
" Hey, Bangun..." Panggil Alex pada istri nya.
Risa belum juga bangun, Padahal ini sudah jam setengah 7 pagi bukan ?
" Eeggghh..." Risa hanya menggeliat saja di balik selimut nya.
Dia habis menerima kunjungan banteng di ladang nya tadi malam.
Jadi dia malas hari ini.
" Mau bangun atau aku yang akan bangun lagi. " Ancam Alex.
" Terserah !" Balas Risa dengan memunggungi Alex.
" Hey, Tarisa, Bangun dulu. Kau tidak pernah olahraga, Tapi makanan mu luar biasa berlemak nya. "
Tetap tidak ada jawaban dari Risa.
" Aaahh...Sayang...." Rengek Risa dengan manja saat Alex menggendong nya dan meletakan nya di dalam bathup yang sudah di isi air hangat oleh nya.
" Kenapa selalu memaksa ?" Keluh Risa merasa kesal.
" Karena memang aku sang Penguasa. !"
" Dasar !" Risa mencipratkan air di dalam bathup ke arah suami nya.
Dia sangat kesal dengan ulah suami nya itu yang selalu saja menganggu nya
" Oh, Kau ingin aku bergabung di dalam bathup ? Ahh...dengan senang hati. "
" Aahh...Tidak !!! Tidak perlu. Aku akan segera selesai dan mengusul kamu. " Jawab Risa panik.
Bagiamana tidak panik saat melihat suami nya ingin membuka celana training nya lagi.
Tidak !! Risa tidak ingin berakhir tak berdaya lagi di tempat tidur.
Maka dari itu lebih baik dia menuruti apa yang di katakan suami nya saja lah.
Dari pada berakhir tragis ?
" Hanya mandi kau membutuhkan waktu selama itu ?" Tegur Alex yang kini sedang berbaring mengangkat beban disana.
" Karena ulah siapa ?"
" Kau menyalahkan ku ?" Tanya Alex tak terima saat merasa Risa menyalahkan nya.
" Selalu begitu. Kenapa harus seperti banteng jika sudah keladang ? seakan tidak ada lelah dan puas nya."
" Mana ada puas nya jika urusan itu ! Jadi kau pikir apa yang terjadi hingga banyak orang di luar sana yang memiliki banyak anak jika tidak merasa puas ? "..
" Kok sampai kesana ? " Tanya Risa merasa aneh.
Suami nya ini memang terlihat aneh jika hanya dengan nya saja. Atau memang seperti itu kelakuan nya ?
__ADS_1
" Jangan berpikir yang tidak tidak dengan otak kecil mu itu. "
" His dasar !" Gerutu Risa.
Alex melihat gelagat istri nya yang seperti nya merasa tidak nyaman dengan yang di pakai nya saat ini.
" Kenapa ?" Tanya Alex menghampiri istri nya.
Dia memeluk Risa dengan penuh kasih sayang.
" Aku malu. " Cicit Risa.
Alex kaget, Lalu dia membalik posisi Risa kini dan mereka saling berhadapan.
" Malu untuk apa ? Aku tidak pernah malu saat bersama mu. "
" Bukan begitu, Ini soal bekas luka ku, " Ucap Risa dengan lirih.
Dia merasa sedikit malu dengan bekas luka sayatan di perut nya serta di belahan dada nya.
" Apa karena itu kau selalu ingin berpakaian tertutup bahkan saat bersama ku juga ? Bahkan kau enggan lampu menyala saat kau memakai Lingerie ?" Risa melihat Alex dan kini menunduk.
Alex menghela nafas nya berat, Ini yang membuat nya merasa kesal dengan Risa ya seperti ini.
" Lihat aku !" Titah Alex.
Risa melihat ke arah suami nya yang kini menatap nya dengan tatapan penuh cinta nya.
Risa menggeleng sebagai jawaban.
" Kau tau seberapa besar aku mencintai mu ?" Tanya Alex lagi.
Risa lagi lagi hanya bisa mengangguk sebagai jawaban.
" Aku tidak pernah melihat mu dari segi apa pun ! Aku mencintai mu karena diri mu ! Bukan karena apa yang menjadi kelebihan mu. Aku tidak pernah menuntut mu untuk menjadi seseorang yang harus bisa ini dan itu. Karena aku bisa mendapatkan segala nya di luar sana dengan kekuasaan ku. Aku hanya butuh istriku, Ibu dari anak anak ku. Selalu ku tegas kan pada mu bukan ? Bahwa kau hanya perlu membahagiakan diri mu sendiri dan mengurus ku saja." Ucap Alex dengan tegas.
