Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Mencoba Jujur


__ADS_3

" Antar nya semua pekerjaan ku kerumah. Suruh saja supir. Jangan kau lagi yang keluar. Tangani Meeting kali ini. Jika mereka tidak menerima mu lakukan Meeting Virtual saja. "


" Baik Tuan. Supir akan membawa berkas pekerjaan anda. Dan Lisa bisa membantu. !"


" Tidak ! aku bisa sendiri. !" Jawab Alex dingin.


Jika sudah seperti ini Markus tau ada yang tidak beres...


" Anda baik baik saja ?"


" Ya ! aku baik baik sa-- Sudah dulu. Aku ada urusan. !" Alex mematikan ponsel nya saat mengetahui bahwa Risa sudah keluar dari kamar mandi.


Istri nya terlihat sudah segar kembali dan menuju ruang ganti.


Setelah selesai mandi Risa bersiap untuk turun ke bawah. Karena dia belum sarapan hanya minum susu saja tadi nya.


" Mau kemana ?" Suara Alex menghentikan langkah kaki nya yang sudah sampai di depan pintu kamar.


" Sarapan. Tadi hanya minum susu saja. Lapar soal nya hihihi..." Ucap Nya dengan tertawa di paksa.


Alex tau itu semua. Dan dia ingin kejelasan nya.


" Duduk disini !"


" Tapi Risa mau sarapan dulu. "


" Jangan membuat ku mengulang perkataan ku ! Aku tidak suka itu !" Ucap nya tegas.


Dengan langkah berat dia menuju Alex.


" Aku menyuruh mu duduk di sini. Di dekat ku. Bukan di ujung sana. Apa kau lupa dimana biasa kau duduk ?" Risa menatap Alex dan kembali berpindah kini duduk di pangkuan suami nya.


" Kau ingin sarapan apa ?" Tanya Alex melingkarkan tangan nya di pinggang Risa dan mengusap perut buncit nya.


" Hah ?"


" Kurasa kau belum benar benar tuli. Aku bertanya kau ingin sarapan apa ?" Tanya Alex masih mengontrol intonasi nada bicara nya.


" Hm, Mau Smoothies Strawberri sama Donnut Madu tadi. !" Ucap Risa pelan, Takut pada suami nya.


" Baik. Mereka akan membawa nya Kamari. !" Alex langsung mengambil telepon di rumah dan menghubungi pihak dapur untuk menyiapkan permintaan istri nya...


" Sekarang katakan, Apa yang membuat mu menolak ku 3 kali pagi ini ? Kau terkesan menjauh dari ku ? Katakan dimana letak salah ku dan jika aku salah aku akan memperbaiki nya dan meminta maaf pada mu. !" Risa menatap suami nya dalam.


Sekuat hati dia menahan tangis nya agar tidak terlihat kecewa disini.


" Apa aku salah ? " Tanya Alex melembut. Di naikan nya dagu Risa dan kini mereka saling berhadapan.


Risa tidak berani menatap Alex hanya bisa menggelengkan kepala nya saja.


" Jawab aku Risa...Apa kesalahan ku. ?" Sekali lagi Alex membawa wajah itu menatap mata nya.


Kini dapat Alex lihat, Bahwa Mata itu siap untuk menumpahkan air mata nya.

__ADS_1


" Apa yang Tuan sembunyikan dari ku ?"


Deg !


Benar saja dugaan nya. Risa merasakan kegundahan hati nya.


Dan apa tadi ? Tuan ? Setelah sekian lama dia tidak mendengar panggilan itu kini dia kembali mendengar nya ?


Bukan dia senang, Tapi dia sangat sakit hati dengan panggilan itu.


" Aku bukan Tuan mu dan kau harus tau itu. Biar aku ingat kan jika kau lupa. !"


" Aku, Alexander suami mu. Ayah dari anak yang kau kandung ! Kau lihat foto itu ? Itu kau dan aku dan itu ?" Tunjuk nya pada foto satu nya lagi.


" Itu Foto kita bertiga dengan nya. Sudah ingat ?" Alex masih berusaha mengontrol diri nya agar tidak membentak dan menyakiti istri nya lagi.


" Tuan...Sarapan Nyonya..."


" Masuk !" Titah Alex dan mereka membawa Troli untuk membawa makanan Nyonya mereka.


Disana ada Donat kentang tadi, Ada madu,Ada Smoothies Strawberri tadi, Ada buah buahan segar dan ada salah buah juga serta Air mineral.


" Pergi lah!" Titah Alex lagi setelah mereka meletakan sarapan Risa.


" Makan ! Kau bilang ingin sarapan bukan ?" Risa pun akhir nya makan.


Dia duduk di depan Alex dengan kedua sisi paha Alex melebar dan Risa duduk disana.


