
" Tidur saja. Kau masih lemah. " Ucap Alex yang kembali membawa Risa dalam dekapan nya di dalam pesawat Pribadi nya.
" Kepala nya pusing lagi. " Keluh Risa lagi.
" Maka dari itu aku menyuruh mu untuk tidur. "
" Tapi pusing..."
" Tidur Risa. Tidur. " Risa pun memilih tidur daripada harus di marah dan di bentak lagi.
Perjalanan mereka berjalan mulus tanpa ada nya kendala.
Hanya membutuh kan waktu tempuh selama satu jam lebih, Akhir nya Mereka sampai di London saat jam menunjukan pukul 19.00 waktu setempat.
" Makan lah dulu. Aku ada pekerjaan di luar. Mungkin tidak akan pulang malam ini. " Risa menjadi Sendu. Suami nya itu berkata tidak akan pulang malam ini.
" Aku harus pergi Risa. Mengerti lah sedikit. !" Ucap Alex dengan tegas tapi masih dalam intonasi yang lumayan lembut.
" Besok datang lah ke kantor. Aku menunggu mu. Kita akan berkeliling Kota besok. " Ucap Alex lagi sambil mengelus pipi mulus itu.
" Sudah, Masuk lah. Aku pergi ya...Tidur dan istirahat. Aku buru buru. "
Cup
Alex mencium bibir Risa dan sedikit melummat nya.
" Aku pergi..." Alex langsung turun dari Mobil dan masuk ke dalam mobil lain yang sudah di jemput mobil lain nya saat di bandara .
" Iya Hati hati..." Risa melambaikan tangan nya saat Alex keluar dari mobil dan masuk ke mobil lain nya.
Hati Alex menghangat melihat betapa manis dan menggemaskan nya Risa.
" Tidur saat sampai rumah. Jangan keluar dari kamar jika aku tidak ada. " Ucap Alex lagi sebelum mobil nya benar benar jalan.
Risa mengangguk dan begitu pun juga Alex.
Mobil mereka sudah sama sama berjalan menuju tempat nya masih masing.
Alex menuju ke markas dengan rahang yang mengeras, Risa menuju rumah yang di sebut istana nya Alexander .
Alex sudah sampai di markas, Dia masuk dengan langkah tegap nya. Jangan lupakan sorot mata tajam milik nya dan wajah sangar nya.
" Dimana Markus ?" Tanya Alex mengabaikan ucapan salam para anak buah nya.
" Tuan Markus sedang di ruang perawatan bersama Tuan Mario dan Dokter Erland. " Jawab anak buah nya.
Alex langsung berjalan ke ruang Perawatan dan benar saja, Markus terbaring disana. dengan luka yang cukup banyak.
" Tuan..." Markus hendak bangkit namun gerakan tangan Alex menghentikan nya.
" Kenapa kau bisa terluka ?" Tanya Alex dingin.
" Senjata ku kehabisan amunisi Tuan. " Jawaban yang Markus berikan adalah jawaban yang bodoh untuk di dengar Alex.
Dimana kepintaran nya ? Kepintaran Markus pikir Alex.
" Kau salah memberikan jawaban Markus !" Ucap Alex dengan sinis.
" Maaf Tuan..." Alex hanya tersenyum sinis saja menanggapi nya.
__ADS_1
" Dimana Terget nya ? Aku sendiri yang akan mendatangi nya !"
" Lieonel saat ini berada di salah satu Club di Kota Wembley. " Jawab Mario yang memang sudah mengetahui nya.
Alex langsung bangkit dari duduk nya dan langsung keluar.
" Tuan...di luar berbahaya !" Ucap Markus mencegah Alex.
" Diam dan sembuhkan luka mu !" Alex langsung pergi dan masuk ke dalam mobil Sport merah disana.
Sebelum nya dia menyiapkan senjata yang akan di bawa nya untuk bisa menemui Lionel. makan rekan nya yang berkhianat pada nya.
Menempuh perjalanan cukup lama dari Markas ke Pusat kota Wembley Alex benar benar sudah sampai di Club tersebut.
Kedatangan nya mengundang banyak mata untuk menatap nya. Ada tatapan memuja ada tatapan ngeri.
Lebih banyak menatap nya dengan tatapan ngeri nya.
" Tutup dan kosong kan tempat ini ! Kecuali ruang VVIP tempat dimana Lionel Berada !" Pemilik Club itu langsung menciut saat melihat kedatangan sang penguasa itu.
" Lakukan sekarang ! matikan seluruh CCTV disini !" Ucap nya lagi.
" Ba-baik Tuan..." Mereka semua langsung menghambur keluar dari Club besar tersebut.
Apex langsung menyambar sebotol wine yabg ada di Meja Bartender tersebut dan membawa nya masuk ke dalam ruangan dimana Lionel berada.
Brak...
Alex masuk dengan angkuh nya langsung duduk di hadapan Lionel .
