Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
S2. Langit Ikut Bersedih


__ADS_3

Setelah pemakaman Mawar di lakukan, Dunia nya hancur, Langit nya ikut bersedih.


Siapa lagi yang akan di goda nya ? Siapa lagi yang akan membuat nya bersemangat dan tertawa setiap hari ?


Siapa yang akan membuat nya bersemangat setiap hari nya ?


Sejak saat itu lah tidak ada lagi yang nama nya Sky yang ceria.


Tanpa terasa waktu telah cepat berlalu, tanpa terasa sudah setahun kepergian Mawar.


Pagi pagi sekali Sky sudah turun dari kamar nya, Dan dia juga sudah memutuskan untuk tinggal di apartemen nya sendiri.


Dia tidak ingin tinggal Dirumah ini lagi, karena dirumah ini juga tersimpan begitu banyak kenangan nya bersama mawar.


" Sky, Kamu mau kemana sayang ?" Risa sudah terlihat bahagia karena anak nya keluar dari kamar.


Karena setahun lama nya Sky tidak sekali pun keluar dari kamar nya.


Dan setiap hari nya dia akan berdiam diri di dalam kamar nya, Tak jarang juga dia tidak menghabiskan makanan nya.


Baru Risa tersenyum bahagia, Lalu dengan sekejap mata senyuman nya hilang saat gak mendapatkan apa yang di harap kan oleh angan nya.


" Sky..." Melihat pun tidak dan s


Sky berlalu begitu saja.


Tujuan nya saat ini adalah makam Mawar, Dan setelah itu dia tidak akan melakukan nya lagi.


Dia sudah berjanji bahwa dia tidak akan lagi mengunjungi makam itu, Entah sampai kapan dia juga tidak tahu kapan.


Mengendarai mobil nya dengan kecepatan di atas rata rata, Sky langsung menuju tempat dimana Makam wanita yang telah meninggalkan nya.


Saat sampai disana, Sky kaget, Kenapa dia bisa tau ? Jawaban nya adalah seorang Alexander lah yang mengatakan nya.


Bahwa Mawar di makam kan di sebuah tempat, Lahan kosong, Karena tidak mungkin di satukan dengan malam keluarga mereka yang tidak sama dengan Mawar.


Dan saat sampai disana, Dia melihat banyak nya bunga mawar yang tumbuh di sekitar nya, Tapi kenapa seperti tidak ada aura nya sama sekali.


Langkah sepasang tungkai Panjang itu semakin menelan saat dia menatap pusara indah bertuliskan nama Kekasih hati nya.


Kekasih hati yang telah meninggalkan nya setahun ini.


Mawar Anjani.

__ADS_1


" Apa kabar Mu Rose..." Kata pertama yang di ucapkan nya setelah setahun ini berdiam diri di dalam kamar nya.


" Apa kau bahagia ? Kau melihat ku bukan ?" Tersenyum miris.


" Apa kau tidak ingin tau bagaimana keadaan ku saat ini ?"


" Kenapa kau tidak bertahan untuk ku ? Kenapa Rose ??? Kenapa ????" Suara nya mulai bergetar menahan sesak yang ada.


Menahan luka yang setahun belakangan ini di rasakan nya.


Luka yang tidak pernah mengering sedikit pun, Luka yang selalu terasa perih di dada nya, Bukan hanya di dada nya.


Tapi juga mungkin di seluruh tubuh nya.


" Kau mengatakan akan selalu menemani ku ! Lalu apa ini yang kau sebut menemani ? ini yang kau sebut dengan kebersamaan kita ? Cinta kita dan kisah kita ??" Mata nya sudah mengembun.


Pelupuk mata nya sudah terisi dengan genangan air yang siap meluncur bebas.


Ini lah yang di takut kan nya, Dia tidak bisa mengontrol diri nya saat berada disini.


Berada di dekat pusara terindah bagi sang Mawar ?


Tes...


" Disini Rose, Disini...Kau tinggalkan dia sendirian, Kau tinggalkan dia dengan luka yang kau beri, Luka yang mungkin tidak akan pernah sembuh. Kau tau itu. "


Jeder !!!


Tanpa aba aba petir menyambar pohon besar di dekat mobil nya, Sky tidak bergeming sedikit pun.


Dia tetap pada posisi nya, Berdiri tegak dengan jiwa yang hampa.


" Kau lihat ? Bahkan langit pun ikut marah pada ku, Kau telah meninggalkan langit mu Rose, Kau meninggalkan Langit yang dulu nya indah, Dan kau bisa melihat sendiri bagaimana langit mu..."