Alex masih setia menemani istri nya makan dan sesekali mengusap perut nya dan menciumi bahu sang istri.


" Bisa kita lanjutkan obrolan ini ?" Risa menatap Alex tanpa mau menjawab.


" Katakan ?" Tanya Alex.


Risa belum berani membuka mulut sampai akhir nya Alex gemas sendiri.


Dia sudah tidak sabar lagi pada Risa yang selalu diam setiap kali ada masalah.


" Katakan Risa. Apa yang membuat mu menjauhi ku ? Kenapa ?"


" Jika kamu bertanya pada ku, aku harus bertanya pada siapa ? Bahkan suami ku sendiri banyak menyimpan rahasia. Yang aku sendiri tidak mengetahui nya Rahasia apa yang di sembunyikan nya hingga sepanjang malam dia terus mengigau dan meminta maaf pada ku. Apa yang harus aku lakukan jika suami ku sendiri tidak mau mengatakan nya. !"


Deg !


Alex diam termenung disana. Apa dia mengigau dan terus meminta maaf ?..


" Risa aku--"


" Sudah lah. Lupakan saja. Aku memahami mu jika memang kamu tidak ingin menceritakan nya pada ku. Aku anggap tidak terjadi apa apa malam itu. "


" Risa dengar kan aku dulu, Bukan begitu maksud ku, Aku hanya, Hanya belum siap mengatakan nya pada mu itu saja. " Risa mengangguk.


" Semoga jika suatu saat kamu mengatakan nya hati ku siap menerima nya. " Mata Alex membola disana.

__ADS_1


Apa maksud Risa nya ?


" Apa maksud mu ?? Aku ingin pergi dari ku iya ?" Alex mulai emosi setiap kali Risa membahas tentang pergi dari nya.


Dan ketakutan itu semakin menggerogoti hati nya. Inilah yang di benci nya dulu. Dia tidak ingin jatuh cinta dan mencintai. Karena itu akan membuat lemah diri nya.


Dan kini terbukti sudah !


Dia sudah kalah dengan semua perasaan nya terhadap Risa.


" Walau pun aku ingin dan jika aku bisa, Apa kamu akan membiarkan ku ? Seperti nya dimana pun aku kamu selalu mengetahui nya kan ? Aku tidak tau apa yang telah kamu lakukan dengan ku, Mungkin kamu menanam Alat pelacak di tubuh ku entah lah. " Alex semakin bingung disini.


" Sudah ku katakan pada mu, kau hanya harus percaya pada ku saja , Selebih nya biar ak--"


" Kami selalu mengatakan bahwa aku harus percaya pada mu bukan ? Coba katakan pada ku, Dari mana aku harus mempercayai mu ? Dari mana ? Apa yang harus ku percayai dari mu ? Bahkan aku tidak tau apa yang harus aku percayai. "


Tes...


Air mata itu akhir nya jatuh juga.


Hati nya sudah sesak sejak malam tadi. Sejak Alex terus mengigau dan meminta maaf pada nya.


Hati di landa kegundahan yang mendalam.


" Jangan menangis sayang...Jangan...Aku bersalah...Maafkan aku...Maafkan aku...Aku tidak bermaksud menyakiti mu aku hanya belum siap mengatakan nya pada mu. itu saja. "


" Ya, Dan semoga saat kamu siap hati ku baik baik saja dan bisa menerima semua nya. " Risa bangkit dari pangkuan Alex dan dia menuju tempat tidur.


Sesak sekali dada nya menahan rasa itu. Entah lah. Semakin kesini cobaan rumah tangga nya semakin berat .


Dati ibu mertua, Wanita masa lalu suami nya dan di tambah ayah mertua serta ibu mertua tiri nya lagi.


Lalu saat ini, Apa ? Dia tidak tau apa yang di sembunyikan suami nya.


" Risa...Maafkan aku sayang...Maafkan aku. " Risa memejam kan mata nya dan berbalik arah.


Kini dia memunggungi suami untuk menghindari pembicaraan berlanjut.


Untuk itu dia memilih diam dan memunggungi suami nya.


" Tidur lah . Aku di ruang kerja. Panggil aku jika menginginkan sesuatu. Yakin lah pada ku bahwa aku mencintai mu. Hanya kamu dan anak kita. "


Cup...


Alex meninggalkan kecupan di puncak kepala Risa dan dia juga mengelus perut buncit itu sebelum pergi.


...❤️❤️❤️...


Vote ya, Vote.


Gak maksa sih, Cuma rada kecewa aja. Udah Rank 8 lah, Tiba tiba Rank nya hilang.


Dan parah nya lagi Level nya terjun bebas disana 😂😂😂

__ADS_1


Kasih aku semangat dong 🙏🙏🙏


__ADS_2