Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
True Alex


__ADS_3

Tujuan Risa saat ini adalah makan kedua orang tua nya.


Dia ingin menenangkan diri disana. Bercerita semua pada ayah dan ibu nya.


" Ma, Pa...Risa datang...Risa rindu Mama dan Papa..." Risa sudah menangis di depan dua pusara tempat peristirahatan terakhir kedua orang tua nya.


Disana dia menangis sepuas nya, Menumpahkan segala kekesalan dan kesakitan hati nya.


Dia tidak tau harus bagaimana ? Dia ingin sendiri dulu, Menenangkan diri, Cukup lama dia disana sampai dia merasakan sebuah usapan di bahu nya.


Risa kaget dan melihat siapa ? Dan ternyata itu Alex suami nya.


Risa langsung bangkit dan ingin melarikan diri lagu dari Alex.


" Lepas, Aku mohon lepaskan aku.. Biar kan aku pergi, Aku berjanji tidak akan meminta apapun, Biarkan aku pergi bersama anak ku, Aku mohon..." Lirih nya penuh kesakitan nya.


Alex diam memaku, Hati nya juga sakit melihat Risa seperti itu.


Grep...


Alex membawa Risa ke dalam pelukan nya, Dia merasakan sakit yang di rasakan Risa juga.


Hati nya juga sakit melihat ketakutan di mata Risa saat melihat diri nya.


" Lepaskan aku Tuan...Aku mohon...Biar kan aku pergi, Sebelum anda membuang ku, Biar kan aku mengurus anak ku sendiri. Aku berjanji tidak akan pernah menemui anda lagi. Aku akan pergi jauh dari hidup anda..." Semakin sakit hati Alex mendengar Risa ingin pergi jauh dari nya.


" Aku Mohon--"


" Cukup ! Kau terlalu banyak bicara. " Alex melepaskan pelukan nya dan menarik tangan Risa.


Risa menggeleng disana. Rasa nya dia sudah tidak kuat lagi menghadapi segala nya.


Terlalu menyakitkan untuk nya berada di dekat Alex Bahkan dia sama sekali tidak mengetahui masa lalu dan kehidupan Alex.


Sementara Alex ? dia mengetahui segala nya tentang Risa.


" Jangan membuat ku kesal ! Ayo pulang !" Ajak Alex datar.


Wajah nya tidak menunjukan ekspresi apa pun.


" Aku mohon, Lepas kan aku, Biarkan aku pergi --"


" Pergi, Pergi, Pergi !! sebegitu ingin nya kau pergi dari ku ya ? Apa yang kau ingin kan ? " Geram Alex

__ADS_1


Emosi nya meledak sudah, Risa semakin menangis disana.


" Sudah berapa kali ku katakan hah ? Cukup percaya pada ku, Apa susah nya hah ?" Bentak Alex lagi.


Air mata Risa semakin bercucuran disana.


" Apalagi yang harus ku percayai ? Katakan dari mana aku harus percaya pada mu ? Dari mana ? Kau sendiri yang sudah mengatakan ingin membuang ku, Lalu tanda tangan surat mengerikan itu ! Apa lagi yang harus ku percayai ? Dimana dari diri mu yang harus ku percaya ? Katakan ..Hiks...Hiks..." Risa sudah terduduk. Bersimpuh di tanah makam kedua orang tua nya.


Hati nya sakit sekali.


" Ayo pulang..." Ajak Alex lagi menarik tangan Risa.


" Lepaskan aku .."


Dugh...


Entah apa yang terjadi sebuah pistol jatuh dari saku Jas Alex .


Risa menatap pistol itu dan Alex, Alex mengerti dengan cepat dia ingin mengambil pistol itu, Tapi terlambat, Risa yang telah lebih dulu mendapatkan nya.


" Mundur !" Teriak Risa sambil mengacungkan pistol di depan Alex dengan tangan bergetar.


Alex tidak gentar sedikit pun, Dia semakin maju mendekat pada Risa.


Tapi tetap sama, Alex tidak berhenti .


" Mundur atau aku menembak mu ?" Ucap Risa.


" Tembak ! Tarik pelatuk nya jika kau menginginkan nya, Dimana kau ingin menembak nya ? Disini ?" Alex menarik tangan Risa dan mengarahkan muncung pistol itu di depan dada nya


Tepat di dada nya.


" Tembak jika itu membuat mu senang ! Tarik pelatuk nya. Ayo tembak aku !" Risa menangis disana.


" Kau tidak percaya pada ku kan ? Tembak sekarang !!" Ucap Alex dengan tegas.


Mereka masih terlibat pembicaraan yang alot dan sengit.


