan dia selalu memeluk Risa dan mengelus perut buncit itu.
Betapa bahagia nya Alex saat gerakan tangan nya di respon oleh anak nya.
" Iya, Dia bergerak...Dia tau jika Papa nya mencintai nya. " Ucap Alex saat melihat ke arah istri nya.
Alex tersenyum, Dia tidak berharap banyak tentang jenis kelamin anak mereka. Yang terpenting bagi nya, Anak nya dan Risa bisa selamat, Sehat dan hidup bersama nya.
Kini mereka sudah sampai dirumah Lama mereka. Rumah dimana awal perjuangan Risa sebagai tahanan, dan menerima setiap larangan dan kekangan dari suami posesif nya.
" Jika kau ingin kembali kita bisa saja kembali. !"
Risa menggeleng.
Dia memantapkan hati nya untuk datang kerumah ini untuk mempererat hubungan nya dengan ibu mertua nya.
" Ayo kita masuk suami tampan ku..." Goda Risa berusaha mencaairkan suasana yang di rasakan suami nya.
" Ck, Awas jika kau menangis gara gara perkataan ibu. " Ucap Alex kembali mengingatkan nya.
Risa mengangguk dan segera masuk ke dalam rumah nya.
" Risa...pelan pelan. Kau ini. " Ucap Alex mengingatkan Risa.
__ADS_1
" Hihihi...iya. " Akhir nya Risa kembali menautkan tangan nya dan tangan suami nya.
Sampai nya di ruang tamu itu, Risa mulai merasakan sakit hati nya. Namun dia menahan nya demi Alex.
" Sampai mati pun aku tidak akan sudi menerima nya. Aku akan memisahkan mereka berdua. !"
Rahang Alex mengeras disana. Dada nya bergemuruh saat melihat ternyata ayah nya disana menemui ibu nya.
Bahkan kini dia melihat bahwa ayah nya duduk bersama ibu nya...
" Tapi kau harus merestui mereka demi perusahaan ku dan--"
" Dan istri mu yang seharus nya menjadi menantu ku ? " Tuding ibu nya Alex...
" Almeera hamil. Usaha keluarga nya hancur karena Alex membeku kan seluruh Aliran dana dari nya. Dan Saham 35% Sudah dimiliki Alex beratas nama kan Risa istri nya. "
Deg !
Semakin Alex membenci Ayah nya. Dia memiliki saudara kembali dari rahim yang berbeda.
Dan sial nya calon adik nya akan seumuran dengan anak nya nanti..
Apakah itu pantas ? Jawaban nya adalah tidak.
Tap...Tap....Tap...
" Sayang..." Risa mencegah kemarahan suami nya disana.
Alex tidak mengindahkan lagi istri nya dan dia semakin melangkahkan kaki nya hingga berdiri tepat di dekat kedua orang tua nya.
Untuk pertama kali nya lagi. Mereka bertatap muka setelah pertemuan mereka dirumah besar kakek nya.
Karena kebencian yang tertanam di hati nya.
" Alex..." Panggil ayah dan ibu nya bersamaan.
" Pergi dari rumah ku !" Ucap Alex dengan tegas menyorot sang ayah dengan tatapan kebencian nya.
" Alex ! Jangan begitu dengan ayah mu nak. !" Ibu nya masih berusaha menenangkan putra nya.
" Ayah yang bagaimana bu ? Ayah yang tidak tau malu ? Iya ?" Balas Alex tak kalah geram nya.
" Sayang...sudah...ayo kita pulang saja. " Risa mulai takut.
Takut terjadi nya perang kedua belah pihak.
Antara Alex dan ayah nya.
" Sayang...sudah ayo..." Alex tidak mendengar kan Risa.
" Bawa Nyonya kalian dari sini ! Aku tidak ingin istri dan anak ku mendengar kan pertengkaran ini. " Di saat seperti ini Alex masih memikirkan keadaan anak dan istri nya itu.
" Sayang .." Risa menggeleng.
Saat mata nya sedang menyorot mata sang ayah, Dari arah tangga dia melihat Wanita paling di benci nya turun dari sana dan apa itu ? Dia memakai pakaian milik Risa walau belum pernah di sentuh nya.
Karena Alex masih meninggalkan beberapa pasang baju bahkan accesoris pendukung lain nya milik sang istri dirumah ini.
" Apa yang kau lakukan ??? Berani nya kau ???" Hardik Alex menatap Almeera dengan tatapan tajam nya.
__ADS_1
" Alex ! Dia istri ku ! Kau jangan keterlaluan. "
" Dan dia ibu ku !!! Apa otak mu memikirkan perasaan ibu ku hah ? " Bentak Alex marah.
Almeera sudah turun dan kini memilih berlindung di dekat suami nya...
" Sayang ini tidak benar. Jangan begitu. Dia juga sedang hamil. "
" Aku tidak perduli! Jangan berharap aku menerima nya. Justin saja aku membenci nya. Apalagi anak dari wanita hina itu !"
" Alexander !!!"
Plak...
" Risa...." Teriak Alex saat yang di tampar ayah nya adalah Risa istri nya .
Risa menghalangi Alex dari tamparan ayah mertua nya dan kini dia lah yang menerima akibat nya.
" Cristian Erick Guero !!! " Geram Alex menahan sesak di dada nya.
" Jika sampai terjadi sesuatu pada istri dan anak ku akan ku habisi kau !!! Kau dan kau ! Akan ku balas hal ini dengan lebih sakit lagi !!! Ingat itu !"
" Dan kau ! Wanita menjijikan Aku akan pastikan keluarga mu akan hancur ! Akan ku hancurkan siapa pun yang berani menyakiti istri ku !!!"
" Sayang .." Panggil Risa lirih merasakan sudut bibir nya sakit dan mulai membengkak.
" Diam dan jangan banyak bicara lagi ! Pulang bersama supir mu !"
" Tidak. Aku tidak mau. Aku mau pulang sama kamu. !"
" Pulang Risa..."
" Tidak..." Rengek Risa dengan manja nya.
" Baik ! Jika kau menginginkan melihat aku menampar balik wanita itu. !" Alex bersiap mendekat ke arah Almeera dan kini ayah nya menghalangi nya.
" Alex ! Jangan lakukan itu pada Almeera. Dia sedang mengandung adik mu. " Sedikit banyak Ayah nya merasakan takut juga.
" Aku adalah keturunan tunggal yang sah dari Keluarga Guero di mata Negara dan hukum yang berlaku di Negara ini. ! " Ucap nya dengan tegas.
" Sekeras apapun kau menyangkal dia dan Justin tetap adik mum Kalian lahir dari Benih yang sama walau dari rahim yang berbeda. !"
" Dan aku benci terlahir dari benih milik mu !!!" Teriak Alex menggema di seluruh ruang keluarga ini.
Mata nya menatap dan menyorot dengan tajam.
Di saat seperti ini Risa bingung, Apa yang harus di lakukan nya namun dia menemukan ide nya.
Maafkan Mama Nak. Bantu Mama nak. !
Risa bersiap siap melakukan rencana nya demi mengakhiri pertikaian antar keluarga ini.
Satu dua dan tiga.
" Aahhh...Sakit...." Risa memegangi perut nya.
Alex melihat itu dengan wajah pucat dan panik nya. Alex juga melihat wajah itu bercucuran keringat di dahi nya dan itu membuat akting Risa semakin terdukung dengan sempurna.
" Kita kerumah sakit !" Alex langsung menggendong Risa dan membawa nya kerumah sakit .
__ADS_1
...❤️❤️❤️...