Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Cinta Nya Alex


__ADS_3

Cukup lama Alex memeluk Risa akhir nya dia melepaskan nya saat dirasa Risa sudah baik baik saja.


" Sudah, Jangan menangis. Hati ku sakit melihat mu menangis..." Ucap Alex dengan sorot mata nya saja tanpa berucap.


Entah kenapa lidah nya terasa kelu dan bibir nya kaku untuk mengatakan itu.


Itu Risa bang, Risa bukan Markus yang tau apa yang abang katakan walau dengan sorot mata abang aja.


Ih, Pengen nyubit tuh Ginjal nya abang deh...


" Ingin pulang atau jalan jalan ?" Risa masih menatap suami nya dengan mata yang berkaca kaca.


" Kita pulang ?" Tanya Alex lagi Risa hanya menggeleng saja.


Dia tidak ingin pulang dan bertemu ibu mertua nya yang akan menambah rasa sakit hati nya.


" Jadi mau kemana ? Ke Mall ?" Tanya Alex lagi Risa hanya mengangguk.


" Baik, Hapus air mata mu jangan menangis lagi. Kau akan jelek nanti nya. " Ya Ampun bang..


Mulut mu itu ! Pen tak cabein pake sambel Combrang sama teri medan biar tau abang rasa nya gimana kena daun singkong rebus lagi, Beuhh...


Mantep pake banget bang 😂😂


Alex melihat Risa sudah baik baik saja pun mulai sedikit lega. Di dalam hati nya dia berpikir, Apa Risa ada Maslaah lagi dengan ibu nya ? lebih tepat nya sang ibu yang memiliki Maslaah dengan Risa. Atau Clara ??


Alex baru sadar bahwa Tadi Clara mendatangi nya. apa Risa mengetahui nya ?


" Apa kau bertemu dengan seseorang yang membuat mu marah dan mendiam kan ku ?" Tanya Alex datar.


Risa hanya menatap sekilas ke suami nya dan lebih memilih melihat pemandangan jalan kota di siang hari melalui kaca jendela mobil yang di tumpangi nya bersama Alex.


" Tidak !" Jawab Risa tapi Alex tidak percaya begitu saja.


Baik, Nanti akan di cari tau nya sendiri.


" Ayo..." Alex membuka pintu mobil dan mengambil tangan Risa untuk menggenggam nya.


Bahkan tangan besar nya di letakan di atas kepala Risa agar tidak terpentuk atap mobil.


" Kau ingin beli apa ?" Tanya Alex lagi berjalan bersama Risa dan menggandeng tangan nya.


" Tidak ada..." Jawab Risa lagi.


" Kau harus belanja. Aku tidak mau tau. Di Paris kau tidak belanja. !"


" Tapi pakaian ku masih banyak yang belum terpakai. Dulu aku hanya belanja jika--"


" Itu dulu sebelum kau menjadi istri ku. Sekarang ayo. !" Alex menarik tangan Risa ke toko perhiasan.


Tubuh Risa tidak di hiasi apa pun. Hanya cincin Kawin mereka yang tersemat di jari manis nya.


" Kita mau apa ?" Tanya Risa lagi.


Alex tetap membawa nya dan melihat lihat perhiasan disana.



" Kau suka ini ?" Alex menunjukan cincin berlian berwarna Ungu di depan nya.


Risa menggeleng karena itu besar sekali batu nya. Akan sangat mencolok di jari nya yang mungil itu.


" Jadi apa yang kau ingin kan ?" Risa bangkit dan mencari apa yang menurut nya cocok dan tidak membuat suami nya kesal lagi.



" Aku ingin lihat yang itu. !" Tunjuk Risa ke sebuah kalung berinisial A terbuat dari emas Murni dan di keliling Permata Berlian yang membentuk Love disana.


" Ini Nona. " Alex melihat itu dan dia tersenyum.


Pilihan istri nya itu membuat hati nya menghangat, Apa Risa juga mencintai nya ? dia memilih Inisial nama nya kan ?

__ADS_1


A ? yang berarti Alexander bukan ?


" Ini sepasang Nyonya, Dengan gelang nya. " Ucap Nya lagi memberi Gelang Inisial A juga disana.


Entah berjodoh atau bagaimana Gelang itu juga ada inisial huruf A Dan juga R disana dengan dua Mutiara Asli dari Laut Selandia baru.



" Apa ini boleh ?" Tanya Risa pada suami nya.


Alex kembali bermuka datar. Tapi dia menyukai nya, Menyukai pilihan Risa.


" Itu terlihat murah, Tapi jika kau menyukai nya aku membiarkan mu membeli nya. !"


" Benar kah ?" Tanya Risa lagi Alex hanya mengangguk saja.


" Kemarikan !" Alex mengambil kalung itu dan berdiri di belakang Risa.


Dia menyibak rambut Risa dan memasang kan kalung itu di leher mulus nan jenjang milik Risa.


Cup..


" Tuan..." Risa kaget saat Alex mengecup Batang leher nya.


Entah dorongan dari mana Alex melakukan hal itu pada Risa.


" Kenapa ? Kau tidak suka ?" Tanya Alex berubah masam.


" Bukan begitu, Malu..."


" Apa perduli ku ?" Alex kembali memasang kan Gelang itu di tangan Risa.


" Tuan...Sebenar nya gelang itu sudah..."


" Aku sudah tau. " Ucap Alex dingin langsung memotong ucapan manager Toko tersebut


Lalu Alex menyerahkan ponsel nya setelah memasang kan gelang itu di tangan mungil Risa dan mengunci nya.


