Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Terpojok


__ADS_3

" Kau terlalu menikmati nya, hingga menjadi lemas begini. " Sindir Alex pada Risa yang kini di gendong nya menuju tempat tidur.


" Semua gara gara kamu. "


" Sstt...Jangan berisik, nanti anak anak bangun..." Bisa tidur berempat di tempat tidur itu ?


Jelas bisa lah, Tempat tidur ini adalah tempat tidur super king size yang ukuran nya.


Maka keluarga bahagia itu bisa tidur berempat disana.


" Sudah ayo pejamkan mata kamu sayang, Ini sudah dini hari. " Risa mengangguk.


Dia tidur dalam dekapan hangat suami nya dari belakang.


Karena tidur bersama anak anak mereka.


...🌞🌞🌞...


Pagi sudah datang, Kehebohan di pagi hari sudah biasa bagi Risa kini. Dia harus melihat Theo bersiap untuk sekolah, Sky mandi dan Bayi besar nya.


Seorang Alexander sang penguasa.


" Sayang, Jangan pakai dasi itu, Warna terlalu terang. "


" Kamu seperti tidak memiliki dasi ! Selalu warna hitam, dan sampai di kantor akan di lepas ! Untuk apa aku memasang nya setiap pagi. " Gerutu Risa sambil memasangkan kebutuhan penunjang untuk suami nya itu.


" Sudah, Jangan terus mengomel ! Nanti akan ku ulang lagi yang terjadi di sini malam tadi. "


Bugh...


" Kau suka sekali memukul ku ya, "


" Jaga bicara kamu, Itu memalukan Sayang. "


" Tapi kamu mendesah. "


" His, sudah lah. " Risa mencebik dengan itu.


Lalu dis kembali di angkat dan di turun dari rak sepatu milik nya.


" Jika tidak ada rapat pagi ini, Sudah ku pastikan kau akan kembali--"


" Hey ! Berani sekali kau mencubit bibir ku ?"


" Biarkan saja !" Risa semakin kesal dan turun meninggalkan suami nya.


Di bawah semua sudah bersiap di meja makan, Ada Markus dan Lisa, Sky dan Theo dan berakhir perserta terakhir yaitu Alex dan Risa.


" Selamat pagi semua " Sapa Nyonya rumah dengan sangat ramah...


" Selamat pagi Nyonya..." Sahut semua pelayan beserta Markus dan Lisa yang ikut menyapa.


" Ayo, Sarapan. " Mereka mengangguk dan membubarkan diri setelah menyapa sang Nyonya.


Risa mulai menyiapkan sarapan untuk suami nya, Untuk Theo dan untuk Sky.


Sky, Kali ini sarapan dengan bubur dan soup iga.


Sky memang sudah di biasakan makan sendiri dan di biarkan berantakan.


Sementara Theo sarapan dengan Roti isi dengan Omlate.


Suami nya ? Roti kesukaan nya buatan tangan sang istri .


Mereka semua makan dengan tenang, Dan tiba tiba Pertanyaan dari Theo membuat Semua peserta kaget.


" Ma, Tadi malam Mama kemana ? Theo mendengar suara aneh dari ruang ganti Mama dan Papa. Tapi ruangan nya terkunci. "


Glug !

__ADS_1


Markus menelan potongan roti yang di telan nya bulat bulat.


Menatap horor dan mengintimidasi ke arah Markus, Alex melayangkan tatapan sengit nya saat melihat raut wajah Markus.


" Hm, Apa ya ? Mama membantu mencari Piyama tidur Papa. " Jawab nya gugup.


" Tapi kenapa suara mama seperti merintih kesakitan ?" Apalagi ini Theo ?


Kenapa kamu pintar sekali nak ?


" Hm, Mama dan Papa hm, Apa sih ?"


" Theo, Itu tidak bisa di jelaskan dengan kata kata nak ! Saat dewasa nanti kamu akan mengetahui nya sendiri. " Selamat !


Risa selamat kali ini.


" Oh, Iya kah Pa ? Maaf. " Ucap Theo dengan sesal.


Dia bukan bermaksud begitu, Tapi ya memang dia tidak tau.


Namun, Ketenangan itu tak berlangsung lama saat bibir Theo kembali bicara membuat semua nya terperangah.


" Ma, Kenapa leher mama merah semua ? Apa mama alergi ,? Apa ini sakit ma ?"


Byur !


Air di dalam mulut Markus keluar dengan sempurna saat mendengar ucapan Theo tadi.


Alex semakin geram menatap horor ke arah Markus.


Sementara Lisa dia menunduk malu dengan semua ini.


Terlebih lagi Risa, Malu sekali rasa nya.


Kini tatapan mata nya beralih ke Alex yang merasa biasa saja.


" Kau akan menerima akibat nya Markus, "


" Maaf kan saya Tuan..." Jawab Markus dalam hati.


Mereka berdua terlibat pembicaraan lewat tatapan mata dan hati saja.


