
Sukses dengan kencan di hari pertama, Kini ada saja ulah Sky, Dia malah dengan berani menjemput Mawar untuk berangkat ke sekolah bersama.
" Untuk apa lagi ini Sky ? Mau apa kau menjemput ku kerumah. " Mawar membuka pintu rumah nya dengan perasaan kesal menatap Sky yang tersenyum secerah mentari pagi.
Dan itu membuat Mood Mawar menjadi buruk, Karena dia takut jatuh dalam pesona Seorang Galaxy Sky Alexander sang murid Tamu.
" Apa begini cara mu menyambut tamu ? ah...kurang berkesan. " Sindir Sky pada Mawar.
" Sudah ayo berangkat, Kau kesini untuk menjemput ku kan ? Sekarang ayo sebelum bapak ku pul--"
" Wah wah wah...sekarang anak orang kaya ini sudah berani datang kesini rupa nya, Kau hebat anak muda. " Bapak Mawar satang dengan tubuh yang sempoyongan, Kemungkinan habis mabuk lagi, Dan itu tercium dari bau badan nya.
Tanpa perasaan Sky mendorong tubuh gempal itu, Dia benci sekali bau orang yang mabuk, Apalagi mabuk murahan begitu.
Mabuk Tuak !.
" Heh ! Bocah, Berani Lo sama gua hah ?"
Plak !
Sky menempelkan uang seratus ribu di kening Bapak nya Mawar dan membawa nya pergi dari sana.
" Gosok gigi mu hingga bersih pak tua ! Bau mu busuk sekali. "
" Sky..."
" Apa ? Dia memang bau busuk !" Jawab Sky apa ada nya.
Dia benar benar malas berurusan dengan orang tua seperti bapak nya Mawar itu, Yang menurut nya menyebalkan.
" Tapi dia tetap bapak aku. "
" Aku tidak pernah bilang bahwa dia bukan bapak kamu. Lalu salah nya dimana ?" Mawar tidak menjawab nya lagi.
Mereka berangkat sekolah berdua dengan motor pink itu, Dan Mawar duduk menyamping di jok belakang nya, Karena Sky yang membawa motor nya.
" Aku belum sarapan, Bisa kita cari Sarpan lebih dulu ?" Mawar hanya memutar bole mata nya malas.
Tapi dia juga memberitahu Sky dimana tempat sarapan enak dan murah.
" Apa kau yakin ?" Tanya Sky pada Mawar saat mereka sudah sampai di depa warung bambu, Atap daun entah apa itu, Tapi yang pasti warung itu tida layak menurut Sky.
" Kenapa kau tidak yakin ?" Tanya Mawar balik.
" Bukan begitu, Aku kira kita akan makan di restoran, Seperti makan Sandwich atau nasi goreng. "
" Berhenti bertingkah kau ini orang kaya walau memang begitu. Jika menginginkan kencan sela seminggu, ikuti aku !"
__ADS_1
" Oh, Oke !" Jawab Sky menggandeng tangan mawar untuk masuk ke area warung tersebut.
Dia menatap Mawar yang sedang berdiri di dekat ibu ibu yang menjual menu sarapan pagi mereka.
" Kau ingin apa ? Nasi uduk atau lontong sayur ?" Sky ikut menghampiri Mawar dan melihat apa yang di inginkan nya.
Melihat Gumpalan seperti nasi dengan kuah sayur, Aneka sambal serta perkedel kentang membuat Sky juga tergiur.
" Aku juga ingin seperti itu, Jangan terlalu pedas. Aku ingin 3 kentang tumbuk goreng itu. " Pinta nya lagi.
Mawar memesan menu sarapan mereka, Lontong sayur.
Lihat, Mawar menatap heran ke arah Sky, Betapa lahap nya pria kaya itu memakan sarapan yang sangat enak menurut nya itu.
" Ini enak Mawar, Besok ajak aku lagi makan disini, Kita akan sarapan disini setiap pagi, Selama seminggu ini. "
" Terserah mu. " Jawab Mawar dan mereka kembali memakan sarapan nya.
Dan parah nya, Sky malah kembali membeli perkedel kentang yang di bilang nya meetball kentang tumbuk, Entah lah, Bahasa Sky memang ada ada saja .
Dia sangat menyukai makanan itu, Menurut nya rasa gurih serta telur...
Sesampai nya di lapangan parkir, Sky langsung menggandeng tangan Mawar dan menautkan kedua tangan mereka.