Alex melemparkan Ponsel seharga puluhan juta itu di Etalase Kaca itu pada manager Toko.


" Lakukan !" Ucap nya datar.


Manager itu langsung mengambil ponsel milik Alex dan mensetting nya.


Ponsel Penguasa sekelas Alex tidak memiliki pengaman ? Pikir Manager itu.


" Aku menyuruh mu melakukan apa yang harus kau lakukan. ! Bukan menyuruh mu untuk melakukan hal yang lain nya di ponsel ku !"


" Maaf Tuan.." Sebenar nya tadi Manager Toko tadi melihat layar utama ponsel Alex berupa foto diri Risa.



" Sudah Tuan..." Ucap Manager Toko tersebut setelah melakukan apa yang harus di lakukan nya dsn Alex langsung mengecek nya dan ternyata benar.


Kongkrit sudah !.


" Selesai kan pembayaran nya atau kau ingin yang lain lagi ?" Tanya Alex memberikan dompet nya pada Risa.


Ya selalu begitu memang.


" Sudah..." Risa pun menyelesaikan pembayaran barang milik nya dengan harga Fantastis itu.


Lagi lagi Risa harus terbiasa dengan angka dsn nominal yang harus di lihat dan di keluarkan nya untuk Setiap barang yang di kehendaki nya atau kehendak Alex.


" Sudah ?"


" Sudah !" Risa juga mengangguk.


Alex kembali berdiri dan menggandeng lengan istri nya untuk kembali berjalan jalan di Mall milik nya itu.


" Kita cari Dasi untuk Tuan ya ? "

__ADS_1


" Berhenti memanggil ku Tuan...Aku bukan Tuan mu dan kau bukan Pelayan ku !!" Ucap Alex dengan kesal.


" Kita cari dasi kamu dulu ya sayang..." Ulang Risa lagi.


" Terserah !" Ucap Alex lagi.


Risa hanya bisa menghela nafas nya karena Suami nya itu susah sekali untuk mengerti nya.


Alex memilih duduk di Sofa dan membiarkan Risa mengambil atau mencari keperluan nya dengan memegang dompet milik suami nya.


Tas nya di biarkan di dalam mobil tadi. Bahkan ponsel nya pun disana.


" Tolong carikan dari yang senada dengan Jas nya. "


" Baik Nyonya. " Mereka membawa Risa ke bagian dasi berada dan membawakan berbagai macam bentuk dasi yang di inginkan Risa.


Pilihan Risa jatuh pada dasi abu abu dengan motif garis garis dan dia memegang itu.


Lalu tiba tiba seorang wanita merampas nya.


" Maaf, Itu milik saya. " Ucap Risa melihat siapa yang mengambil nya.


" Milik mu ? Kau bahkan belum membayar nya !" Sinis nya melihat Risa.


" Tapi saya dulu yang melihat nya dan memegang nya. " Risa masih berusaha mempertahankan dasi itu untuk suami nya yang Jas nya juga sudah di pilihkan nya.


" Sayang, Aku ingin dasi ini untuk mu !" Adu nya pada sang suami.


" Ambil lah, Kita akan membayar nya. " Jawab sang suami.


Dengan berani Risa menahan wanita itu membawa dasi pilihan nya.


" Maaf, Itu milik saya. Saya duluan. " Wanita itu melirik sinis ke arah Risa dan mencengkram kuat tangan Risa hingga membekas Ruam seketika.


" Jauhkan tangan mu dari tangan Istri ku!!!"


Deg !


Almeera Hafal suara itu, Suara menggelegar itu. Dan wanita itu adalah Almeera ibu tiri nya Alex dan Ayah nya yang diam saja melihat itu.


Bahkan sejak tadi Alex melihat bagaimana Risa mempertahan kan pilihan nya .


" Sayang. " Lirih Risa saat melihat sorot mata suami nya mulai berkabut emosi.


" Alex...Apa yang kau lakukan ?" Bentak ayah nya Alex saat melihat Alex mencengkram kuat tangan Almeera.


" Aku membalas setiap rasa sakit yang di rasakan istri ku ! " Alex langsung menghempaskan tangan Almeera dan dia meminta Handsanitizer dan mengelap tangan nya dengan Tissu di depan ayah dan ibu tiri nya itu.


" Ayo !" Alex membawa Risa.


" Tapi Dasi nya ?" Ucap Risa lirih.


" Aku tidak sudi memakai barang yang bekas di sentuh Orang lain ! Menjijikan !" Ucap Alex dengan sinis.


" Sekalian lakukan pembayaran untuk dasi itu !Kita akan memberikan nya kepada manusia tidak tau diri dalam etika berbelanja !" Ucapan sinis dari Alex langsung menancap sempurna di dada Almeera dan ayah nya sekaligus.


" Alex !!!" Bentak ayah nya lagi.


" Jadi lah Pria yang bisa melindungi istri mu ! Jangan menjadi Pria bodoh !!" Lalu Alex pergi bersama Risa.


" Lalu Bagaimana Dasi nya ?" Tanya Risa lagi.


" Aku tidak terlalu suka memakai dasi. Sesak di leher ku !" Memang benar. Risa memang Jarang melihat suami nya pulang dengan pakaian utuh.


Jika pagi dia pergi dengan dasi dan Jas nya. Maka saat pulang dia hanya tersisa kemeja nya saja tanpa dasi dan jas nya.


Bahkan kancing atas nya sudah terbuka dua buah.


...❤️❤️❤️...


Ada seneng ada sedih nya ❤️

__ADS_1


Jangan lupa Follow ige ibuk @amelia_falisha1511 ❤️


__ADS_2