
" Jangan menangis, Kau hebat, Kau kuat. Ah, Aku dengan kau baru melahirkan bukan ? Selamat..." Dokter yang usia nya 28 tahun itu menjabat tangan Risa tanpa di balas.
" Aku dengar anak mu adalah salah satu anak terkaya yang lahir ke Dunia ! Sekali lagi selamat. Dan kau sangat beruntung memiliki suami seperti nya. Sudah tampan kaya raya. Dan yang terpenting dia sangat mencintai mu. Itu terlihat. !" Tetap tidak ada respon disana.
" Oh ya, Apa kau tau ? Aku punya sebuah cerita..." Dokter muda itu menceritakan sebuah cerita yang sama sekali tidak mendapatkan respon dari Pasien nya.
Hingga satu jam terlah berlalu, Dan waktu untuk mereka melakukan sharing sudah selesai.
Dan Kini Risa sudah kembali mandi dan di bersihkan karena Sudah pipis di Diapers nya.
Sementara Alex dia masih mengerjakan pekerjaan nya disana.
Sampai malam hari saat jam makan malam, Alex datang ke kamar nya setelah melihat Putra nya yang sudah terlelap dalam damai nya.
Karena kondisi Risa yang begitu, Asi nya tidak terlalu lancar, Maka dengan berkonsultasi pada dokter Akhir nya Baby Sky di beri susu Formula oleh ahli gizi seimbang.
" Sayang, Selamat malam ? Tidak merindukan ku ?" Tanya Alex duduk di hadapan istri nya.
Jiak dulu Risa selalu duduk di pangkuan nya kini Risa hanya bisa duduk diam di kursi Roda tanpa bisa melakukan apapun lagi.
Dan setiap kali Alex melihat itu hati nya sangat hancur lebur tanpa tersisa lagi.
" Ayo makan...Ingat, Kau dulu sering bicara ingin anak kita sehat bukan ? Dan doa mu terkabul. Anak kita sehat. Sehat sekali . "
" Ayo...Buka mulut nya..." Dengan susah payah Alex membantu Risa untuk makan.
Walau dengan segala pengorbanan akhir nya seluruh makanan itu habis tak bersisa.
" Ah, Sayang...Aku punya hadiah untuk kamu..." Alex merogoh saku celana nya dan.
__ADS_1
" Taraaa...." Alex memberikan Kotak indah itu.
" Aku pakaikan ya..." Alex memakaikan Cincin indah itu di jari mungil Risa dan sangat cantik.
" Sangat luar biasa. Jika kau kesal nanti jangan memukul ku dengan tangan ini ya. Nanti kepala ku bisa benjol. " Tertawa garing disana.
Lagi lagi Alex hanya bisa memendam kekecewaan nya.
" Kau ingin mendengarkan sebuah cerita ?" Tanya Alex.
" Ayo sini. !" Alex membawa Risa duduk di pangkuan nya dan memeluk wanita yang sangat di rindukan nya itu.
" Dulu ? Dulu sekali, Pernah bertemu anak yang masih memakai seragam sekolah Internasional di sebrang jalan sedang menunggu jemputan mungkin. Gadis itu terlihat sangat imut dan menggemaskan. Dan kau tau ? Tanpa sadar aku tersenyum saat melihat gadis itu cemberut karena ayah nya terlambat untuk menjemput nya. "
" Dan sejak saat terakhir itu aku benar benar sudah tidak pernah bertemu dengan nya lagi. Tapi, Singkat cerita di hari dimana aku baru kembali lagi ke Negara ini, Aku kembali bertemu dengan gadis itu lagi. Di salah satu hotel milik ku. Aku melihat seorang gadis Asia dengan pakaian Magang uji coba nya. Dan kau tau ? Aku berhenti di depan nya . Aku mengingat wajah cantik itu yang semakin cantik dan terlihat dewasa. "
" Tarisa Sania Son. "
Tes...
Alex kembali merasakan air kesakitan itu jatuh di tangan nya.
" Sstt...Jangan menangis. Aku ingin melanjutkan cerita ku dulu. "
" Aku memecat nya tanpa ada salah apapun . Padahal dai baru beberapa hari bekerja disana. Dan kau tau lagi ? Aku menjebak nya dengan hutang palsu. Di sebuah bank yang bank itu sendiri adlah bank milik ku. Aku jahat bukan ?" Alex merasa Air mata itu semakin deras.
" Ah...Aku rasa aku memang sangat jahat. Aku hanya memberi nya waktu selama 3 hari untuk melunasi hutang palsu itu. Dan dengan pasrah dia datang pada ku. Oh tidak bukan. Dia bukan datang tapi aku yang menjemput nya dan menunggu nya datang pada ku. !"