" Kau melihat nya Rose, Kau melihat nya..."


Byurr ...


Hujan turun dengan deras nya seakan ikut merasakan kesakitan yang sedang di rasakan nya.


Sky mengadahkan wajah nya menatap ke atas dengan memejamkan mata nya.


Dia menangis di bawah guyuran hujan deras yang terus turun membasahi bumi, Hujan yang begitu deras membasahi seluruh bumi, Dan bukan hanya bumi saja yang basah Tapi hati nya juga ikut basah dengan kesedihan dan kepedihan nya.

__ADS_1


" Kenapa kau tega pada ku Mawar ? Kenapa kau tega pada ku ?" Tangis Sky semakin pecah.


Dia menumpahkan segala keluh kesah nya di depan makam itu.


Brugh...


Tubuh nya jatuh ke tanah, Sky terduduk dengan keadaan berantakan.


Di rapat kan nya kedua kaki nya dan di peluk nya dengan erat.


Dia menyembunyikan wajah nya di sela sela lutut nya, Dia terus menangis meluapkan segala kesedihan nya selama setahun ini.


Aku terus menangis selama beberapa jam disana, Sampai dia merasa dia harus kembali kerumah nya.


" Aku berjanji pada mu, Ini adalah terakhir kali nya aku bicara dengan mu, dan setelah ini mungkin aku tidak akan mengunjungi mu lagi. Luka yang kau tinggalkan terlalu dalam untuk ku sembuhkan. Dan jika suatu saat nanti aku kembali kesini, Aku harap mereka menemani mu, Mereka tumbuh dengan indah bersama mu, Aku harap mereka bisa menjadi teman terbaik mu disini, Menikmati 4 musim yang selalu kau impikan !" Sky mengusap air mata nya dan segera berdiri dari tempat nya.


" Aku peri Rose. Terima kasih karena telah memberikan begitu banyak warna dalam hidup ku selama 4 tahun belakangan ini. "


" Aku mencintai mu Rose, Dan akan selalu mencintai mu. Aku pamit..." Sky langsung kembali ke mobil,


Di dalam mobil dia memegang erat kemudi mobil mahal berwarna merah milik nya dengan tatapan kosong nya..


Mobil mewah nya mulai melaju hingga tanpa terasa dia telah sampai rumah nya dan setelah ini dia akan memilih tinggal di apartemen dan membawa barang barang milik nya kesana nanti.


Dan saat dia memasuki rumah nya Dia melihat Mama nya yang panik.


" Ya Tuhan Sky, Kamu kenapa nak ? Kamu kenapa Sky ??" Risa meraba seluruh tubuh basah putra nya.


Air mata nya sudah mengalir deras saat melihat keadaan putra nya yang sangat berantakan .


Terlihat noda bekas lumpur tempat nya duduk tadi dan pakaian sudah tidak karuan lagi kotor nya.


" Sky sayang...Kamu bisa demam jika begini terus sayang...Ayo Mama bantu membersihkan diri kamu nak. "


Deg !


" Sky..." Mata Risa sudah tidak bisa di kondisikan lagi saat tangan Sky menurunkan tangan nya yang terus berusaha membuka baju putra nya.


Dan setelah itu, Sky langsung meninggalkan Mama dan Papa nya disana bersama kedua adik nya


Dimana disana juga ada Thunder dan Jupiter, Mereka semua menatap heran dan kasihan pada Mama mereka dan juga Kaka merek.


" Terus lah berada di dalam kesedihan mu sesuka mu ! Lalukan apapun yang ingin kau lakukan sampai kau merasa lelah dengan hidup mu, Dan saat kau lelah dan merasa bersalah karen telah membuah Wanita yang melahirkan mu dengan memberikan begitu banyak nya cinta untuk mu, Maka datang pada ku ! Dengan senang hati aku memenggal kepala ku dan mengakhiri hidup tanpa tujuan mu ini ! Sudah setahun ! Dan aku ingin melihat sampai dimana kau bertahan, Setahun ? dua tahun ? Tiga tahun ? Sepuluh tahun atau lima belas tahun ? Jalani sesuka mu Sky ! Langit ku bukan anak yang lemah ! Bagi gembul ku bukan anak yang lemah, Tapi kini aku salah ! Anak ku benar benar lemah dan tidak setangguh omongan nya !" Sky berlalu begitu saja tanpa ingin merespon setiap kata kata pedas yang di keluarkan oleh Papa nya itu.

__ADS_1


...❤️❤️❤️...


__ADS_2