" Kau ! Ba-bagimana bisa kau berada di sini ?" Lionel sudah panik tapi bersikap tenang kembali saat memberi kode pada Anak buah nya disana.
Alex yang memang bisa membaca situasi itu langsung sigap mengeluarkan kedua senjata Api nya .
Delapan tembakan peluru langsung bersarang di titik Vital anak buah Lionel yabg memang
sedang disana mengawal Tuan nya.
" Aaahhhkkk..." Jerit empat orang wanita uang nyaring Naked itu histeria saat melihat mayat bergelimpangan di ruangan itu.
Dor...
Tembakan Lionel meleset Saat Alex langsung sigap menghindar dan hanya mengenai lengan nya tanpa peluru bersarang disana.
Sret...
Ces...
" Aahhhkk..." Teriak Lionel saat Wajah nya di sayat oleh Alex dengan pisau di tangan nya.
" Bajingan kau Alex !!! " Umpat nya marah .
"Posisi mu saat ini tidak sedang beruntung Kawan ! Kau sudah menyerahkan nyawa mu di tangan ku ! "
" Kau akan menyesali nya Alex karena kurang dari 5 menit orang orang ku akan masuk saat aku menekan jam ku !"
Dor !
" aahhhkk..." Teriak Lionel lagi saat jam di tangan nya sudah hancur oleh peluru Alex.
" Kau salah melawan ku Lionel ! Kau mengenalku dengan baik !" Ucap nya dingin.
__ADS_1
Benar saja, Tak lama banyak anak buah Lionel masuk sebanyak 15 orang dan Alex langsung sigap bertarung melawan maut disana.
" **** !! " Umpat nya kesal saat melihat banyak orang disana yabg masuk.
Lain Alex disana, Lain lagi Risa di rumah.
Saat dia sampai dirumah Risa sudah di sambut tatapan jijik oleh ibu mertua nya.
" Selamat malam ibu..." Ucap Risa bersikap ramah sebisa mungkin agar Tidak terlihat buruk di mata suami nya.
" Jangan harap aku mau menerima mu, Sampai mati pun aku tidak sudi !" Risa hanya diam saja tidak menanggapi ibu mertua nya.
" Dan sebentar lagi kau akan di usir dari sini karena Clara wanita yang di cintai Alex putra ku akan kembali. Dan kau, Bersiaplah kembali ke asal mu !" Ibu mertua nya langsung pergi meninggalkan nya disana.
Risa berusaha kuat, Namun nyata nya dia tidak sekuat itu.
Tes...
Air mata nya jatuh begitu saja saat mengingat perlakuan manis Alex.
Tapi dia kembali teringat saat Alex selalu berkata kasar pada nya. Hati nya sakit.
" Maaf Bu , " Lirih Risa langsung menaiki tangga untuk menuju kamar nya dan Alex.
Begitu sampai di dalam kamar nya dia langsung menangis di bawah bantal meluapkan segala nya.
Kenapa ini harus terjadi pada nya ? Saat hati nya mulai ingin menerima Alex, Masalah kembali datang.
Ibu mertua nya tidak menyukai nya, Ayah mertua nya juga sama. Lalu apalagi ini ???
Apa kata ibu mertua nya tadi ? Clara ? Wanita yang di cintai suami nya akan datang kembali ?
Lalu bagaimana dia nanti nya ? Akan kah dia di buang oleh Alex ? Setelah dia merasa puas dan bosan sekaligus ?
Hati nya sakit sekali mengingat setiap kata kata yang keluar dari mulut ibu mertua nya itu.
Akhir nya Risa tertidur sambil menangis senggugukan memikirkan nasib nya ke depan nenti bagaimana...
" Sentuhan Terakhir !"
Dor !
Lionel meregang nyawa saat Peluru terakhir Alex bersarang di kening nya.
" Minggir !" Ucap Alex dingin saat telah berhasil melumpuhkan lawan nya disana. dengan berbagai macam luka yang ada.
Alex kembali ke Markas dengan luka di sekujur tubuh nya.
Bahkan ada luka tembak di lengan kiri nya yang bersarang peluru disana
" Sial !!!" Umpat nya kesal saat di rasa tangan nya semakin berdenyut.
Lalu terpaksa dia mengoperasi lengan nya sendiri dengan pisau disana dan di siram nya Dengan alkohol yang di dapat nya di kotak obat di dekat bartender tadi.
" Risa..." Tiba tiba teringat dengan istri nya di Rumah.
Tapi pulang dengan keadaan seperti ini tidak akan mungkin bukan ?
Maka dia memilih tidur di Markas saja sambil meringankan luka nya dengan perawatan Medis di Markas.
...😭😭😭...
Next Capt Cobaan Risa di mulai 😭
__ADS_1
Akan kah dia kuat ???
Jangan lupa Follow ige ibuk @amelia_falisha1511 😍