" Katakan padaku, Dari mana aku harus mempercayai mu, Dari mana ? Aku tidak tau dengan siapa aku menikah, Aku tidak tau dengan aku hidup, Aku tidak tau..." Risa menangis dengan luruh, Hancur sudah hati nya.


Hancur sudah...


" Tolong katakan pada ku, Siapa yang ku nikahi, Siap ? Selain Alexander, Siapa yang ku nikahi, Aku tidak tau sama sekali siapa kau..." Alex memeluk Risa, Dia juga merasakan sakit nya yang di rasakan Risa nya.

__ADS_1


" Aku seperti orang bodoh yang tidak mengetahui apa pun tentang Dunia mu, Aku hanya orang asing yang kau paksa masuk ke dalam Dunia mu, Lalu pesan suara itu ? Kau ingin membuang ku, Lalu aku harus percaya siapa ? Siapa yang harus ku percaya di Dunia ini ? Kau ? Bahkan aku tidak tau kau itu jujur atau tidak dengan ku..."


" Sudah puas menangis nya ? Masih ingin menangis lagi ? Katakan apa yang ingin kau ketahui ? Dari mana kau ingin memulai mengetahui nya ? rasa tidak ! Kau bahkan tidak punya kepercayaan mu pada ku sedikit pun ! " Alex menjawab dengan datar.


Hati nya juga sangat sakit saat ini, Risa nya, Risa nya ingin meninggalkan nya.


" Tidak bisa kah hanya melihat ku saja ? Jangan melihat masa lalu ku ? Kau cukup berdiri di samping ku dan tutup telinga mu ! Bahkan jika aku menyuruh mu untuk menutup mata mu apa kau bisa melakukan nya ?" Risa bungkam.


Dia tidak bisa menjawab Semua yang terucap dari bibir Alex.


Alex tersenyum miris disana. Dia hanya menginginkan kepercayaan Risa pada nya, Tapi apa ?


Risa belum bisa percaya pada nya.


" Kau harus tau dimana posisi mu berada saat ini. kau istri ku, Dimana semua wanita menilgingi kan posisi mu, Maka berpegang lah pada ku jika tidak ingin tempat di gantikan ! Bahkan kau ingin pun aku tidak akan melepaskan mu ! Sampai kapan hanya kau istri ku ! Aku tidak menginginkan siapa pun lagi di Dunia ini kecuali kau !" Ucap Alex dengan tegas .


" Ayo pulang !" Risa tetap menggeleng.


" Kenapa ? Kau takut ?" Risa tetap diam.


" Aku akan menghancurkan siapa pun yang membuat mu sakit dan terluka, Tapi aku mohon satu hal pada mu, Aku tidak bisa menyakiti ibu ku, Walau aku tau dia bersalah, Aku hanya bisa memberi nya pengertian. Aku tidak bisa membunuh nya karena itu ibu ku. " Mata Risa membulat sempurna.


Apa membunuh begitu mudah bagi Alex ?


" Ya ! aku akan membunuh siapa lun yamg berani menyakiti mu ! Aku akan membunuh nya ! Aku akan melakukan nya jika memang itu harus ! " Seakan Alex tau apa yang di pikirkan istri nya.


" Ayo pulang, Hari sudah mau hujan, Aku akan menjelaskan pada mu, Apa pun yang ingin kau ketahui tentang ku, Tapi aku mohon kau harus ikut pada ku. Kita pulang ke rumah mu ! Disana rumah mu, Rumah kita. Bahkan aku mengatas nama kan seluruh harta ku untuk mu dan anak kita. " Risa membelalakan kedua bola mata nya.


" Jangan kau katakan bahwa kau tidak membutuh kan harta , Karena itu bohong ! Lalau bagaiamana jika tidak memiliki harta ? Mau makan apa anak kita ? Mau sekolah pakai apa anak kit ? Maka dari itu jangan pernah mengatakan kau tidak butuh harta ! Bohong itu semua !"


" Sekarang ayo pulang ! Aku harus menghukum mu karena sudah berani berniat kabur dari ku, Bahkan kau membawa anak ku lari ! Kau harus di hukum ! "


" Aku tidak mau ikut pulang !"


" Kau tidak dalam posisi bisa menawar ! Sekarang ayo ikut baik baik atau aku akan menghukum seluruh teman teman mu dirumah ! Kau kira aku tidak tau kau berteman dengan para pelayan itu ? "


" Kau menyebalkan ! " Ucap Risa mencubit lengan Alex.


Sementara yang di cubit biasa saja hanya mengendikan kedua bahu nya.


...❤️❤️❤️...


Vote gak ? Kalau gak Vote gak ku Up Plot Brian dan Plot Mommy Sunset !

__ADS_1


Ku banting ni hape ku ?


__ADS_2