
" Kapan kita akan Liburan ? Theo sudah mau libur sekolah bukan ? Apa kamu berbohong ?" Tanya Risa yang kini masih berbaring di Dada suami nya.
Mereka baru selesai melakukan Kunjungan di Ladang Risa, Tidak terlalu menguras tenaga, Tapi berkesan.
Kali ini Alex bermain lembut namun meninggalkan kesan berbeda.
Risa tidak tau bagaimana Variasi atau Fantasi bercinta karena memang Alex lah yang pertama bagi nya.
Dan karena Alex pula lah Risa tau bagaimana yang nama nya Variasi bercinta serta Fantasi Liar suami nya.
Gila ? Risa akui kegilaan itu dan Risa menikmati nya.
Sedikit pun, Seujung kuku pun Alex tidak pernah melukai Fisik nya, Tapi Dulu, Bentakan dan Sikap Alex mampu membuat nya merasa sakit .
Risa akui itu semua meninggalkan bekas yang mendalam.
" Aku berbohong ? Kau meragukan ku ?" Tanya Alex tak terima.
Walau begitu dia tetap memeluk istri nya dan mengelus lembut surai indah Risa yang berantakan.
Di rapikan nya surai hitam yang indah itu, Lalu di kecup nya kepala Risa dengan sayang.
Cup.
Walau tutur kata dan nada bicara Alex terdengar ketus dan kasar, Tapi itu lah Alex, Cinta yang di miliki nya untuk Risa tidak ada tandingan nya.
" Jadi kapan ??" Tanya Risa sambil mendongakan wajah nya melihat wajah suami nya.
Mereka saling memeluk dengan tubuh polos di balik selimut biru yang tebal.
Suhu ruangan juga terasa lebih hangat dari biasa nya.
Karena memang disana masih dalam fase musim dingin.
" Aku bilang tunggu bukan ? Tapi kau malah menuduh ku berbohong. " Jawab Alex kesal.
" Iya, Tapi kapan ??? Aku sudah tidak di perbolehkan keluar lagi dari rumah, Lalu Theo juga mendapatkan penjagaan ketat. " Keluh hati sang kelinci putih nya Alex.
Alex hanya bisa menghela nafas nya berat.
Dia juga kasihan melihat ruang gerak istri dan anak anak nya terbatas dan terkesan di kekang nya, Namun itu lah kebenaran nya yang harus di jalani nya.
" Bisa kah bersabar ? Aku janji akhir bulan ini kita akan pergi. Kau ingin kemana ?" Tanya Alex dengan serius.
" Kita mengunjungi ibu saja di Swiss, Kemana lagi juga terserah. Yang penting bagus untuk edukasi anak anak sayang. "
" Kau jangan nakal ! Tangan mu itu menyakitkan !" Risa hanya mencebik saja.
Alex memang seperti itu jika dengan nya, Selalu saja begitu dan memang begitu.
" Hm, Sayang..." Panggil Risa lagi.
" Heum ?" Jawab Alex.
__ADS_1
Dia masih menikmati kebersamaan mereka saat ini.
" Apa kamu masih membenci ayah ?" Inilah yang ingin di jauhi nya.
Pembicaraan tentang ayah nya ! Alex benar benar malas.
" Bisa kah untuk tidak membahas nya ? " Pinta Alex merasa tidak nyaman dengan topik mereka kali ini.
" Setidak nya biarkan ayah bertemu Ibu dan Mami Michel, "
" Aku tidak melarang nya untuk menemui Ibu dan Mami nya Justin. Tapi untuk aku memaafkan nya tidak untuk saat ini. "
" Tapi--"
" Tolong hargai keputusan ku !" Risa mengangguk.
" Dan aku dengar dari pembicaraan Tom dan Maura, Bahwa Almeera juga sudah di batasi gerak nya oleh Ayah. " Alex kembali menatap istri nya.
" Biarkan Pria tua itu sadar dengan sendiri nya. Aku malas membicarakan nya "
" Ah, Iya maafkan aku. " Risa kembali memeluk suami nya.
" Sudah tidur saja. Aku akan memeluk mu seperti ini. " Risa mengangguk dan dia memejamkan mata nya .
Usapan hangat dari tangan besar Alex menghantarkan Risa ke dalam tidur lelap nya hingga benar benar terlelap.
Alex mencium kening Risa dan ikut tertidur juga setelah nya.
...🌞🌞🌞...
Maka hari nya cukup senggang, Tapi Matheo tetap harus belajar di perusahaan bersama Papa nya dan berlatih bersama Tom, Juga berlatih bersama Joe.
Karena Joe masih Cukup Muda, Maka Joe meminta untuk Theo memanggil nya Kakak.
