
Hari semakin Hari emosi Alex semakin di pancing dan dia tau ini hanya pancingan saja.
Dan Alex membiarkan itu, Sedangkan Markus, Dia benar benar tidak bisa mencegah lagi keadaan ini.
Dia sudah menduga bahwa ini akan terjadi.
" Dia terlalu berani Markus ! Aku masih memantau nya. Dua hari yang lalu dia sengaja mengikuti istri ku ! Dan aku salut akan keberanian nya !" Markus hanya bisa diam tidak berani menjawab.
Karena sejati nya dia sudah memperingatkan pada Richard Lim untuk tidak melanjutkan keinginan nya karena itu akan sia sia saja bagi nya.
Alex diam bukan berarti dia abai dengan Risa dan Richard !..
Dia belum melihat secara langsung bahwa Richard Lim berani mendekat ke arah Risa.
Ting...
" Welcome to the Game Alexander..." Isi pesan tersebut.
Rahang Alex mengeras saat melihat Istri nya sedang tertidur di tempat tidur yang Alex sendiri tidak mengenal tempat tersebut.
Brak !
Emosi nya langsung naik seketika saat melihat itu.
" Tuan..." Markus panik melihat perubahan Alex.
" Urus semua ! Dia telah berani menentang ku !" Markus tau.
" Tuan..."
" Kau tidak becus mengurus nya ! Seharus nya sudah sejak awal aku yang menyelesaikan nya sendiri tanpa menunggu mu !"
" Maafkan saya Tuan, Biar saja cari keberadaan Nya saat ini. "
" Tidak perlu ! Aku tau dimana istri ku berada saat ini. " Alex langsung keluar dari ruangan nya menuju titik lokasi dimana istri nya berada.
Ting...
Ponsel nya kembali berbunyi dan itu pesan masuk dari Richard Lim lagi.
" Datang ke alamat ini Tuan penguasa. " Alex hanya menyeringai saja.
Titik Risa dan titik lokasi yang di kirimkan di pesan tidak sama dengan yang ada di ponsel nya.
Yang pasti Titik Risa lah yang pertama kali akan di tuju nya saat ini.
Berada di kawasan jauh dari padat nya Kota, Alex membawa mobil nya dengan kecepatan penuh untuk mencapai titik Risa saat ini.
" Kau mau bermain rupa nya !" Ternyata Richard Lim mencoba mempermainkan seorang Alexander.
Cukup lama Alex berkendara sampai dia tiba di sebuah rumah yang cukup tua menurut nya.
Tapi Alex yakin di dalam sana ada sesuatu yang di sembunyikan nya.
Terlihat rumah itu terlihat usang, Bisa saja itu hanya manipulasi bukan ?
Alex bukan orang baru di Dunia seperti ini.
__ADS_1
Di tinggal kan nya mobil nya dan dia memanjat pagar tinggi di hadapan nya.
Tidak sulit hanya untuk memanjat sebuah pagar seperti itu ! Bahkan lebih dari itu dia bisa memanjat nya.
Alex terus berjalan ke dalam kawasan rumah tua itu, Sampai dia kembali sampai di gerbang kedua dan benar dugaan nya.
Di balik rumah tua itu ada yang lebih lagi. Dan rumah ini adalah rumah bawah tanah !
Hebat juga Richard Lim memilih tempat yang tidak akan terseksi oleh orang lain.
Tapi tidak dengan Alexander !
Dia bisa membaca dan menerka situasi yang ada.
" Siapa kau ?" Tanya Salah satu penjaga saat melihat orang Asing masuk ke markas besar mereka.
Bahkan mereka tidak ada yang tau bahwa Richard Lim menyembunyikan seorang wanita di dalam nya.
" Hey ! Siapa kau hah ?" Tanya Nya sekali lagi.
Namun Alex tidak menjawab nya karena dia merasa itu tidak penting.
" Dasar keparat !" Umpatan itu membangkit kan jiwa gila seorang Alexander.
Tidak ada yang berani mengumpat nya di luar sana dan tikus itu mengumpat nya ? Berani sekali dia ?
" Terlalu lemah !" Umpat Alex setelah menghabisi Pria yang dengan berani mengumpat nya tadi.
Krettakk !
Pria tadi tewas dengan tulang leher yang patah karena perbuatan Alexander !
Dor !
" **** !" Umpat Alex saat lengan nya terluka karena tembakan.
