Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Panik


__ADS_3

Alex yang panik pun langsung menuju rumah nya.


Dia yang di tuju pertama adalah rumah mereka semoga istri nya ada disana.


" Dimana istri ku ?" Tanya Alex saat sampai dirumah .


Para pengawal dan pelayan terkejut saat Tuan nya bertanya dimana Nyonya mereka.


" Nyonya belum pulang sejak tadi Tuan, Kata nya ingin nganter makan siang. " Rahang Alex langsung mengeras.


Dimana Istri nya itu ?


Alex melihat Ponsel nya dan ternyata tertinggal diruangan nya.


" Sial !!! Dimana kau Risa ? Dimana kau ? Kenapa begini ?" Alex meremmas rambut nya kuat.


Dia berpikir keras dimana istri nya.


Dia bergegas kembali ke mobil, dan tujuan nya rumah Lama milik istri nya.


Kembali dia harus menelan kecewa, Istri nya tidak disana.


" Dimana kau Risa ? Dimana sayang ?" Alex terus mencari dimana istri nya.


Bahkan Hujan sudah akan turun.


Di dalam perjalanannya yang hampir malam, Risa berjalan terus di bawah guyuran air hujan yang turun begitu deras nya.


Alex yang berada di dalam mobil hafal betul dengan siapa yang berjalan di bawah air hujan itu.


" Risa..." Alex menepikan mobil nya di pinggir jalan.


Dia mencari Payung di jok belakang dan ketemu, Dia langsung keluar dari sana.


Alex langsung menarik tangan Risa dan membawa nya ke dalam pelukan nya.


Risa melepaskan pelukan itu dan menatap siapa orang disana walau dia merasa itu suami nya.


Risa menatap lekat lekat wajah tegas Alex, Begitu juga dengan Alex entah mengapa Perasaan nya kacau sendiri melihat keadaan Risa seperti itu.


Apa yang terjadi pada istri nya ?


" Kita pulang ya..." Risa hanya Diam saja.


Saat Alex hendak mengambil tangan istri nya, Risa berlalu begitu saja masuk ke dalam mobil Alex.


Alex kembali heran, Apa yang terjadi sebenar nya ? Kenapa istri nya menjauh ? Bahkan mengapa terkesan menyakiti diri nya sendiri ?


" Tunggu disini, Aku buka kan pintu dulu. " Alex keluar dari mobil tapi Risa langsung keluar begitu saja.


Rasa sakit di hati nya membuat nya berani mengabaikan Alex suami nya.


Lagi dan Lagi Alex hanya bisa menahan emosi nya.


Kenapa seperti ini ? Kenapa ? Apa yang terjadi ?


Semua pelayan kaget saat melihat keadaan Nyonya mereka yang terlihat sangat kacau dengan wajah pucat dan bibir mulai membiru kedinginan.


" Buat kan Soup Rumput untuk istri ku. Tambahkan juga coklat hangat ! Antar kan ke kamar. " Alex langsung menyusul istri nya yang kini sudah berada di dalam kamar mandi.


Cukup lama Alex menunggu Risa akhir nya wanita itu keluar dengan pakaian lengkap nya.


Gaun tidur panjang dengan Jubah nya juga.


Pandangan Risa tidak menatap nya sedikit pun . Entah lah, Hati Alex sakit sekali melihat dan mendapatkan perlakuan seperti itu dari Risa nya.


Saat Alex hendak menyusul istri nya dan ternyata Risa memilih naik ke tempat tidur dan menyelimuti diri nya sampai sebatas leher.


Bahkan kini dia memunggungi suami nya yang juga ikut naik ke tempat tidur.


" Sayang...Dear..." Alex menyentuh kepala Istri nya namun Risa kembali menghindar.

__ADS_1


Bahkan kepala nya sedikit di jauh kan nya.


" Katakan, Ada apa ? Aku tidak bisa menebak apa yang kau rasakan ! Aku bersikap lembut pun kau tidak menghargai nya. " Alex mulai kesal dan terpancing emosi.


" Katakan apa yang kau ingin kan ?" Tanya Laex dingin.


Rasa nya kesabaran nya mulai di uji oleh Risa saat ini.


" Katakan apa yang kau ingin kan Risa ! jangan terus menguji kesabaran ku ! aku tidak cukup sabar untuk menghadapi sikap kekanakan mu ini ! Sudah ku katakan berulang kali, Percaya pada ku ! Apa sulit nya ?"


" Bagaimana Jika anda mendengar sesuatu yang menyakiti hati anda ? Apa yang akan anda lakukan Tuan ?"


Deg !


Jantung Alex seperti berhenti berdetak saat itu juga .


" Apa maksud mu ?" Tanya Alex kesal.


Risa tidak menjawab, Alex semakin merasa aneh disini, Risa berubah sekarang, Apa yang terjadi ?


Saat Alex hendak kembali bicara Pelayan mengetuk pintu membawakan pesanan Alex tadi.


" Risa, Makan dulu, " Alex memanggil Risa dsn melihat ternyata istri nya sudah tertidur disana.


Ingin membangunkan istri nya tapi kasihan.


" Bawa kembali makanan nya, Istri ku sudah tidur. "


" Maaf, Kami terlambat Tuan..."


