Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Pasangan Mesum


__ADS_3

" Sudah tidur kah ?" Tanya Alex tanpa melihat Risa saat mendengar suara pintu terbuka.


Ya, Risa baru menidurkan Sky di kamar Alex.


" Sudah..." Jawab Risa.


" Sini Dear..." Panggil Alex disana.


Risa mengerti dan duduk di pangkuan suami nya. Dia memeluk leher suami nya dan menatap wajah tegas itu.


Di usap nya rahang tegas di penuhi bulu kasar itu. Itu lah seorang Alexander.


Pria macho dengan segala pesona nya.


Saat mereka sedang menikmati kemesraan mereka dan Disa sesekali membantu pekerjaan suami nya Lisa masuk.


" Maaf, Mengganggu Tuan, Nyonya. Saya panik. "


" Ada apa Lisa ? " Tanya Alex dengan wajah dingin nya.


" Di depan ada--"


" Cristian..." Alex memejam kan mata nya melihat siapa yang datang.


Rekan bisnis yang selama Risa mengalami sakit nya selalu ingin bertemu dan berjumpa dengan nya.


Bahkan tak jarang terus meneror Lisa dan Markus untuk segera mempertemukan nya dengan Alex.


Alex hanya bisa menghela nafas nya berat, Ini salah satu wanita ulat bulu yang mengganggu nya sejak Kuliah dulu dan Alex membenci hal hal seperti itu.


" Cristian...I Miss You !" Risa hanya melihat nya saja dia melipat kedua tangan nya di dada dan menatap Alex.


Alex hanya menyunggingkan senyuman nya saja. Dia ingin melihat seberapa ganas Risa mengusir hama seperti itu.


" Jaga jarak Nona, Sosial Distancing !"


" Siapa kau ?" Tanya Jenie saat melihat Risa.


" Aku ?" Tunjuk Risa pada diri nya sendiri.


" Ah, Iya kau asisten Cristian bukan ? Jika kekasih nya mana mungkin !" Risa memberi senyuman saja disana.


" Percaya diri sekali anda ? Jadi jika bukan aku, Anda kekasih nya ? Iya ?" Jenie tersenyum pongah disana.


" Sayang nya suami ku tidak menyukai wanita ulat bulu seperti anda Nona ! Lihat, Lipstik anda terlalu merah, Dan suami ku tidak menyukai wanita seperti itu."


" Ah, Iya satu lagi. Aku rasa suami ku menyukai wanita berkulit seputih salju seperti kulit ku, Iya kan Papa Sky ?" Risa menekan suara semanja mungkin agar mengusir paksa wanita ulat bulu itu.


" Suami ? Apa maksud nya ini Cristian ?" Tanya Jenie.


" Istri ku sudah mengatakan nya. Jadi pergi dari sini ! Batalkan saja kontrak ini dan aku siap membayar Finalti nya ! Aku tidak ingin istri ku merasa tidak nyaman !"


" Cristian--"


" Jangan pernah memanggilku Cristian ! Aku membenci nama itu kau dengar ?" Bentak Alex.


" Markus !!! seret wanita itu dan lempar dia keluar ! " Bentak Alex.


" Cris...Cristian..."

__ADS_1


" Seret dia Markus !!!" Akhir nya Markus membawa wanita ulat bulu itu keluar dari ruangan Alex .


" Dear,--"


" Jangan mendekat Pa. ! "


" Kenapa ???" Tanya Alex saat mihat Risa tidak ingin di dekati nya.


" Seberapa banyak wanita yang mengejar Papa ? Lihat, Ini yang keberapa Pa ? Wanita mana lagi yang harus aku hadapi ?"


" Dear, Sayang.."


" Sudah lah Pa. Aku harus selalu siap bukan ? Wanita wanita itu mengincar suami ku ! Ayo bawa kemari dompet nya. "..


" Apa ? dompet apa ?" Tanya Alex


" Dompet Papa ! Kalau Papa sudah Miskin tidak akan ada wanita yang mau dengan Papa. "


Srak...


Dompet mahal itu di lempar kan Alex ke meja kerja nya.


" Tidak ada untung rugi nya bagi ku membawa atau tidak membawa dompet ! Mau seperti apa pun wanita di luar sana aku tidak akan tertarik ! aku lebih menyukai istri ku. Cinta ku dan Jiwa ku. Tarisa Sania Son ! Mama nya Galaxy Sky Alexander !"


" Kenapa semakin hari semakin menjadi saja Gombalan Papa Sky ini ? Heum ?" Tanya Risa sambil mencubit kedua pipi Alex dan memutar mutar kepala Alex hingga menjadi begitu menggemaskan menurut Risa dengan wajah cemberut nya.