Tidak menancap peluru, Hanya menggores nya saja.
Prok...Prok...Prok....
Suara tepuk tangan menyambut nya.
Alex melihat seorang Richard Lim dengan gaya angkuh nya disana duduk di singgasana nya dengan angkuh.
Jangan lupakan wanita wanita seksi di samping nya yang nyaris bugil !
" Selamat datang di tempat ku Tuan Alexander ! Aku tidak tau dari mana kau bisa sampai di tempat ini bukan di tempat perjanjian kita ? Tapi yang pasti ada sesuatu yang kau pasang di tubuh istri mu. "
" Oh tidak ! Sebentar lagi wanita itu akan menjadi pemuas na*su ku !"
Tik !..
Richard Lim menjentikan jari nya dsn terlihat di Tv besar itu bahwa Risa di sekap dengan mulut yang di ikat dan Sky di bawah nya sedang bermain.
Dan betapa hebat nya anak laki laki itu, Dia tidak rewel sedikit pun saat melihat keadaan Mama nya.
Amarah Alex langsung memuncak ! Berani sekali mereka memperlakukan istri nya seperti itu.
__ADS_1
Otak cerdas nya masih membaca situasi sekitar nya. Lewat telinga tajam nya, Alex bisa mendengar suara mainan yang di mainkan Sky, Arah nya dari sudut kanan nya.
Mata Alex tetap menyorot Richard Lim di depan nya, Tapi telinga nya ? Masih mencari dan memastikan dimana tempat istri nya.
" Kemana seorang penguasa ? Kenapa hanya diam saja ? Apakah harimau sudah kehilangan taring nya ?" Alex hanya tersenyum saja.
Jika yang disana adalah Markus, Maka senyuman itu adalah senyuman pengantar nyawa untuk lawan nya.
" Rasa nya tidak perlu bernada basa basi ! ini bukan tempat pelelangan organ dalam yang kau perjual belikan bukan ? " Richard Lim menatap heran ke arah lawan nya yang masih bersikap tenang.
" Alexander, Suami ku..."
Deg !.
Jantung Alex berdetak semakin kencang saat dia merasakan Risa memanggil nama nya saat ini.
" Aku pernah menyampaikan pada mu bukan ? Untuk menyampaikan salam ku pada Pria banci itu ? Kau masih ingat apa yang ku katakan ?" Alex bicara menatap anak buah Richard yang di lepas kan nya waktu di mall.
Anak buah Richard langsung menatap ke arah Tuan nya saat ini.
" Saat aku bertemu dengan Tuan mu, Yang pertama kali akan ku ambil adalah kedua mata nya, Tapi karena kalian telah berani menyentuh istri ku, Akan ku pastikan kedua tangan kalian juga tidak akan luput dari cengkraman ku !"
" Ternyata kau banyak bicara juga Tuan Alex..." Alex kembali tersenyum saat ini.
Richard Lim kemudian bangkit dari kursi nya dan menuju Alex, Dia mensejajarkan diri nya dengan Alex yang tak terlalu jauh beda tubuh mereka.
" Hoho...Apa ini jas mahal hingga aku tidak boleh menyentuh--- Eeegggghhh...." Richard langsung melotot kala tangan besar itu mencekik leher nya.
Alex hanya tersenyum saja melihat wajah putih itu kini mulai memerah karena pasokan oksigen nya menurun.
" Sudah ku bilang kau salah menjadikan ku target sasaran mu ! "
" Kau kira aku takut ?" Richard tak kalah sengit mencekik leher Alex.
Krakkk !..
" Aaahhhkkk...." Teriak Richard
Dor !
Bahu Alex di tembak oleh anak buah Richard.
" **** !" Umpat Alex merasa bahu nya berdenyut karena luka tembakan yang kini peluru nya bersarang di bahu nya.
Dor...Dor...Dor...
" Mati kalian semua !" Teriak Alex menembaki semua anak buah Alex disana.
" Aaahhhkkk...."
" Risa...." Gumam Alex saat mendengar teriakan suara istri nya yang menjerit.
" Bedebah sialan ! " Umpat Alex marah saat tangan pria itu berani mencengkram kuat tangan istri nya dan meninggalkan ruam di pergelangan tangan mungil Risa.
" Bajingan !" Umpat nya lagi.
...❤️❤️❤️ ...
__ADS_1
Vote mana Vote ??