" Pergi !" Ketus Alex dan para pelayan pun pergi keluar kamar Risa.


Akhir nya Alex juga ikut berbaring di samping istri nya ikut mengistirahat kan tubuh nya.


Tapi tunggu, Bukan kah tadi Risa membawa kotak? Tapi dimana kotak nya ?


Alex yang sudah lelah pun memilih memejam kan mata nya juga karena lelah.


Esok hari nya Risa lebih dulu terbangun dari tidur nya karena merasa perut nya mual dan perih...


" Huekkk...Huekkk...Huekkk" Risa memuntahkan isi perut nya.


Dia sengaja menghidupkan air agar suami nya tidak mendengar suara muntahan nya.


Cukup lama Risa disana, Dia ingin sekali makan bubur jagung dengan keju.


Risa pun memilih turun ke bawah tanpa membangun kan suami nya yang masih betah tertidur.


Mungkin lelah juga pikir nya.



Risa memilih meninggalkan suami nya yang masih betah di alam mimpi nya.


" Nyonya, Sedang apa disini ?" Tanya Chef yang bertugas pagi ini.


" Hm, Bisa buatkan Risa bubur jagung dengan parutan keju di atas nya ? Pake Pisang susu juga boleh ?" Tanya Risa takut.


Chef itu kaget permintaan Nyonya nya sedikit aneh pagi ini.


Biasa nya mereka hanya sarapan roti isi atau roti mix saja. Namun kali ini berbeda.


" Boleh Nyonya. Saya akan siapkan !" Risa tersenyum disana.


" Risa tunggu ya Bibi..." Memang dirumah ini tidak ada yang berjenis kelamin pria di dalam rumah ini.


" Kami akan menyiapkan Nyonya. " Risa pun memilih menunggu di meja makan.


Saat Risa sedang memakan bubur nya yang baru setengah, Alex datang ke meja makan mencari istri nya.


" Dear...Morning..." Alex mencium kening Risa.

__ADS_1


Namun ada yang aneh, Istri nya tidak biasa makan lebih dulu dan lagi, Apa itu ?


Lalu Istri nya juga tidak membalas sapaan nya.


Saat Alex hendak menanyakan nya, Ponsel Risa berdering dan itu dari Markus.


Alex juga melihat nama yang tertera disana.


" Hallo " Sapa Risa dengan lembut, Alex meradang disana.


Dengan nya Risa diam tanpa merespon sedikit pun .


Lalu, Apa itu ?


Alex langsung mengambil dan merebut ponsel Milik Istri nya itu.


" Ada apa ? Waktu mu tidak lebih dari 2 menit !"


" Tuan, Tadi Nona Lucia menghubungi Saya, Kata nya ponsel anda ada pada nya. Dia ingin mengembalikan nya tidak tau dimana anda tinggal. "Risa yang mendengar itu langsung menghentikan sarapan pagi nya.


" Mau kemana kau ?" Tanya Alex dingin saat Risa hendak pergi meninggalkan meja makan.



Risa juga membawa secangkir Susu hamil milik nya yang memang di pesan nya juga tadi.


" Mau kemana kau ?" Alex mencegah Risa untuk pergi.


" Duduk di tempat mu kita harus bicara !" Ucap Alex dengan dingin.


Risa hanya menatap suami nya dengan tatapan sendu nya.


Alex kembali merasa ada yang di sembunyikan istri nya itu.


" Tidak ada. Aku sudah selesai makan. " Risa kembali melanjutkan langkah nya tanpa memperdulikan suami nya lagi.


Prang...


Alex membanting Piring yang sudah tertata di meja makan itu.


Para pelayan juga kaget, Ada apa ini ? Bukan kah harus nya Tuan dan Nyonya rumah ini bahagia ? Karena Sang Nyonya sedang mengandung ?


Karena mereka langsung bergosip Ria tantang kehamilan Nyonya karena Meminta susu kehamilan tadi.


Tapi apa ini ?


Kenapa terjadi perang ?


" Terus lah menyakiti hati ku sampai dia benar benar hancur dan tidak bisa utuh kembali !" Setelah mengatakan hal itu, Risa kembali ke kamar nya meninggalkan Alex yang diam membeku disana.


Ada Apa ini ?


" Tuan, Ibu Hamil memang seperti itu, Suka Moodian Tuan. Harus bisa mengerti. " Apa kata nya tadi ?


Duar...


Alex bagai di sambar petir saat mendengar ucapan pelayan tadi. Siapa yang hamil ? Hamil kan kata nya tadi ?


Hamil ? Siapa yang hamil ? Apa Risa nya ? Istri nya ?


Alex langsung berlari ke kamar nya mencari Risa untuk bertanya akan hal ini.


Benar kah itu ? Istri nya hamil ? hamil anak nya ?


Lalu Alex kembali ingat pada Markus.


" Batalkan semua jadwal ku hari ini. Dan siang nanti aku mengambil ponsel ku di Apartement Lucia. " Alex langsung mematikan sambungan telepon nya dan mengejar Risa.


...😭😭😭...


Bang, Kudu sabar bang ,😭

__ADS_1


__ADS_2