Risa mengangguk dan memeluk tubuh kekar nan berotot milik suami nya.
" Jika hanya masalah luka, Kapan kau ingin menghilangkan nya ? Kita akan melakukan pertemuan dengan dokter bedah plastik terbaik. Aku dengar di K.S Terkenal dengan para ahli bedah plastik terbaik. " Risa menggeleng.
" Biarkan saja seperti ini jika kamu tidak malu atas cacat nya tubuh ku. "
" Aku tidak pernah malu ! Lagi pula kau menutup semua nya saat keluar dari kamar. Jadi apa yang harus di permalukan ?" Tanya Alex menatap tajam pada Risa.
" Jika kau berani menampakan kulit bagian dalam mu, Aku akan menguliti mu hidup hidup. " Ancam Alex dengan menatap Risa.
Bugh...
" Jangan begitu, Mana ada suami yang ingin menguliti istri nya hidup hidup. "
" Ada ! Jika suami nya seorang Psyco. " Jawab Alex.
" Apa beda nya Psyco dan Mafia ?" Tanya Risa penasaran.
__ADS_1
Tuk...Tuk...
Alex mengetuk kening Risa sebanyak dua kali dan menggigit bahu nya.
Bugh...
" Ahhkk...Sakit..." Pekik Risa karena Alex mengigit bahu nya yang kini hanya memakai atasan Sport Bra berwarna Pink milik nya.
" Aku menyuruh mu kesini untuk berolah raga. Bukan untuk bertanya sesuatu yang tidak penting. " Alex tidak ingin Risa tau, Bahwa dia sudah biasa memotong bahkan mencincang tubuh Manusia.
Walau dia telah mengetahui status Alex sebagai Mafia, Tapi Alex tidak ingin istri nya tau bahwa Alex termasuk dalam golongan Psyco yang dengan tenang dan biasa tanpa rasa apapun jika sudah membunuh atau memusnahkan apa yang membuat nya tidak suka.
" Sekarang ayo berjalan lah di treadmill. Kau harus mulai melakukan olahraga ringan, Aku sudah bertanya pada dokter mu, Dan kata nya minggu depan kau akan melakukan Kontrol lagi. Jadi kita Coba untuk berlari sedikit disini oke. " Risa mengangguk dan mulai naik ke treadmill.
Awal nya dia berjalan santai, Namun Alex menambahkan kecepatan nya.
" Pelan pelan saja Dear, Kita lakukan bersama. " Alex dan Risa berada di treadmill yang sama.
Terlihat sangat sweet dan romantis bukan ? Namun keromantisan mereka buyar saat Nanny nya Sky membawa bayi gembul itu yang sedang sibuk dengan botol dot yang isi nya air mineral dan buah di tangan nya.
" Kau bisa pergi, Biarkan saja bayi gembul itu disana. " Tunjuk Alex pada Sofa bad si ruangan gym nya.
" Baik Tuan..." Nanny nya Sky bangkit dan pergi dari ruangan itu.
Sepasang suami istri itu masuk sibuk di treadmill dan sesekali melihat ke arah bayi gembul yang sedang asyik sendiri dengan Dunia nya.
" Kenapa baju nya seperti itu ? Anak ku sudah seperti anak orang susah yang tidak mampu membeli baju. " Omel Alex menyudahi acara mereka di treadmill.
" Kenapa begitu ? Itu baju nya bagus. Mahal juga. "
" Aku tidak bertanya mahal atau tidak nya ! Kenapa baju anak ku sempit begitu ? Terlihat seperti makanan dari Indonesia yang di bungkus daun pisang waktu kau sarapan dulu. " Cibir Alex lagi.
Dia membuka baju serta celana anak nya dan mambuag nya begitu saja.
Lantas dia membawa Sky ke kamar mandi di kamar mereka untuk mandi dengan nya.
" Itu lontong. "
" Apa perduli ku! Aku hanya tidak suka. " Balas Alex lagi.
Alex langsung meletakan Sky di bak mandi nya dan membiarkan bayi gembul itu mandi dan bermain sesuka nya.
" Jangan nakal Sky, Papa juga ingin membersihkan diri disana oke. " Sky mengangguk seolah dia mengerti apa yang di katakan Papa nya
Bayi yang belum genap setahun itu sudah bisa merespon dengan baik apa yang di katakan Papa nya .
Seakan dia mengerti dengan semua yang di katakan oleh Alex, Hebat bukan ? Dan itu lah kelebihan Alex dan Sky..
...❤️❤️❤️...
__ADS_1