__ADS_1
" Aku sangat mencintai nya sejak saat pertama kali aku melihat gadis mungil berkucir dua itu. Dia menjadi tawanan ku. Tawanan Cinta ku di istana yang memang ku bangun untuk diri nya. Entah mengapa aku bisa segila itu. Membangun sebuah rumah hanya untuk gadis cantik berkucir dua itu. Aku selalu memikirkan Dan berharap suatu saat aku akan menikah dan hidup bahagia bersama nya. Dan itu terwujud saat ini. Aku menikahi nya dan sangat mencintai nya. "
" Hm...Huh..." Alex Manarik dan membuang nafas nya berat .
" Kami sudah memiliki anak. Cinta ku, Aku sangat mencintai nya. Aku tidak ingin dia tersakiti dan terlukai. Tanpa aku sadari aku lah sumber kesakitan dan luka mendalam yang di alami nya. Aku mencintai nya. Sangat mencintai nya. !"
" Aku tidak tau apa yang membuat nya seperti itu. Tapi aku yakin aku lah sumber semua rasa sakit dan luka hati nya. Aku tidak tau apa yang di dengar nya. Dan semoga saya dia mendengar apa yang aku katakan waktu itu. "
" Aku memiliki seorang teman kuliah ku dulu. Dia bernama Rara Valencia. Dia teman ku, Walau aku selalu menolak pertemanan dengan nya, Tapi dia terus mendekati ku hingga akhir nya aku menerima nya sebagai teman. Dia juga berkata mencintai ku saat itu. Tapi ? Aku tidak mencintai nya. Aku sama sekali tidak mencintai nya. Aku selalu mengatakan itu pada nya. Sampai setahun lalu, Sebelum Aku menemukan mu kembali, Aku menerima sebuah pesan bahwa dia menunggu ku di Taman Kota. Dia bilang dia ingin mengatakan sesuatu pada ku. !"
" Aku hanya melihat pesan nya tanpa berniat membalas nya. Tapi entah mengapa saat hujan turun, Aku merasa hati ku tergerak untuk mendatangi nya di taman tersebut. Dan saat aku sampai disana. Aku tidak menemukan nya, Tapi aku menemukan ponsel nya terjatuh dan sebuah heels tergeletak begitu saja di taman tersebut. Aku mengambil nya dan tak jauh dari saja aku kembali melihat pasangan sepatu tadi. "
" Aku berpikir apa yang terjadi pada nya ? Hati ku semakin tergerak disana dan aku terus berjalan mengikuti kata hati nurani ku, Dan sampai lah aku di sebuah rumah kosong, Disana aku mendengar suara orang sedang mendesah hebat, Bukan hanya satu, Tapi suara itu bergantian dan tangisan seorang wanita. "
" Kau tau ? Aku melihat Rara di gilir oleh mereka dan sudah tak sadar kan diri lagi. Aku langsung marah dan memukul mereka membabi buta, Bahkan aku menembak mati mereka semua. Ada tiga orang disana. Rara sudah pingsan dengan luka memar di sekujur tubuh polos nya. Alu melepas jas ku dan memakaikan nya di tubuh Rara. Lalu aku membawa nya kerumah sakit. "
" Dan saat dia bangun ? Dia terus histeris dan menjerit ketakutan. Aku menemani nya dan dia mulai kembali tenang dan saat aku tidak ada dia kembali histeris menjerit ketakutan sampai pada akhir nya dia di bawa ke rumah sakit jiwa karena memang mental nya terganggu. "
" Masalah kembali muncul saat dokter mengatakan dia hamil. Dan kau tau ? Dia menganggap anak itu adalah anak ku. Karena dia bilang dia mencintai ku. Maka kami melakukan hubungan itu hingga tumbuh lah seorang malaikat tanpa dosa itu di rahim nya. Dan anak itu sudah lahir dan saat ini usia nya sudah hampir 3 bulan. Nama nya Sandra Aurora Alexander. Dia memberi nama ku di balik nama anak nya. "
Alex merasakan tangan itu meremmas kemeja di dada nya .
Risa merespon nya.
" Aku berani bersumpah demi Tuhan, Bahwa aku hanya mencintai mu. Aku menyembunyikan ini demi kau tidak tau cerita ini dan merasa aku berbohong karena kau tidak pernah percaya pada ku. Aku tidak ingin membahayakan kandungan mu tanpa aku sadari kebohongan ku menghancurkan segala nya. "
" Maafkan aku Risa...maafkan aku sayang...Aku hanya mencintai mu saja. Tolong Tolong kembali pada laki laki brengsek ini. Tolong kembali untuk malaikat kita. Baby Sky membutuh kan Mama nya. Kembali lah Risa..."
...❤️❤️❤️...
__ADS_1