Mawar sedikit terkejut, Namun ucapan dari Sky membuat nya tidka bisa untuk menolak nya lagi.
" Terserah, "
" Maka berikan aku senyuman. " Mawar terpaksa memberikan senyuman nya terhadap Sky, Dan tau betapa bahagia nya Sky ? Dia bisa berjalan dan bergandengan tangan seperti ini bersama Mawar.
Ya, Setidak nya seminggu ini, Mereka akan terus bersama menjalani dan melewati beberapa hari yang tersisa sebelum Sky benar benar kembali ke London.
Bahkan saat ini juga yang di ketahui nya, Pesawat Pribadi Papa nya sudah menjemput.
Tidak ada toleransi lagi tentang kepulangan Sky.
Ingatan Sky kembali saat kemarin Mama nya menangis dan Sky lah yang mendapatkan Umpatan dari sang Papa.
Flashback On
" Ma, Kenapa menangis ?" Tanya Sky saat sambungan telepon mereka.
Bahkan saat itu juga Sky mengalihkan panggilan mereka ke Vidio agar bisa melihat sang Mama.
" Ma, " ..
" Mama merindukan kamu Sky, Mama rindu ..Cepat pulang sayang...Disini tidak ada yang bisa mengerti Mama, Thunder terlalu dingin sayang..."
__ADS_1
" Sky akan pulang ma, Tapi tunggu sebentar lagi. " Saat mereka tengah saling menumpahkan kerinduan nya pintu kamar Mama nya terbuka dan tiba tiba saja aura nya menjadi mencekam.
Terdengar langkah tegap seorang pria yang mereka takuti, Siapa lagi jika bukan sang penguasa.
" Kenapa lagi kau Tarisa ?? Kenapa menangis lagi ?" Alex datang sambil memeluk istri nya, Dia mencium puncak kepala Risa dan menatap tajam ke arah ponsel yang sedang menyala dan menampilkan wajah anak China pertama nya.
" Sky tidak bersalah pa, Mama yang sudah menangis saat menghubungi Sky. " Anak China itu langsung mengangkat kedua tangan nya saat mendapatkan tatapan tajam dari papa nya.
" Berhenti memarahi putra ku, Dia tidak bersalah. Aku merindukan nya, Dan kamu terlalu sibuk, Aku tidak bisa mengunjungi nya. Kamu jahat, Kamu sibuk hiks...hiks...hiks..." Semakin mendapatkan tatapan tajam dari Papa nya.
Dan kenapa jadi dia yang di salahkan ? Bukan kah Papa nya yang salah karena terlalu sibuk ?
Lalu kenapa Sky yang terkena masalah ?
" Berikan ponsel nya. " Alex langsung mengambil ponsel Milik istri nya dan dia yang berhubungan langsung dengan anak China nya itu.
" Berapa lama lagi batas belajar mu Disana ?"
" Seminggu pa. " Jawab Sky seadanya.
" Baik ! Besok pesawat nya akan menjemput mu, Tidak ada batas toleransi lagi, Jika sudah selesai langsung kembali kerumah, Dan satu lagi, Jika sampai saat kau pulang, Papa melihat kau mengecat rambut mu lagi, Akan papa suruh Thunder untuk membotak kepala mu. " Ancaman dari Alex sudah keluar.
Bukan nya takut, Sky malah menantang nya. dia malah kembali menantang Papa nya.
" Jika Thunder bisa mengalahkan ku, Dengan senang hati aku membiarkan nya membotak kepala ku, See ..itu semua terserah Papa. "
" Kau mulai berani menantang Papa ?"
" Bukan kah Papa duluan yang menantang Sky ? Maka kita lihat saja, Siapa yang akan menang. "
" Jika sampai kau berani mengecat rambut mu lagi, Papa sendiri yang akan membotak nya."
" Seperti nya bertarung dengan Papa juga bukan keputusan buruk. "
" See...sampai jumpa Papa ! Siap kan taruhan nya. Jika Thunder menang, Aku akan dengan senang hati membotak habis kepala ku. "
Tut ...
Sambungan telepon di putus sepihak oleh Sky dan itu membuat Alex kesal .
...Flashback Off....
Mohon doa nya, Untuk anak aku, dimana hari ini dia ulang tahun yang ketiga 💙
Selamat ulang Tahun Sheren Falisha 💙
__ADS_1