Dan itu membuat Tom dan Markus merasa mereka sangat Tua.
Kenapa Joe di panggil Kakak dan mereka Uncle ?
Bukan kah itu tidak adil nama nya ?
Tapi mau menolak juga mereka tidak mungkin bukan ?
Saat ini, Hari pertama libur Tom di mulai, Dan dia membawa Maura bersama nya.
Semua kaget, Tapi tidak dengan Risa dan Alex serta Markus.
Karena mereka tau status hubungan Tom dan Maura.
Kembali Pada Theo dan Alex yang kini berada di Mobil yang sama.
Alex membawa mobil nya sendiri dan Theo di samping nya.
" Pa..." Panggil Theo pada Alex.
__ADS_1
Alex melihat sekilas ke anak nya dan kembali fokus pada jalanan Kota pagi ini.
" Ya ?" Tanya Alex.
Theo menghela nafas nya berat, Sebelum dia mengatakan sesuatu.
" Pa, Bukan kah Papa pernah bertanya ? Kenapa ada Tatto Ular berdarah di punggung Theo ?" Tanya Matheo.
Alex kali ini sedikit antusias, Apa anak nya ini berbohong atau apa.
Yang pasti Alex harus mengetahui nya saat ini.
" Ya, Apa kamu berbohong tentang itu ?" Tanya Alex lagi.
Matheo menggeleng karena memang dia tidak berbohong.
" Theo baru ingat, Ibu panti bilang, Theo di temukan sedang demam di Depan panti saat usia Theo Sekitar Dua Tahun, Theo sakit, Theo Demam dan terus mengigau dalam tidur Theo. " Alex mendengarkan nya.
Terlihat Theo mencoba mengingat nya Dengan baik.
" Kemarin, Theo pergi ke Panti, Theo membohongi Supir dan Pengawal untuk bisa kabur dan ke Panti. " Alex menatap tajam ke arah Matheo .
" Maafkan Theo Pa, Theo tidak bermaksud untuk Nakal, Tapi Theo tidak ingin Karena asal usul Theo nanti nya menjadi Masalah untuk Papa dan Mama di Masa depan. " Alex kaget.
Betapa Tulus nya anak nya ini bukan ? memikirkan diri nya dan Risa ?
" Pa, Theo bertanya pada ibu panti, Dan beliau mengatakan saat ini badan Theo demam dan saat ibu panti membawa Theo ke dalam, Mereka bilang, Punggung Theo bengkak dan Memar, Dan saat di buka ternyata bekas Tatto ini, Karena luka nya masih basah dan Baru. " Oke, Alex mulai menggali apa yang di katakan Putra nya ini.
" Ibu Panti juga mengatakan, Bahwa Theo memakai Kalung Ular juga. " Theo mengambil Kalung dari saku Celana nya.
" Berlian Hitam ?" Batin Alex meneliti kalung itu,
Sebelah tangan nya amsih fokus pada kemudi mobil nya.
Tak lama mereka masuk ke dalam Area kantor dan langsung menuju Ruangan nya.
" Ibu panti nya menitipkan ini Untuk Papa, Kata nya Papa harus membaca nya, Ibu Panti tidak tau Itu tulisan apa, Yang pasti kata nya Itu seperti sebuah Rahasia. " Cerita Theo lagi.
Alex menerima surat itu dan membuka nya, Disana tertera Tulisan Aksara tapi Alex Alex tidak tau Arti dari tulisan itu, Tapi seperti banyak kode kode yang harus di pecah kan disini.
" Markus, Masuk keruangan ku sekarang !" Titah Alex tegas setelah menghubungi Markus.
" Theo belajar lah di kamar Papa Nak, Hati ini kamu boleh bermain, Nanti Papa akan memanggil mu jika sudah selesai dengan Uncle Markus. " Matheo mengangguk dan masuk ke dalam Ruangan nya.
" Ada apa Tuan ?" Tanya Markus saat sudah masuk ke dalam ruangan Alex.
" Panggil Joe kemari ! Dan panggilkan Ahli Aksara. Aku ingin memecahkan sesuatu disini. " Markus mengernyit heran.
" Theo menceritakan sepenggal masa lalu nya, Dia kabur dan membohongi para bodyguard nya untuk kabur agar bisa pergi ke panti, Dan pindah kan Theo untuk menjadi Home Schooling, Bahaya mulai mengincar nya ! Perketat semua penjagaan di setiap sudut rumah ! Ini sudah mulai Urgen !" Markus mengangguk mengerti.
Dia langsung melaksanakan Tugas yang di berikan Tuan nya.
__ADS_1
Ini memang mungkin ada sangkut paut nya dengan masa lalu Theo yang memang harus mereka pecah kan .
...❤️❤️❤️...