Dia harus bisa menyiapkan diri untuk bisa, menerima akibat dari kesalahan nya ini.


" Mama, Hanya --"


" Sudah, Ayo berangkat. " Alex sudah bangkit dari duduk nya untuk menghindari semua pertanyaan Dari Theo yang bisa saja membuat Risa kesal pada nya dan berakibat fatal dengan kesenangan malam nya.


Oh, Tidak !


Alex tidak akan membiarkan itu terjadi ! Kegiatan mengasikan itu akan terus berjalan dan terlaksana dengan sempurna.


Dug...


Markus hanya bisa meringis saja saat tulang kering nya di tendang oleh ujung sepatu Pantofel mewah sang bos.


" Ini belum seberapa ! Kau akan menerima lebih dari ini. " Markus tidak berani menjawab.


Dia hanya bisa menunduk saja dan Lisa menatap iba pada suami nya.


Dia mau menolong tapi apa yang mau di tolong nya ?


Mereka kembali ke kantor setelah mengantarkan The kesekolah nya.


Dan Tugas mereka bertambah saat ini.


Dimana Markus akan mengajari Ilmu bela diri pada Theo, Dan Lisa akan mengajari dasar dari bisnis dan mengelola pasar saham.


Dan untuk lebih dalam Alex lah yang turun tangan langsung untuk Matheo.

__ADS_1


Sesampai nya di kantor, Mereka bekerja seperti biasa nya dan Alex kedatangan tamu penting.


Cristian Erick Guero datang ke perusahaan nya dengan suka rela ?


Alex menatap biasa saja dan memberikan sorot mata tidak suka dan tajam nya pada Tuan Erick yang notaben adalah ayah nya.


" Selamat datang ayah..."


" Alex Plis ! Mari bicara baik baik. " Alex hanya tersenyum miring.


" Apa ayah sudah mengetahui kebusukan istri anda ?" Tanya Alex dingin.


Tuan Erick hanya bisa menghela nafas nya berat dengan rasa penyesalan nya.


Memang benar bukan ? Penyesalan itu datang nya belakangan ?


Dan ini lah yang terjadi saat ini dengan Ayah nya Alex.


" Ayah tau ini sudah terlambat, Tapi tolong maaf kan ayah Alex, Tolong maafkan semua kesalahan ayah nak. " Alex tersenyum miring menatap Ayah nya saat ini.


" Nak ?" Alex terlihat tidak senang dengan kata nak yang di sematkan sang ayah di kalimat nya.


" Anak yang tidak pernah anda anggap sama sekali ? Benarkah ?" Tanya Alex lagi.


Dan kini Seorang Erick Guero baru merasakan penyesalan itu.


Penyesalan atas apa yang telah di lakukan nya selama ini terhadap Alex dan ibu nya Alex.


" Tolong maafkan ayah nak, Biarkan ayah hidup dengan damai setelah memendam rasa penyesalan yang selama ini ayah rasakan. "


" Pulang lah, Urus saja kehidupan anda, Pulang kerumah Dimana ada wanita yang telah anda pilih untuk menjadi istri anda dan melupakan dua wanita yang telah anda sakiti. "


" Bantu ayah meminta maaf pada ibu mu dan ibu nya Justin. "..


" Pergi ! Ibu ku dan Ibu nya Justin telah hidup bahagia tanpa bayang bayang laki laki brengsek seperti anda. Jadi, Dengan segala hormat, Silahkan keluar dari ruangan saya. "


" Tolong berikan ayah kesempatan nak. "


" Keluar !!!!" Markus langsung masuk keruangan sang Penguasa saat mendengar teriakan yang memekakan telinga itu.


Dan ternyata itu adalah seorang Cristian Erick Guero.


" Mari Tuan, Silah kan. " Markus membawa Tuan Erick dengan segala hormat.


Dan Pria tua itu mengikuti nya.


" Besok ayah akan kembali lagi Lex. "


" Tidak perlu !" Balas Alex dengan sengit tanpa menatap ayah nya.


Tuan Erick hanya bisa menelan rasa kecewa nya, Rasa kecewa terhadap diri nya sendiri atas semua kesalahan dan dosa dosa nya terhadap Alex dan ibu nya.


Setelah kepergian Ayah nya, Alex memerintahkan Markus untuk tidak menganggu nya.


Dia ingin melampiaskan amarah nya dengan olah raga .


Bahkan Samsak itu hancur dengan pasir yang berserakan ke lantai karena emosi seorang Alexander.


" Aaaahhhkkkkk....." Teriak nya menghancur kan seluruh ruangan fitnes nya.


Dia sudah hidup bahagia bersama anak dan istri nya, Kenapa ayah nya harus datang dan minta maaf ?


Kenapa baru sekarang pria itu mengakui nya ? Jika dulu mungkin dia akan bisa memaafkan nya.


Tapi untuk saat ini ? Rasa nya sulit !.


Sangat sulit bagi nya.


...❤️❤️❤️ ...

__ADS_1


__ADS_2