" Sudah Dear, Tolong panggil kan Lisa di ruangan nya. Dia harus menyelesaikan ini. Harus di Upgrate lagi pembukuan tahunan ini. "


" Oke suami ku..." Risa keluar dari ruangan Alex dan menuju ruangan Lisa yang kini memang satu ruangan dengan Markus.


Salah Risa memang dia tidak mengetuk pintu ruangan itu hingga dia melihat adegan 21+ Di ruangan itu.


Brak...


Risa langsung keluar dari ruangan itu dan kembali ke ruangan Suami nya dengan nafas yang memburu.


" Sayang, Dear. Kamu kenapa ?" Alex panik saat melihat wajah pucat Risa dan berkeringat disana.


" Dear, Sayang..."


" Pa, Markus Pa Markus. "


" Iya kenapa Markus sayang ? kenapa ?" Tanya Alex panik.


" Markus, Markus dan Lisa..."


" Iya kenapa Dear ? Ada apa dengan Markus dan Lisa ?" Alex semakin panik.


" Me-mereka--"


Brak...


" Tuan..." Markus panik saat masuk ke dalam ruangan Alex.


Alex melihat penampilan Markus yang cukup berantakan dengan keringat yang tak kalah bercucuran.


Lalu masuk juga Lisa, Dan kali ini Lisa masih cukup berantakan juga.


Alex menatap mereka dan menatap Istri nya.

__ADS_1


Alex dapat melihat Penampilan Markus saat ini.


" Apa kamu melihat Pasangan Mesum ?"


Deg !


Jantung Markus dan Lisa sudah mau lompat dari tempat nya sata ini. Bagaimana jika benar Nyonya mereka melihat acara siaran langsung yang terjadi di ruangan Nya tadi ?


" I-iya Pa..."


" A-aku melihat seorang pria sedang memangku seorang wanita dan mereka sedang---" Risa memperagakan Kedua tangan nya membentuk ciuman dan Alex paham itu.


Bagaimana Lisa dan Markus ? Mereka sudah hampir tenggelam saat ini. Rasa nya bagus mereka tenggelam saja.


Markus merutuki diri nya yang tidak bisa menahan diri saat melihat Lisa. Padahal Lisa tidak memakai pakaian ketat, Tapi pesona Lisa ?


Siapa yang tahan batin nya menjerit.


" Pa, Aku ke kamar dulu. Sky seperti nya sudah bangun. " Risa langsung meluncur ke kamar Alex dan melihat Sky.


Saat Risa sudah menghilang di balik pintu itu Alex langsung bangkit dari duduk nya dan menghampiri pasangan mesum yang di gerebek Nyonya tadi.


Dug !


Markus tidak bergerak saat tulang kering nya di tendang Alex dengan ujung sepatu mahal nya itu.


Lisa yang melihat itu langsung meringis sakit yang teramat di seluruh tubuh nya. Apa dia juga akan mendapatkan nya.


" Lain lagi jangan berbuat mesum di kantor ku ! Jika sudah tidak tahan ya menikah saja ! Jangan mau enak nya tidak mau susah nya ! Dan lagi, Berkaca dulu kau sebelum masuk ke ruangan ku. Lihat, Lipstik Lisa berantakan di bibir mu!"


Deg !.


Sungguh rasa nya Lisa ingin menenggelam kan diri nya saja di Palung Mariana ! Agar terbebas dari situasi ini.


" Segera nikahi Lisa ! Aku akan memberi saham 8 persen untuk mu ! Dan ingat itu tidak geratis ! Kau dan Lisa di larang keras untuk pergi bulan Madu ! Kalian harus tetap bekerja !"


Markus dan Lisa saling tatap dan mereka mengangguk.


" Baik Tuan ! Bulan madu dirumah mungkin akan lebih menyenangkan !"


Plak !


Lisa memukul bahu Markus disana di hadapan Alex.


" Maafkan saya Tuan. !" Ucap Lisa dengan takut.


" Pergi kalian ! Ingat. Jangan berbuat mesum lagi ! Menjijikan kau Markus !" Umpat Alex kesal.


" Baik Tuan. Kami pamit !" Markus menggandeng tangan Lisa keluar dari ruangan itu.


" Hey ! Mau kemana ? kalian ?" Tanya Alex


" Kantor catatan Sipil Tuan. " Jawab Markus.


" Besok ! Hari ini kalian harus ambil Meeting ! Sambungkan saja pada ku. Aku ingin bersama anak istri ku !" Lisa dan Markus kembali saling Lirik dan mengangguk.


" Baik Tuan..."


...❤️❤️❤️...

__ADS_1


__ADS_2